Survei Grant Thornton: Pelaku Bisnis Indonesia Optimistis Sambut 2021
Logo BeritaSatu

Survei Grant Thornton: Pelaku Bisnis Indonesia Optimistis Sambut 2021

Selasa, 22 Desember 2020 | 14:26 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com- Di penghujung tahun 2020, Grant Thornton kembali mengeluarkan laporan tahunan Grant Thornton International Business Report (IBR) untuk menggambarkan persepsi pelaku bisnis global terhadap perkembangan bisnis dan ekonomi dalam 12 bulan ke depan.

Seperti diketahui tahun 2020 menjadi tantangan besar bagi keberlangsungan ekonomi global, termasuk Indonesia. Pandemi virus Covid-19 yang berdampak sangat dahsyat di seluruh sektor usaha membuat perekonomian Indonesia melambat.

Ekonomi Indonesia pun secara resmi memasuki fase resesi setelah mengalami minus dalam dua kuartal berturut-turut yaitu minus 5.32% pada kuartal II dan minus 3.49% pada kuartal III di tahun 2020 seperti dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pertumbuhan ekonomi tahun depan sendiri, menurut para ahli ekonomi, akan sangat bergantung pada pengadaan dan efektivitas vaksin Covid-19 yang akan masuk ke Indonesia.

Namun memasuki tahun 2021, pelaku bisnis Indonesia memandang optimis 12 bulan ke depan bahwa ekonomi akan semakin membaik. Hal ini diyakini oleh 79% responden, angka tersebut naik signifikan dari level 56% pada survei IBR di pertengahan tahun 2020, angka ini cukup menggembirakan karena menempatkan pelaku bisnis Indonesia di peringkat 2 dunia setelah China terkait optimisme pelaku bisnis secara global.

Grant Thornton International Business Report (IBR) juga menyebutkan 56% pelaku bisnis di Indonesia memprediksi pendapatan perusahaan mereka akan naik pada tahun 2021 dan 50% pelaku bisnis lainnya meyakini kegiatan ekspor perusahaan akan tumbuh positif di tahun depan sehingga mendukung tingginya optimisme bisnis mereka di tahun depan.

“Tahun ini merupakan tahun yang berat bagi hampir seluruh sektor ekonomi. Untuk ke depannya, kami melihat pertumbuhan ekonomi akan sangat ditentukan dengan pengendalian pandemi dan efektivitas dari vaksinasi. Salah satu kunci lain pemulihan ekonomi adalah menumbuhkan daya beli masyarakat dengan memastikan kelancaran percepatan penyerapan anggaran bantuan sosial dan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli," ujar Johanna Gani, CEO Grant Thornton Indonesia dalam keterangannya, Selasa (22/12/2020).

Penanganan Covid-19

Laporan IBR tahun ini juga memaparkan pandangan pelaku bisnis Indonesia atas pandemi global Covid-19. Hasil survei menyebutkan 77% dari pelaku bisnis Indonesia merasa puas dengan hasil kerja pemerintah Indonesia dalam menanggulangi pandemi Covid-19. Sebanyak 40% dari pelaku bisnis juga berpendapat bahwa kebijakan yang diambil pemerintah cukup seimbang antara penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan perekonomian nasional.

Terkait “New Normal” di tahun 2021, sebanyak 55% dari pelaku bisnis Indonesia meyakini keadaan akan kembali seperti halnya sebelum terjadi pandemi. Orang-orang akan kembali bekerja di kantor, meskipun 32% pelaku bisnis lainnya juga berpendapat akan lebih banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan Working from Home (WFH) untuk pekerja mereka setelah hampir setahun ini melihat efektivitas dari kebijakan tersebut.

Pelaku bisnis Indonesia juga berpendapat tantangan terbesar dalam mengatasi pandemi Covid-19 secara nasional adalah terkait perilaku masyarakat yang belum disiplin dalam mengikuti berbagai protokol kesehatan serta kebijakan yang diambil Pemerintah. Tantangan tersebut diikuti dengan kepentingan-kepentingan politis yang dirasa masih berperan dominan atas kebijakan maupun regulasi yang diterapkan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Phapros Salurkan Miliaran Rupiah Dukung Kemajuan UMKM

Penyalurkan dana kemitraan ini merupakan tahap ketiga senilai Rp 1,01 miliar, dan akan menjadi tahap terakhir di tahun 2020 ini.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekonomi Umat Islam

Keberadaan Bank Syariah Indonesia dinilai sebagai langkah positif untuk memperkuat sistem perbankan syariah di Indonesia.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Presiden: Ekonomi Kita Segera Bangkit

Optimisme itu disampaikan Kepala Negara seiring menguatnya kerja sama dan sinergitas di kalangan sesama anak bangsa dalam situasi pandemi saat ini.

EKONOMI | 22 Desember 2020

RI Siap Tangkap Peluang untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

Pemerintah menggunakan momentum ini untuk meraih peluang dalam mendorong pemulihan ekonomi, dengan melakukan reformasi struktural.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Pertama di Indonesia, PT Cosmax Indonesia Memperoleh Sertifikasi Eve Vegan

Pada tanggal 25 November 2020, PT Cosmax Indonesia telah memperoleh sertifikat vegan dari Expertise Végane Europe (Eve).

EKONOMI | 22 Desember 2020

Brand Harus Berdaptasi di Era Pandemi

Indonesia Best Brand Award (IBBA) adalah survei rutin setiap tahun yang mengukur nilai suatu merek dengan memaparkan elemen yang menentukan nilai tersebut.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Jeda Siang IHSG Terpangkas 51 Poin ke 6.113

Indeks LQ45 melemah 14,3 poin (1,47%) ke level 956,2.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Jokowi: Awal 2021 Indonesia Investment Authority Diluncurkan

INA merupakan sumber pembiayaan pembangunan yang baru dan tidak berbasis pinjaman, tetapi dalam bentuk penyertaan modal atau ekuitas.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Rekomendasi Aksesoris Handphone Terbaik dari Brand Mars

Aksesoris handphone saat ini merupakan barang yang paling banyak diincar.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Pusat Inovasi Digital Grab Bantu Percepat Digitalisasi UMKM

Percepatan digitalisasi bagi UMKM juga membutuhkan keterlibatan sektor swasta.

EKONOMI | 22 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS