Sapta PGN Optimalkan Pemanfaatan Gas Bumi
Logo BeritaSatu

Sapta PGN Optimalkan Pemanfaatan Gas Bumi

Rabu, 13 Januari 2021 | 22:33 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN yang merupakan Subholding Gas dan bagian dari holding PT Pertamina (Persero) akan terus meningkatkan pemanfaatan gas bumi guna merealisasikan kemandirian energi nasional.

Komitmen itu akan dilaksanakan melalui Program Strategis Gas Bumi secara bertahap sejak 2020 hingga 2026 nanti melalui Program Strategis Subholding Gas, yaitu Tujuh Program Gasifikasi Nasional atau Sapta PGN.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama memaparkan, PGN tetap fokus untuk menguatkan bisnis inti, yaitu niaga gas bumi melalui pipa distribusi dan transmisi gas bumi untuk menjaga pemenuhan energi. Maka Sapta PGN akan dilaksanakan seiring dengan fokus PGN dalam menyelesaikan proyek pipanisasi jangka menengah.

"Dengan begitu, PGN bisa terus hadir untuk menyalurkan gas bumi bagi masyarakat dan bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rachmat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/1/2021).

Dia menjelaskan, ketujuh program strategis yang akan dilaksanakan PGN dalam Sapta PGN itu diantaranya adalah pertama PGN Sayang Ibu. Yaitu, layanan gas bumi terintegrasi dengan tambahan layanan produk untuk mempermudah kehidupan masyarakat modern melalui program pengembangan jaringan gas untuk pelanggan Rumah Tangga.

Untuk tahun 2021 ditargetkan mencapai sekitar 170.000 SRT dengan estimasi volume gas sekitar 10 BBTUD dan pemenuhan target tahun 2026 total sebanyak 5,1 juta sambungan. PGN akan mengoptimalkan pembangunan Jargas mandiri, APBN 2021 dan KPBU, sehingga dapat mencapai pengelolaan sesuai dengan target Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kedua adalah PGN untuk Industri Khusus. Yaitu, layanan gas bumi melalui penyediaan gas bumi untuk 7 sektor industri khusus sesuai dengan Kepmen ESDM 89K/ 2020 serta dukungan penyediaan gas untuk new captive market.

Ketiga adalah PGN untuk listrik nasional. Yaitu, layanan gas bumi melalui penyediaan gas bumi untuk sektor kelistrikan sesuai dengan RUPTL, Kepmen ESDM 91K/ 2020 dan Kepmen ESDM 13/ 2020. Keempat adalah PGN Retail dan Industri Umum. Yaitu, layanan gas bumi melalui penyediaan gas bumi untuk sektor industri umum melalui pipa dan non pipa serta dukungan pengembangan Kawasan Industri (KI) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui pipa transmisi dan pipa distribusi .

Kelima adalah PGN Sektor Maritim. Yaitu, layanan gas bumi melalui program konversi transportasi sektor laut menjadi berbahan bakar LNG, seperti konversi Pertamina International Shipping (PIS).

Keenam adalah PGN Sektor Darat. Yaitu, layanan gas bumi melalui program konversi transportasi sektor darat berbahan bakar gas, pengembangan SPBG dengan target pertumbuhan sekitar diatas 15 persen dengan potensi demand kurang lebih 10.000 armada LNG Trucking. Dan, ketujuh adalah PGN Masuk Desa. Yaitu, layanan gas bumi melalui penyediaan energi alternatif untuk masyarakat yang berlokasi di luar jangkauan infrastruktur pipa dan non pipa PGN (pemberdayaan sumber daya lokal)

Selain itu, menurut Rachmat, PGN berupaya untuk perluasan wilayah bisnis ke skala internasional melalui kegiatan LNG Trading dan kerja sama pengembangan infrastruktur gas bumi.

"PGN saat ini tengah mempersiapkan program baru PGN di sektor rumah tangga melalui penyediaan gas bumi dgn integrasi teknologi pipa, non pipa, dan teknologi fiber optic pengamanan jaringan gas untuk dioptimalisasi sebagai layanan di klaster perumahan,” terang Rachmat.

Dia menyatakan, PGN menambahkan visi misi baru untuk pemanfaatan gas bumi melalui pengusahaan gas dari sumber gas bumi maupun portofolio LNG di mana utilisasi dan pengembangannya dijabarkan dalam Sapta PGN. Dalam perannya sebagai Subholding Gas, PGN mengambil langkah ini guna memenuhi permintaan gas bumi yang tinggi dan terus bertumbuh.

"Pelaksanaan program Sapta PGN mengedepankan pengelolaan infrastruktur gas bumi secara terintegrasi dalam proses bisnis hilir gas bumi mulai dari pengadaan pasokan gas bumi dari berbagai sumber. Kemudian gas bumi disalurkan kepada seluruh segmen pengguna akhir rumah tangga, pelanggan kecil, transporasi (SPBG), pelanggan kecil, komersial, industri dan pembangkit listrik,” jelas Rachmat.

PGN juga diharapkan dapat makin fokus dan menjalankan perannya secara terintegrasi dan holistic sebagai koordinator dan integrator pengelolaan bisnis niaga gas domestik yang meliputi penyediaan, pengelolaan, dan komersialisasi produk gas sebagai wujud peran agregator gas bumi nasional. Mengingat saat ini PGN telah mengelola 96 persen infrastruktur nasional dan 92 persen niaga gas bumi nasional.

"Program strategis gas bumi dioptimalkan untuk kepentingan nasional agar sumber energi domestik yang dimiliki dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan Indonesia,” pungkas Rachmat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Faisal Basri: Tantangan UMKM Tak Melulu Soal Modal

Menurut Faisal Basri, saat ini ada tujuh jenis kesulitan usaha yang dialami pelaku UMKM.

EKONOMI | 13 Januari 2021

Anak Usaha PLN Luncurkan Layanan Digital PJB Access

PJB Access sebagai sebuah platform digital business to business (B2B) menawarkan 5 layanan.

EKONOMI | 13 Januari 2021

Itama Ranoraya Catat Kenaikan Laba Bersih Hingga 80%

Perseroan menegaskan, tidak ada keterkaitan antara hasil revisi pencatatan dengan realisasi pencapaian kinerja.

EKONOMI | 13 Januari 2021

Kemdag Optimalkan Peran UMKM Penuhi Kebutuhan Jemaah Haji dan Umrah

Mendag mengatakan, setiap tahunnya ada sekitar 1 juta jemaah umrah dan 221.000 jemaah haji dari Indonesia.

EKONOMI | 13 Januari 2021

Angkasa Pura II Targetkan Trafik Penumpang Tumbuh 27%

Angkasa Pura menjalankan tiga program yang juga bertujuan untuk mendorong bergairahnya sektor penerbangan nasional.

EKONOMI | 13 Januari 2021

AP II Optimistis Vaksinasi Dukung Pemulihan Industri Penerbangan

Angkasa Pura II menetapkan 2021 sebagai periode pemulihan bisnis.

EKONOMI | 13 Januari 2021

Kepala BP2MI Tanamkan Pemahaman Ideologi Pancasila bagi Para CPNS

Kepala BP2MI Benny Rhamdani memberikan pembekalan pemantapan ideologi Pancasila kepada 120 orang Calon PNS.

EKONOMI | 13 Januari 2021

Pembenah Skill Mismatch di Pasar Kerja Perlu Koordinasi Triple Helix

Tingginya angka pengangguran akibat pandemi Covid-19 harus dijadikan kesempatan untuk segera membenahi skill mismatch di pasar kerja.

EKONOMI | 13 Januari 2021

Jokowi Vaksin Covid-19, IHSG Tembus Level Psikologis 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), menembus level psikologis 6.400 pada penutupan perdagangan Rabu (13/1/2021).

EKONOMI | 13 Januari 2021

Vaksinasi Dimulai, Ekonomi Tidak Bisa Langsung Pulih

Aviliani, mengatakan, vaksinasi Covid-19 yang telah dimulai hari ini, Rabu (13/1/2021) tidak serta merta akan membuat ekonomi Indonesia kembali pulih.

EKONOMI | 13 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS