BNI Buka Kesempatan Pihak Ketiga Kembangkan Solusi Digital
INDEX

BISNIS-27 537.873 (32.57)   |   COMPOSITE 6307.13 (291.73)   |   DBX 1215.21 (11.58)   |   I-GRADE 185.638 (11.22)   |   IDX30 533.814 (38.68)   |   IDX80 142.76 (9.56)   |   IDXBUMN20 425.411 (37)   |   IDXESGL 147.067 (9.38)   |   IDXG30 144.927 (8.16)   |   IDXHIDIV20 469.552 (33.76)   |   IDXQ30 151.508 (9.33)   |   IDXSMC-COM 286.952 (10.3)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (20.43)   |   IDXV30 144.532 (5.87)   |   INFOBANK15 1076.36 (62.08)   |   Investor33 457.615 (30.51)   |   ISSI 184.91 (7.51)   |   JII 650.972 (35.41)   |   JII70 227.363 (11.86)   |   KOMPAS100 1270.4 (71.57)   |   LQ45 991.58 (67.44)   |   MBX 1739.82 (90.37)   |   MNC36 337.819 (21.64)   |   PEFINDO25 325.262 (6.14)   |   SMInfra18 322.474 (21.28)   |   SRI-KEHATI 391.563 (26.26)   |  

BNI Buka Kesempatan Pihak Ketiga Kembangkan Solusi Digital

Kamis, 14 Januari 2021 | 20:07 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) tengah berfokus untuk meningkatkan kemampuan channel digital yang dimilikinya sehingga dapat memberikan layanan kepada nasabah dengan melalui satu platform yang lengkap.

Pengembangan digital tak hanya dilakukan di internal bank, namun juga untuk memfasilitasi partner pihak ketiganya melalui Application Programming Interface (API). API adalah seperangkat alat (software dan aplikasi) yang digunakan oleh programmer atau software developer untuk membuat aplikasi.

"Untuk mendukung perkembangan digitalisasi perbankan, BNI merancang berbagai inisiatif strategi antara lain melakukan percepatan pengembangan terintegrasi yang menurut kami jadi fokus saat ini bagaimana memiliki omnichannel. Dengan adanya omnichannel ini nantinya akan membuat nasabah bisa melakukan berbagai transaksi mulai dari digital management hingga layanan kartu kredit secara digital." kata Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies di Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Selain itu, pengembangan BNI Mobile Banking juga menjadi prioritas perusahaan dan akan dikembangkan menjadi super app yang bisa menghadirkan layanan keuangan digital. "Kami juga melakukan ekspansi layanan perbankan melalui strategi partnership ke pihak ketiga, other feature channel dan mengadopsi API services. Jadi itu yang menjadi perkembangan digitalisasi perbankan yang sudah kami rancang dengan beberapa inisiatif ini," kata dia.

Secara garis besar, rencana pengembangan digital BNI terbagi dalam empat inisiatif, antara lain design dan mengembangkan solusi digital tertegas melalui channel BNI dan pihak ketiga jadi ini lebih kepada API services, peningkatan UI/UX untuk menciptakan pengelaman nasabah yang lebih baik dan MPS jadi positif, meningkatkan strategic partnership dengan mitra BNI untuk memperluas jangkauan dan layanan serta pemasaran produk BNI ke channel pihak ketiga. Selain itu, BNI terus meningkatkan digital mindset dan kapabilitas pegawai untuk optimalisasi proses bisnis digital

Pertumbuhan Kartu Kredit dan Wealth Management
Corina mengatakan, BNI juga semakin gencar untuk meningkatkan transaksi nasabah menggunakan kartu kredit di tengah pandemi Covid-19. Salah satu penawarannya adalah dengan memberikan nasabah untuk mengkonversi transaksi menjadi installment dengan bunga 0%. Transaksi menggunakan kartu kredit di BNI saat ini cukup terdampak lantaran banyaknya pembatasan yang membuat nilai transaksi juga rendah.

"Jadi kalau dilihat memang transaksi kartu kredit ini dengan adanya pembatasan traveling domestik maupun internasional, pembatasan jam operasional mall, hingga pembatasan jumlah pengunjung dine in di resto ini semua transaksi memang terjadi pembatasan," kata Corina.

Sepanjang 2020, bisnis wealth management di BNI mengalami peningkatan signifikan, baik dari sisi jumlah nasabah hingga dana kelolaan (Asset Under Management/AUM). Peningkatan bisnis wealth management ini terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah nasabah kalangan atas dan literasi keuangan.

“Memang pertumbuhan masyarakat kalangan atas bertambah disertai dengan pemahaman literasi keuangan. Ini sangat bagus menurut kami, ini terlihat dengan meningkatnya jumlah nasabah BNI Emerald, yaitu nasabah yang memiliki dana cukup besar setiap tahunnya. Tumbuh 12% yoy di 2020,” ujarnya.

Dia menjelaskan, seiring dengan peningkatan ini nilai AUM reksa dana yang dikelola melalui bisnis ini meningkat 37% YoY hingga akhir 2020. Sedangkan AUM untuk obligasi naik 15% YoY untuk periode yang sama.

"Kita amati juga pertumbuhan dana nasabah kaya dalam situasi pandemi diiringi perubahan perilaku termasuk transaksi financial yang shifting dari konvensional ke online k,” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

BNI

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera: Vaksin Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi

Keberadaan vaksin membuka jalan kembalinya proyek infrastruktur dan pergerakan masyarakat.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Grab Harap Mitranya Dapat Akses Awal Vaksin Covid-19

Grab meminta pemerintah untuk mempertimbangkan mitranya untuk menerima akses awal vaksin Covid-19.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Bertambah 2,5 Juta, Penjual di Tokopedia Capai 9,9 Juta

Tokopedia akan terus berkomitmen mendorong belanja masyarakat akan produk dalam negeri sekaligus memberikan dukungan kepada pegiat UMKM Indonesia.

EKONOMI | 14 Januari 2021

2021, PTPP Targetkan Kontrak Baru Naik Jadi Rp 30,1 Triliun

PTPP menargetkan pertumbuhan kontrak baru sebesar 35 persen di 2021.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Biogas, Solusi Alternatif untuk Penuhi Kebutuhan Elpiji Nasional

Komposisi biogas mirip dengan gas alam.

EKONOMI | 14 Januari 2021

API Minta Buruh TPT Diprioritaskan Dapat Vaksin Covid-19

Kalangan buruh TPT dinilai masyarakat bawah yang sangat produktif.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Indonesia Investment Authority Segera Beroperasi Akhir Q1 2021

Presiden Joko Widodo telah mengirim nama-nama calon dewan pengawas (Dewas) SWF ke DPR.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Pulihkan Industri TPT, Asosiasi Minta Pemerintah Prioritaskan Bahan Baku Lokal

Asosiasi menilai perlunya meningkatkan tingkat kandungan dalam negeri di seluruh rantai nilai untuk mendukung target substitusi impor 35 persen.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Bursa Eropa Menguat, PDB Jerman Terkontraksi 5%

Indeks Soxx600 Eropa naik 0,43%, DAX Jerman naik 0,45%, FTSE Inggris naik 0,36%, CAC Prancis naik 0,32%, FTSE MIB Italia naik 0,31%.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Investor Asing Borong Saham Rp 2 T, BRI dan Astra Terbanyak

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,11% ke kisaran 6.428,3 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (14/1/2021).

EKONOMI | 14 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS