Kedelai Perlu Jadi Prioritas dalam Proyek Food Estate
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kedelai Perlu Jadi Prioritas dalam Proyek Food Estate

Kamis, 7 Januari 2021 | 17:49 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kekurangan pasokan kedelai seharusnya dapat diantisipasi dari jauh waktu, yaitu dengan penguatan produksi di dalam negeri.

"Kepentingan ekonomi jangka panjang atas kedelai saatnya diutamakan, artinya bukan hanya masalah harga dan defisit pasokan saja, tetapi Indonesia seharusnya mampu surplus kedelai. Pemerintah sedang membangun proyek food estate mulai tahun 2021 ini, diharapkan untuk tanaman kedelai juga dijadikan prioritas dalam proyek besar tersebut," kata Ekonom Universitas Surakarta Agus Trihatmoko, Kamis (7/1/2021).

Selain itu, dana stimulan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) perlu diprioritaskan bagi para petani untuk mendorong produksi kedelai secara masif.

“Masa depan petani dihadapkan pada proyek food estate. Artinya, dana APBN 2021 dan tahun-tahun selanjutnya untuk stimulan bagi para petani kedelai perlu mendapatkan prioritas, selain para petani tanaman pangan lainnya. Sehingga, pascapanen nantinya harga dari petani kompetitif dibanding dengan harga dari produksinya food estate," ujarnya.

Dua pendekatan melalui proyek food estate dan pemberdayaan kembali para petani, tegas Agus merupakan pilihan strategis untuk keberhasilan ketahanan pangan kedelai. Tantangannya adalah pada kemampuan manajerial jajaran pemerintahan dari tingkat pusat sampai daerah dalam tata-kelola dan produksi kedelai, serta kehendak politik yaitu antara kehendak mandiri kedelai atau berpihak kepada perdagangan semata melalui para importir.

Dia berharap, ketahanan pangan kedelai dapat diwujudkan pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo yang mulai memprioritaskan sektor agro sebagai bagian kekuatan ekonomi nasional. Hal penting yang diperlukan adalah keseriusan dan konsistensi oleh Kementerian Pertanian dan dukungan penuh kementerian terkait lainnya di bidang ekonomi dalam mengimplementasikan kebijakan presiden tersebut.

"Tentu, perlu disinergikan dengan kebijakan pemerintah daerah-daerah yang memiliki potensi lahan dan para petaninya. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, misalnya percepatan perizinan lahan food estate," pungkas Agus.

Lebih lanjut, Indonesia diyakininya pasti mampu memproduksi kedelai untuk mencukupi kebutuhan nasional, setidaknya hal itu telah dicapai pada tahun 1990-an. Produksi kedelai nasional pernah mencapai 1,7 juta ton pada tahun 1993, namun terus menurun selama dua dekade terakhir ini. Sejak tahun 2001 hingga 2015 penurunan semakin terpuruk, hingga produksi secara fluktuatif pada kisaran 700.000-900.000 ton per tahunnya.

Data dari BPS tersebut menunjukkan bahwa komoditas kedelai terabaikan selama pemerintahan di era reformasi hingga sekarang. Kebutuhan kedelai 10 tahun terakhir untuk konsumsi nasional sangat tergantung dari pasokan impor. Di mana, total impor terus melaju meningkat hingga mencapai di atas 50% yaitu tahun 2010 sebanyak 1.740 juta ton dan pada tahun 2019 mencapai 2.670 juta ton per tahun. Rerata volume impor di atas 90% berasal dari Amerika Serikat, dan sisanya dari negara lainnya yaitu Argentina, Malaysia, Kanada, dan lain-lain.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Inovasi Bank Jatim Raih Dua Penghargaan IHC Award 2021

Bank Jatim terus mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi digital untuk menunjang kinerja.

EKONOMI | 18 September 2021

Trakindo Rilis Ekskavator Cat 323 GC Kelas 23 Ton

PT Trakindo Utama (Trakindo), perusahaan penyedia solusi alat berat Cat di Indonesia merilis ekskavator hidrolik terbaru di kelas 23 ton, yaitu Cat 323 GC.

EKONOMI | 18 September 2021

Badai Emas Pegadaian Bagi-bagi Hadiah Rp 3 Miliar untuk Nasabah

Terdapat 5,6 juta nasabah Pegadaian yang mendapatkan kesempatan mengikuti undian Badai Emas pada periode ini.

EKONOMI | 18 September 2021

PPDPP: Validasi NIK Penerima FLPP Capai 96,65%

PPDPP melakukan berbagai persiapan pengalihan dana FLPP ke BP Tapera. Salah satunya, validasi NIK penerima FLPP.

EKONOMI | 18 September 2021

Rumah Subsidi di Manokwari Dapat Bantuan PSU Rp 311,2 Juta

Kempupera meminta pengembang rumah subsidi proaktif mengusulkan bantuan PSU melalui aplikasi sistem informasi bantuan perumahan (Sibaru).

EKONOMI | 18 September 2021

5 Langkah Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, mendorong sebagian orang menghabiskan uang untuk mendesain ulang interior rumahnya.

EKONOMI | 18 September 2021

OJK: DigiKu Ciptakan Kesempatan yang Sama Antara Bank dan Fintech

"Kita menyambut baik DigiKu ini, diharapkan bank Himbara akan menjadi contoh produk fintech lainnya,” kata Wimboh.

EKONOMI | 18 September 2021

Pameran Virtual FIF Group Fest Berlanjut di Bengkulu

Kegiatan pameran virtual FIF Group Fest menjadi alternatif favorit sejumlah masyarakat untuk memenuhi setiap kebutuhannya.

EKONOMI | 18 September 2021

Ini Fungsi Dekorasi dalam Interior Rumah

Dekorasi berperan penting untuk memberikan kenyamanan agar penghuninya betah berada di rumah.

EKONOMI | 18 September 2021

Kadin: Diskon PPnBM 100% Dorong Produksi dan Kinerja Ekspor

Kadin menilai keputusan perpanjangan diskon PPnBM DTP sangat tepat, industri kendaraan bermotor diyakini bisa kembali bangkit.

EKONOMI | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

BOLA | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings