Menteri Sakti Wahyu Trenggono Serap Aspirasi soal Evaluasi Ekspor Benih Lobster
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menteri Sakti Wahyu Trenggono Serap Aspirasi soal Evaluasi Ekspor Benih Lobster

Sabtu, 26 Desember 2020 | 14:23 WIB
Oleh : Lona Olavia / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan tengah mengevaluasi regulasi terkait pengelolaan ekspor benih lobster.

"Kita akan mengevaluasi regulasinya dengan menyerap dulu aspirasi dari semua pemangku kepentingan dan melihat fakta di lapangan untuk dicarikan solusi dengan berbasis kepada keberlanjutan lingkungan laut, kesejahteraan nelayan, serta menjaga kedaulatan di laut," katanya di Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

Seperti diketahui, arahan ini sesuai dengan pesan dari Presiden Jokowi yang ingin agar Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) tersebut bisa memperbaiki kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional pascapenangkapan eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo akibat korupsi ekspor benih lobster.

Sebelumnya, Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW) Moh Abdi Suhufan merekomendasikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru untuk segera melakukan evaluasi terkait regulasi lobster yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Sebaiknya lakukan evaluasi cepat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12/2020," imbaunya.

Evaluasi itu menurutnya penting agar tabulasi masalah terkait pengelolaan lobster di Tanah Air menjadi jelas sehingga pengambilan keputusan akhir juga bisa obyektif. Di mana, jika hasilnya ternyata menunjukkan mudarat yang lebih besar, maka ekspor benih lobster wajib dihentikan dan fokus kepada kegiatan budidaya dalam negeri.

Di sisi lain, agar tidak ada konflik kepentingan, Sakti menyatakan diri telah melepas jabatan Komisaris Utama PT Agro Industri Nasional (Agrinas) yang mendapatkan izin ekspor benih lobster. Terkait jabatan tersebut, Trenggono menyebutkan bahwa jabatan itu ex-officio karena terkait dengan jabatannya sebagai Wamenhan.

Untuk informasi, PT Agrinas adalah perusahaan yang dibentuk oleh Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan, dalam pembinaan Kementerian Pertahanan untuk menjalankan peran strategis mewujudkan ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air lewat usaha di bidang produksi tanaman pangan, produksi perikanan, bioenergi, konservasi, distribusi pangan dan teknologi produksi pangan. Sehingga yang akan menggantikan posisi komisaris tersebut adalah Wamenhan selanjutnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presdir Tugu Insurance Raih Penghargaan di TLA 2020

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna kembali menerima penghargaan Leadership of Professional and Business.

EKONOMI | 26 Desember 2020

Penyaluran Banpres Produktif Usaha Mikro di Bolaang Mongondow Timur Melibatkan Pemda

Penyaluran program Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) berpegang pada prinsip kehati-hatian.

EKONOMI | 25 Desember 2020

Kemkop UKM Tegaskan Tidak Ada Potongan pada Banpres Produktif Usaha Mikro

Dana Banpres Produktif Usaha Mikro senilai Rp 2,4 juta per pelaku usaha mikro (hibah) diberikan secara langsung ke rekening penerima.

EKONOMI | 25 Desember 2020

Progres Pembangunan Jembatan Sei Alalak di Kalsel Capai 77%

Keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung kegiatan ekonomi kawasan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

EKONOMI | 25 Desember 2020

Kemtan Siapkan SDM Pertanian Andal Melalui P4S

P4S berperan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta membentuk sikap positif petani terhadap perkembangan teknologi.

EKONOMI | 25 Desember 2020

Tahun Baru Bisa Jadi Peluang untuk Investasi Baru

Selain mudah digunakan dan transparan, aplikasi FBS Copy Trade dapat membantu trader baru hingga trader berpengalaman.

EKONOMI | 25 Desember 2020

Pertamina Jamin Kelancaran Distribusi BBM dan LPG

Pertamina memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan petugas di lapangan, termasuk keamanan petugas motoris yang mengantarkan BBM kepada konsumen.

EKONOMI | 25 Desember 2020

Natal, Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera Tembus 80.000

Terhitung 80.978 kendaraan telah melintas di Tol Trans Sumatera.

EKONOMI | 25 Desember 2020

Produsen Tapai Singkong Menjerit, Belum Ada Program yang Membantu

Produsen tapai berharap Masyarakat Singkong Indonesia (MSI) Bogor Raya bisa membantu.

MEGAPOLITAN | 25 Desember 2020

Urban Jakarta Tunjuk Waskita Pelaksana Konstruksi TOD Caman

Robert menjelaskan belum bisa dilaksanakan saat ini meskipun pemerintah menargetkan pelaksanaan vaksin Covid-19 pada awal 2021.

EKONOMI | 25 Desember 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS