BI Perluas Ruang Lingkup Perlindungan Konsumen
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (0.2)   |   COMPOSITE 6359.21 (11.43)   |   DBX 1342.2 (24.41)   |   I-GRADE 184.288 (-0.3)   |   IDX30 516.126 (-0.7)   |   IDX80 138.807 (-0.33)   |   IDXBUMN20 408.536 (-2.89)   |   IDXESGL 142.044 (-0.25)   |   IDXG30 145.076 (0.14)   |   IDXHIDIV20 455.222 (-0.88)   |   IDXQ30 147.857 (-0.01)   |   IDXSMC-COM 298.089 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (-1.32)   |   IDXV30 136.649 (-0.85)   |   INFOBANK15 1071.96 (1.29)   |   Investor33 444.599 (-0.31)   |   ISSI 184.85 (-0.31)   |   JII 633.797 (-1.51)   |   JII70 223.435 (-0.51)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.94)   |   LQ45 967.658 (-1.31)   |   MBX 1728.33 (-1.73)   |   MNC36 329.04 (-0.3)   |   PEFINDO25 326.697 (0.91)   |   SMInfra18 315.108 (-1.73)   |   SRI-KEHATI 378.138 (-0.15)   |  

BI Perluas Ruang Lingkup Perlindungan Konsumen

Selasa, 5 Januari 2021 | 14:12 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) menerbitkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.22/20/PBI/2020 tentang Perlindungan Konsumen Bank Indonesia untuk menyempurnakan ketentuan perlindungan konsumen.

Penyempurnaan ketentuan ini di antaranya menyesuaikan ruang lingkup perlindungan konsumen BI. Sebelumnya, hanya mencakup sistem pembayaran, kini mencakup seluruh bidang tugas kewenangan BI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yaitu bidang moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengungkapkan, penyelenggara yang termasuk dalam cakupan Perlindungan Konsumen BI meliputi penyelenggara di bidang sistem pembayaran, penyelenggara kegiatan layanan uang, pelaku pasar uang dan pasar valuta asing, dan pihak lainnya yang diatur dan diawasi oleh BI. Ketentuan ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

“Penyempurnaan ketentuan dilakukan sebagai bagian dari komitmen BI dalam mendukung kebijakan perlindungan konsumen nasional dengan menerapkan kebijakan yang relevan, dan sejalan dengan praktik terbaik internasional,” kata Erwin Haryono dalam keterangan resminya, Selasa (5/1/2021).

Dikatakan Erwin, penguatan kebijakan perlindungan konsumen juga dilakukan untuk semakin menyeimbangkan hubungan antara penyelenggara dengan konsumen, menjawab tantangan dan perkembangan inovasi finansial serta digitalisasi produk dan/atau layanan jasa keuangan dan sistem pembayaran.

Pokok-pokok pengaturan yang disempurnakan dalam PBI ini antara lain meliputi: a) redefinisi konsumen dan penyelenggara, b) penyesuaian ruang lingkup perlindungan konsumen BI, c) penyempurnaan prinsip perlindungan konsumen, d) penguatan fungsi pengawasan melalui pengawasan perilaku penyelenggara dalam rangka Perlindungan Konsumen, fungsi edukasi, dan penanganan pengaduan, serta e) penguatan aspek-aspek perlindungan konsumen di era digital.

Erwin menjelaskan, PBI ini mencabut PBI No.16/1/PBI/2014 tentang Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5498).

Sementara itu, semua peraturan perundang-undangan BI yang merupakan peraturan pelaksanaan dari PBI No.16/1/PBI/2014 dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan dalam PBI No.22/20/PBI/2020 tentang Perlindungan Konsumen Bank Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Libur Akhir Tahun, Jumlah Penumpang Semua Moda Transportasi Turun

Pada angkutan bus turun, terdapat penurunan jumlah penumpang sebanyak 59,87% sedangkan angkutan udara turun 42,30%.

EKONOMI | 5 Januari 2021

Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Reformasi Sistem Perlindungan Sosial

Reformasi sistem perlindungan sosial ini akan dilaksanakan dengan mengintegrasikan program-program yang sudah berjalan agar menjadi lebih efektif.

EKONOMI | 5 Januari 2021

Investasi LG, Momentum RI Jadi Pemain Industri Kelas Dunia

Minggu lalu (30/12), LG Energy Solution mengumumkan investasi senilai US$ 9,8 miliar atau sekitar Rp142 triliun.

EKONOMI | 5 Januari 2021

Jokowi Targetkan Hilangkan Kemiskinan Ekstrem di 2024

Menurut data Bappenas, jumlah warga sangat miskin masih berada di kisaran angka 2,5% hingga 3% dari total jumlah penduduk Indonesia.

EKONOMI | 5 Januari 2021

Siang Ini Rupiah Melemah Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 13.900-Rp 14.925 per dolar AS.

EKONOMI | 5 Januari 2021

Waskita dan Terregra Asia Bangun Proyek Energi Terbarukan Rp 12,5 T

Terregra Asia Energy akan terus melakukan research and development untuk memberikan kontribusi dalam pemenuhan kebutuhan EBT.

EKONOMI | 6 Januari 2021

Kebutuhan Atas Data Center di Asia Pasifik Melonjak

Pertumbuhan pasar data center global akan terus melesat dengan pertumbuhan tercepat terjadi di Kawasan Asia Pasifik.

EKONOMI | 5 Januari 2021

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini di Tak Berdaya

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 155,0 (0,57%) mencapai 27.103 poin.

EKONOMI | 5 Januari 2021

Sesi Siang, IHSG Naik 13 Poin ke 6.118

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 119.569 miliar saham senilai Rp 9,469 triliun.

EKONOMI | 5 Januari 2021

Presiden Optimistis Perekonomian Nasional di 2021 Akan Bangkit

2020 yang merupakan tahun penuh tantangan yang berhasil dilewati.

EKONOMI | 5 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS