Logo BeritaSatu

Studi: Pembayaran Contactless Makin Diminati, 82% UKM Adopsi Teknologi Digital

Kamis, 14 Januari 2021 | 15:09 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Seiring pandemi Covid-19 serta peran teknologi pembayaran digital yang semakin esensial di seluruh dunia, pergeseran perilaku konsumen terlihat semakin permanen memasuki tahun 2021. Dalam edisi ketiga studi global bertajuk "Visa Back to Business Study - 2021 Outlook", Visa menemukan bahwa transformasi usaha kecil dan mikro (UKM) ke arah perdagangan digital akan terus berlanjut di tahun 2021. Sejumlah area semakin menjadi perhatian seperti keamanan, pencegahan penipuan, dan fitur pembayaran yang makin umum serta pembayaran mobile.

Berdasarkan studi tersebut, pada akhir tahun 2020, sebanyak 82% usaha kecil menangah (UKM) yang disurvei mengungkapkan bahwa mereka beranjak mengadopsi teknologi digital baru untuk mengikuti perubahan perilaku konsumen. Menyambut tahun 2021, para pelaku UKM ini semakin mempertimbangkan sejumlah teknologi pembayaran yang dinilai vital dalam memenuhi ekspektasi konsumen saat ini, di antaranya software manajemen keamanan dan penipuan (47%), penerimaan pembayaran nirsentuh/contactless atau mobile (44%), pemrosesan pembayaran melalui perangkat mobile (41%), fitur pembayaran cicilan atau ‘buy now, pay later’ (36%) dan teknologi backend pembayaran digital (31%).

Advertisement

“Berkaca dari tahun 2020, kami melihat bahwa pengalaman pembayaran digital, seperti contactless dan e-commerce, paling diminati akibat dorongan kebutuhan masyarakat dan telah semakin beranjak menjadi kebiasaan sehari-hari,” kata Global Head of Business Solutions, Visa. Kevin Phalen dalam keterangan tertulisnya Kamis (14/1/2021).

Apabila tahun 2020 merupakan era pembayaran contactless dan e-commerce, hasil studi ini menyatakan bahwa tahun 2021 akan semakin menegaskan isu keamanan dan pencegahan penipuan, serta uji coba lebih banyak lagi perangkat perdagangan digital baru yang dapat membantu bisnis bertumbuh.

Semua negara yang disurvei telah mengadopsi teknologi pembayaran baru secara cepat dan perubahan perilaku konsumen terkait perdagangan. Temuan tambahan dari studi di Brasil, Kanada, Jerman, Hong Kong, Irlandia, Rusia, Singapura, Uni Emirat Arab (UEA), dan Amerika Serikat, menyoroti besarnya dampak dari tahun 2020 dan ekspektasi untuk tahun 2021.

Studi mengatakan, penggunaan pembayaran contactless mengalami peningkatan secara global pada tahun 2020 seiring konsumen mencari cara membayar yang lebih aman di tengah pandemi. Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut pada tahun 2021. Faktanya, pada Juni 2020, hanya 20% UKM yang menawarkan pembayaran contactless untuk pertama kalinya. Saat ini, 39% UKM mengungkapkan telah menerima pembayaran digital baru. Hampir tiga dari empat (74%) UKM berharap konsumen akan terus memilih pembayaran contactless bahkan setelah vaksin Covid-19 tersedia luas.

Secara global, 82% pemilik UKM telah memperbarui cara berbisnis mereka untuk memenuhi permintaan pembayaran digital yang terus meningkat. Jumlah ini meningkat dari 67% pada pertengahan tahun 2020 saat Visa Back to Business Study pertama dirilis.

Sementara pelaku usaha yang paham teknologi (52%) memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk berinvestasi di teknologi keamanan dan pencegahan penipuan dibandingkan dengan pelaku usaha baru (39%). Memahami pentingnya mengantisipasi dan merespon potensi penipuan akan terus menjadi keunggulan di tahun 2021 seiring dengan pergeseran menuju penjualan digital terus berlanjut.

Dengan cepatnya, konsumen menempatkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 sebagai prioritas saat berbelanja, yang memicu peralihan pesat ke perdagangan yang minim kontak fisik. Dua pertiga (65%) konsumen yang disurvei menyatakan lebih memilih menggunakan pembayaran contactless sesering mungkin dan hanya 16% yang mengatakan akan kembali ke metode pembayaran konvensional pasca pandemi.

Meskipun fokus protokol kesehatan umumnya adalah menggunakan masker saat berada dalam toko, konsumen juga tertarik alternatif pembayaran selain menggunakan uang tunai, tanda tangan, dan mengetik PIN. Sebanyak 47% konsumen mengatakan mereka tidak akan berbelanja di toko yang tidak menawarkan pembayaran contactless.

Studi juga mengungkapkan, higiene kartu tetap menjadi fokus utama konsumen dalam mencegah penyebaran virus Covid-19. Lebih dari tiga dari lima (62%) konsumen mengambil sejumlah langkah untuk menjaga higiene kartu kredit mereka, seperti menggunakan disinfektan pada kartu (31%).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Airlangga: UMKM Berkontribusi Besar pada Ekonomi Nasional

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan, UMKM berkontribusi besar bagi pemulihan ekonomi nasional. UMKM, menyerap 96,9 persen tenaga kerja. 

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Kolaborasi dengan Bank Sumut, BNI Usung Orange Synergy

Melalui Orange Synergy, Bank Sumut dan BNI berkomitmen membangun kolaborasi strategis yang dituangkan dalam berbagai inisiatif pengembangan layanan perbankan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

AFPI-TékenAja! Hadirkan Tanda Tangan Elektronik

AFPI menjalin kerja sama dengan TékenAja! dalam penyediaan tanda tangan elektronik dan e-meterai bagi penyelenggara fintech p2p lending.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Gandeng 4 Mitra, APR Hadirkan Viscose-Rayon Berkelanjutan

PT Asia Pacific Rayon (APR), produsen serat viscose-rayon menegaskan komitmennya mendukung inovasi tekstil berkelanjutan atau ramah lingkungan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Ekonomi Pulih, Debitur Profil Risiko Tinggi Mulai Menurun

Debitur perbankan dan jasa keuangan yang memiliki profil risiko tinggi dan sangat tinggi (high risk and very high risk) mulai menurun.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Sejalan Era Digitalisasi, Aviana Kelola 180 Juta Transaksi

PT Aviana Sinar Abadi berhasil mengelola 180 juta transaksi per bulan, termasuk transaksi di pelosok daerah.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Indocement Gunakan Listrik PLN di Kompleks Pabrik Tarjun

Indocement Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan, resmi menjadi konsumen tegangan tinggi PLN pertama di Kalimantan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Resesi Global, Founder Startup Perlu Lakukan Tiga Strategi Ini

Dua tahun lalu memang menjadi tahun emas bagi startup karena pandemi dan masyarakat banyak bergantung pada teknologi.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Dana dan Here Technologies Perdalam Inklusi Keuangan

Here Technologies, platform data dan teknologi lokasi mengumumkan bahwa DANA sebagai platform dompet digital telah menggunakan layanan lokasi.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Sambut Hari Kemerdekaan, Pengembang Beri Fasilitas DP 0%

Pengembang properti Widari Agung Group memberikan kemudahkan untuk konsumen Widari Village dengan fasilitas uang muka atau DP 0%.

EKONOMI | 10 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Airlangga: UMKM Berkontribusi Besar pada Ekonomi Nasional

Airlangga: UMKM Berkontribusi Besar pada Ekonomi Nasional

EKONOMI | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings