Kawasan Industri dan Rumah Tapak Bangkit Lebih Cepat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kawasan Industri dan Rumah Tapak Bangkit Lebih Cepat

Rabu, 6 Januari 2021 | 15:12 WIB
Oleh : Imam Muzakir / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid -19 yang belum berakhir dan masih tinggi di Indonesia, berdampak kegiatan ekonomi, termasuk juga sektor properti. Konsultan properti Colliers International Indonesia menilai bahwa tahun 2021 ini sektor industri dan rumah tapak akan bangkit lebih dahulu, dibandingkan sektor properti lainnya, seperti perkantoran, apartemen, ritel dan hotel.


“Perkiraan kami yang akan pulih lebih dahulu adalah sektor industri, karena berhubungan dengan produksi barang dan juga teknologi informasi. Setelah industri adalah Landed house yang akan menjadi sektor bangkit,” kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, dalam paparan virtua;, di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Menurutnya, sektor industri ini terus alami peningkatan ditengah pandemi Covid-19. Karena kawasan ini terkait masalah pergerakan barang dan jasa. Bila pergerakan kawasan industri tumbuh maka pergerakan ekonomi juga akan terdongkrak, termasuk juga properti karena. Bisnis makanan masih bertahan dan masih akan berkembang ke depan di kawasan industri, suplai bahan bangunan, termasuk juga otomotif.

“Jadi kawasan industri akan kembali pulih lebih cepat, karena terkait pergerakan barang, baik untuk properti, otomotif dan juga makanan, dan ini menandakan ekonomi akan bangkit,” kata dia.
Kawasan industri berhubungan dengan Teknologi Informasi ( IT) seperti data centre (pusat data) karena akan terus berekspansi. E-commerce juga akan menopang kawasan industri, karena membutuhkan gudang dan menjadi pusat distribusi.

“Justru yang konsisten dan tidak terpengaruh Pandemi Covid-19 adalah industri makanan. Karena industri ini karena merupakan kebutuhan pokok yang terus diperlukan,” kata Ferry.

Selain kawasan industri, kata Ferry yang bakal bangkit di tahun ini yang lebih cepat adalah sektor perumahan. Terutama rumah landed alias tapak. Rumah tapak ini lebih merupakan kebutuhan pokok masyarakat dan hajat hidup orang banyak.

“Dibandingkan dengan apartemen, rumah tapak ini permintaan masih cukup tinggi, terutama orang yang ingin mencari tempat tinggal (end user) bukan untuk investasi,” katanya.

Berbeda dengan sektor apartemen, dimana kebanyakan orang membeli dalam rangka investasi dan mencari capital gain atau mencari keuntungan. Maka banyak investor yang lebih wait and see untuk sektor apartemen ini dan berbeda dengan rumah tapak masih tetap di cari karena untuk di tempat dan mayoritas menggunakan KPR (kredit pemilikan rumah).

Ferry juga berharap kebijakan pemerintah sektor properti terutama hunian ini di permudah, seperti suku bunga KPR, dimana saat ini BI rate juga sudah menurunkan suku bunga sampai 4% sektor properti dan diharapkan juga perbankan untuk menurunkan suku bunga KPR, agar sektor hunian ini bisa lebih cepat lagi bangkitnya.
“Banyak orang yang menahan untuk membeli rumah biasanya, masih ada khawatir, terutama soal pekerjaannya, ditengah kondisi seperti ini, nah ketika sudah aman, biasanya mereka kembali bangkit dan membeli rumah,” kata dia.

Harga hunian yang saat ini masih menjadi favorit adalah diantara Rp 500 jutaan hingga Rp 2 miliar. karena untuk rumah diatas Rp2 miliar masih sangat berat bagi masyarakat karena situasi belum aman.

Sedangkan untuk sektor perkantoran, Ritel dan Hotel, masih cukup berat dan butuh waktu yang cukup lama. Menurut Ferry, kebijakan pemerintah melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) mempengaruhi kinerja dari para pelaku usaha tak terkecuali juga para pengusaha ritel.

“Kebijakan PSBB oleh pemerintah berdampak langsung pagi pengunjung dan juga pendapatan para peritel di mall, bahkan mereka banyak yang tutup karena tidak mampu untuk membayar sewa dan sepinya pengunjung,” kata Ferry.

Bahkan sepanjang 2020, okupansi ritel mengalami penurunan yang cukup drastis, terutama di daerah Jabodetabek. Untuk daerah Jakarta misalnya, untuk kawasan Central Business District (CBD) okupansi turun dari 83,5% pada tahun 2019 menjadi 80,7% pada tahun 2020. Sementara untuk daerah yang mengalami penurunan cukup tinggi adalah daerah Bogor yang penurunannya mencapai 20%.

“Kita bisa lihat di beberapa wilayah Jakarta, di CBD misalnya 83,5% tahun lalu turun 80,7%. Penurunan ini angkanya tidak terlalu tinggi tapi dari salesnya sangat berpengaruh. Di Bogor penurunannya paling signifikan bisa sampai 20%,” ujarnya.

Khusus daerah di DKI Jakarta, penurunan okupansi ini dikarenakan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov). Adanya PSBB tersebut mempengaruhi minat masyarakat untuk masuk atau berbelanja di mal.

“Meski mall dibuka, tetapi ada larangan PSBB, maka orang takut untuk pergi ke mall dan peritel butuh adanya keramaian agar pulih, kalau sepi tetap akan merugi dan tentu dampaknya penutupan,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gandeng LSP Elektroteknika, Daikin Dorong Teknisinya Raih Sertifikasi BNSP

PT Daikin Airconditioning Indonesia menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Elektroteknika meningkatkan kualitas SDM.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Soal BUMN Pangan, Erick: Yang Tidak Ikut Transformasi Saya Ganti

Kementerian BUMN bakal fokus menyoroti BUMN sektor pangan selama setahun ke depan untuk mengawal transformasi atau perbaikan ekosistem di sektor tersebut.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Mendag: Membaiknya Indeks Manufaktur Tingkatkan Optimisme Ekspor

Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur September 2021 yang berada pada posisi 52,2 menunjukkan optimisme peningkatan ekspor.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Bentuk Anak Usah Baru, Pelita Samudera Shipping Spin-Off Segmen Usaha

PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) akan melakukan pemisahan (spin off) segmen usaha pengangkutan kapal kargo curah.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

MUI: Gunakan Wakaf untuk Penguatan UMKM

Majelis Ulama Indonesia mengajak umat Islam Indonesia menggunakan dana wakaf dan ZIS untuk penguatan UMKM.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Ekonomi Global Mulai Pulih, Jokowi Minta Apkasi Fasilitasi Ekspor

Jokowi meminta volume ekspor harus terus ditingkatkan. Pemerintah, baik pusat maupun di daerah, harus memberikan fasilitas kepada para pelaku usaha.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Kejar Produksi Minyak 1 Juta BPH, Negara Harus Hadir

SKK Migas telah menyiapkan empat strategi untuk mengejar target produksi minyak 1 juta barel per hari (bph) pada 2030.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Dengan Insentif, SKK Migas Bisa Capai Target 1 Juta BPH

SKK Migas optimistis target produksi minyak 1 juta bph pada 2030 dapat direalisasikan jika pemerintah memberikan insentif bagi industri hulu migas.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Victoria Investama Tawarkan 915 Juta Saham Baru Lewat Private Placement

PT Victoria Investama Tbk (VICO), menawarkan sebanyak 915.009.468 saham baru melalui private placement untuk memperkuat struktur permodalan perseroan.

EKONOMI | 20 Oktober 2021

Jokowi Buka Apkasi Otonomi Expo 2021

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, penyelenggaraan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2021.

EKONOMI | 20 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Pinjol Ilegal


# Molnupiravir


# Liga Champions



TERKINI
Hari Libur, Pengunjung Mal PIK Avenue Meningkat 50%

Hari Libur, Pengunjung Mal PIK Avenue Meningkat 50%

MEGAPOLITAN | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings