Insentif Pemerintah Dukung Pasar Modal Bertahan di Tengah Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Insentif Pemerintah Dukung Pasar Modal Bertahan di Tengah Pandemi

Rabu, 30 Desember 2020 | 20:58 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Tekanan pandemi Covid-19 membuat nilai tukar terdepresiasi signifikan ke level Rp16.500 per US$1 di Maret 2020. Pelemahan juga terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi ke level 6.200 pada Januari.

Kemudian, pada saat kasus Covid-19 terkonfirmasi pertama kali di Indonesia, IHSG kembali mengalami koreksi dan terus turun hingga mencapai level terbawah di angka 3.937,6 di 24 Maret 2020. Penurunan IHSG ini menyebabkan nilai kapitalisasi pasar anjlok ke Rp4.556,3 triliun atau turun lebih dari Rp2,690 triliun dibandingkan posisi awal 2020.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, untuk mengatasinya, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan dan strategi untuk yang bersinergi menguatkan sektor kesehatan dan ekonomi.

Misalkan melalui UU Nomor 2 Tahun 2020 sebagai langkah akselerasi penanganan pandemi dan penguatan stabilitas sistem keuangan. Dari sisi kesehatan, pengadaan vaksin dan penerapan protokol kesehatan 3M menjadi prioritas. Sementara itu, anggaran sebesar Rp695,2 triliun juga disediakan untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Dengan Program PEN dan adaptasi kebiasaan baru, aktivitas ekonomi mulai meningkat. Kinerja pasar uang dan saham juga telah membaik, serta capital flow sudah mulai positif,” tutur Airlangga dalam penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2020, Rabu (30/12).

Kemudian, pemerintah juga mengesahkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan saat ini sedang membahas peraturan pelaksanaannya dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) dan Peraturan Presiden (Perpres). Salah satunya adalah PP Nomor 74 Tahun 2020 tentang Lembaga Pengelola Investasi (LPI), yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 14 Desember 2020.

Pembentukan LPI bertujuan meningkatkan dan mengoptimalkan nilai investasi yang dikelola secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan. LPI ini diberi nama Indonesia Investment Authority (INA).

Di mana, stimulus ekonomi juga diarahkan pada sektor pasar modal, antara lain melalui penurunan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan bagi Wajib Pajak Go Public dan pajak dividen. Insentif ini akan mendorong pelaku usaha untuk bergabung dan mencatatkan diri di BEI.

Selain itu, stimulus untuk sektor pasar modal juga diberikan oleh Otoritas Jasa Keuagan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) yang bertujuan untuk memberikan relaksasi bagi pelaku usaha yang terdampak Covid-19 dan meredam volatilitas serta menjaga stabilisasi pasar modal.

“Khusus untuk menjawab tantangan digitalisasi di sektor pasar modal, pemberian kuasa elektronik telah diberlakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Calon investor juga diberikan kemudahan untuk membuka rekening saham secara online. Di satu sisi, sentimen positif juga terus dijaga melalui peningkatan komunikasi dan koordinasi yang berkualitas,” ungkap Menko Airlangga.

Sementara, pada penutupan perdagangan di 29 Desember 2020, IHSG telah naik menyentuh angka 6.036,17. Level ini telah mendekati level sebelum pandemi Covid-19. Seiring dengan itu, nilai market capitalization secara perlahan meningkat yaitu pada penutupan kemarin sudah kembali ke angka Rp7.033,76 triliun atau naik lebih dari Rp2.477 triliun dibandingkan posisi terendah di akhir Maret 2020.

Menyoal perkembangan Initial Public Offering (IPO) di 2020. Meski jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, tapi masih lebih baik daripada negara lain di ASEAN. Menurut data OJK, tercatat sebanyak 53 emiten baru yang mendapat pernyataan efektif dari OJK, dan 51 telah tercatat di bursa, sehingga ini menjadi penambahan terbanyak di ASEAN.

"Jumlah investor retail juga naik di tahun ini. Hal ini menunjukkan bahwa mereka percaya (kepada pasar modal Indonesia), dan ini dasar yang bagus untuk pengembangan pasar ke depan,” ujar Airlangga.

Tren masuknya aliran modal asing turut berkontribusi pada penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, seiring meredanya ketidakpastian pasar keuangan global serta tetap tingginya daya tarik aset keuangan domestik.

Setelah sempat mengalami net outflow cukup besar pada Maret 2020 yang mencapai US$7,9 miliar, sejak Mei 2020, aliran modal terus mengalami net inflow yakni berhasil mencapai US$1,2 miliar (Oktober 2020) dan US$1,3 miliar (November 2020).

Di sisi lain, Menko Airlangga menyampaikan apresiasinya atas pembentukan Asosiasi Layanan Urun Dana Indonesia (Aludi). “Semoga keberadaan Aludi dapat membantu pengembangan Industri Layanan Urun Dana atau Crowdfunding di Indonesia sesuai dengan misinya, termasuk untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Epson Bantu Industri Tekstil Kerek Produktivitas

Epson Indonesia meluncurkan printer tekstil terbaru SureColor F10030 yang dapat mengerek produktivitas industri tekstil.

EKONOMI | 30 Desember 2020

Cegah Korupsi, Kemenperin Canangkan Gerakan Zona Integritas

Zona integritas di seluruh satker Kemenperin bertujuan menciptakan wilayah bebas dari korupsi.

EKONOMI | 30 Desember 2020

Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional Capai Rp 500 Triliun Lebih

Realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah mencapai Rp 502,71 triliun atau 72,3% dari total anggaran Rp 695,2 triliun.

EKONOMI | 30 Desember 2020

Emiten Media Grup Bakrie Fokus Transformasi Digital

Media perlu beradaptasi dan mengoptimalkan digitalisasi seiring tingginya permintaan.

EKONOMI | 30 Desember 2020

Percepat Ekspansi Bisnis, Bonnels Terima Pendanaan dari Hypefast

Hypefast dan Bonnels memiliki visi dan misi yang sama, yaitu membangun ekosistem brand lokal Indonesia, hingga dapat bersaing diberbagai negara lainnya.

EKONOMI | 30 Desember 2020

Pasar Modal Indonesia Ukir Rekor IPO Terbanyak Se-ASEAN

Total penghimpunan dana melalui penawaran umum di tahun 2020 telah mencapai Rp 118,7 triliun.

EKONOMI | 30 Desember 2020

Airlangga: Ketahanan Pasar Modal Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Jumlah investor Pasar Modal tercatat naik sebesar 56%, dari 31 Desember 2019 sebesar 2,48 juta menjadi 3,87 juta.

EKONOMI | 30 Desember 2020

Kempupera: Penyaluran FLPP Rumah Subsidi 2020 Capai 106,59%

Pencapaian tersebut, setara dengan nilai Rp 11,23 triliun bagi 109.253 unit rumah.

EKONOMI | 30 Desember 2020

Puskas Baznas Terbitkan 73 Riset Zakat Sepanjang Tahun 2020

Baznas menerbitkan 73 riset berkaitan dengan pengelolaan zakat sepanjang tahun 2020.

EKONOMI | 30 Desember 2020

UPZ Bank Permata dan Baznas Kerja Sama Program Cash for Work

Ketua UPZ PT Permata Bank Syariah, Habibullah dalam siaran persnya, Rabu (30/12), mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja sama dengan Baznas ini.

EKONOMI | 30 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS