Holding BUMN Mikro Ciptakan Efisiensi Pelayanan UMKM
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Holding BUMN Mikro Ciptakan Efisiensi Pelayanan UMKM

Jumat, 15 Januari 2021 | 16:19 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Rencana pemerintah membentuk sinergi atau holding BUMN untuk pembiayaan dan pemberdayaan ultramikro serta UMKM, akan menjadi jalan masuk mewujudkan efisiensi pelayanan bagi pelaku usaha di segmen itu.

Kepala Pusat Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Mohamad Dian Revindo mengatakan, efisiensi pelayanan UMKM bisa tercipta apabila holding BUMN berkomitmen meningkatkan jangkauan pembiayaan. Peningkatan jangkauan juga diperlukan untuk melayani UMKM yang selama ini belum tersentuh layanan pembiayaan formal.

“Upaya holding tiga BUMN untuk pembiayaan UMKM saya memandang positif, karena harapannya akan ada integrasi data UMKM, efisiensi biaya untuk melayani UMKM yang jumlahnya 26 juta,” ujar Revindo.

Menurut Revindo, selama ini masih banyak UMKM yang mengalami masalah aksesibilitas pembiayaan. Problem ini kerap muncul karena faktor UMKM sendiri yang belum tertarik mengajukan pembiayaan ke lembaga formal karena merasa tidak memiliki kapasitas yang cukup.

Selain itu, Revindo mengungkap masih ada beberapa bank yang dalam menyalurkan pembiayaan masih mempertimbangkan keberadaan jaminan dari UMKM. Hal ini membuat semakin minim jumlah UMKM yang bisa mendapat pembiayaan.

“Perlu dipastikan bahwa holding ini punya motivasi untuk meningkatkan outreach, yaitu menyasar mereka yang selama ini belum tersentuh pembiayaan. Kemudian perlu dimonitor betul dampak dari pembiayaan terhadap bisnis UKM. Di sini peran aplikasi UMKM naik kelas menjadi penting, yaitu memantau dan menyediakan data untuk mengetahui faktor-faktor apa yang menentukan pembiayaan akan berdampak pada UKM,” tuturnya.

Revindo juga mengusulkan agar pendampingan untuk UMKM supaya bisa naik kelas tidak semata diukur dari kenaikan omset pelaku usaha terkait. Alasannya, sepanjang 2021 diprediksi kondisi perekonomian belum akan kembali ke titik nomal seperti sebelum pandemi.

“Yang penting pada 2021 pemerintah menjaga agar UMKM seminimal mungkin memutuskan hubungan kerja karyawannya, mempersiapkan mindset pemilik/pengurus, memperkuat sistem manajemen bisnis, dan mempercepat penetrasi internet ke daerah. Untuk diketahui, data Podes (Potensi Desa) 2018 menunjukkan terdapat 21 ribu desa yang belum terkoneksi internet. Ini juga sangat menghambat upaya digitalisasi UMKM,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Agus Eko Nugroho mengatakan rencana pembentukan holding BUMN untuk pembiayaan UMKM merupakan rencana bagus demi mengembangkan bisnis pelaku usaha mikro dan kecil. Dia menyebut selama ini masih banyak pelaku UMKM yang terkendala mengakses layanan perbankan.

“Saya kira ini rencana yang bagus untuk mendukung pengembangan UMKM, yang selama ini menghadapi banyak kendala untuk mengakses perbankan terutama UMK. Tantangannya adalah bagaimana menciptakan skema pembiayaan yang sesuai dengan karakteristik bisnis UMKM, yang umumnya tidak memiliki agunan memadai, kredit skala kecil, dengan pola angsuran fleksibel. Penting juga skema pembiayaan untuk UMKM di sektor pertanian secara umum,” tutur Agus.

Sebagai catatan, wacana pembentukan holding untuk UMKM telah mencuat sejak akhir 2019. Kemudian, pada 2020 wacana ini kembali mencuat. Menteri BUMN Erick Thohir berkali-kali menyebut, dalam waktu dekat akan ada pembentukan holding pemberdayaan UMKM yang melibatkan sejumlah BUMN yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Pada pertengahan Desember 2020, Menteri BUMN Erick Thohir pernah menyebut bahwa langkah pemerintah mengonsolidasikan BRI, PNM, dan Pegadaian salah satunya untuk membuat pendataan terpadu UMKM dan ultra mikro. Pendataan terpadu bisa menjadi jalan masuk untuk meningkatkan kelas pengusaha ultra mikro, mikro, dan kecil di Indonesia.

“Jadi kita kelihatan, yang tadinya tidak bankable, sekarang pinjamannya Rp2 juta sampai Rp10 juta, nanti kalau pinjamannya Rp20 juta sampai Rp 30 juta itu dibantu Pegadaian. Kalau (pinjaman) di atas Rp50 juta BRI masuk,” kata Erick Thohir.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Layanan TelkomGroup Beroperasi Normal Pasca Gempa di Majene dan Mamuju

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus mengupayakan agar layanan telekomunikasi TelkomGroup tetap beroperasi normal pasca terjadinya gempa di wilayah Majene

EKONOMI | 15 Januari 2021

Proses Digitalisasi Pertamina Dinilai Berjalan Baik

Progres integrasi program digitilisasi Pertamina sampai Januari 2021 sudah mencapai 100% SPBU atau sebanyak 5.518 SPBU

EKONOMI | 15 Januari 2021

Diborong Investor Asing, Saham Bank Jago Naik 25%

PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 73,6 miliar. Saham ARTO naik 25% ke Rp 5.675.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Dirut ACP Optimistis Industri Properti Bangkit di 2021

Rizkan meyakini kinerja Adhi Commuter Properti (ACP) semakin terdongkrak di tahun ini.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Rupiah Menguat ke Rp 14.010 Per Dolar

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Jumat(15/1/2021), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.010.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Dihantui Kekhawatiran Covid-19, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Indeks Stoxx600 turun 0,27%, DAX Jerman turun 0,37%, FTSE Inggris turun 0,46%, CAC Prancis turun 0,61%, FTSE MIB Italia turun 0,02%.

EKONOMI | 15 Januari 2021

IHSG Ditutup Melemah 0,85% ke 6.373

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,85% ke kisaran 6.373,4 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (15/1/2021).

EKONOMI | 15 Januari 2021

Bursa Asia Mixed, Xiaomi Anjlok Gara-gara Trump

Indeks Nikkei 225 turun 0,62%, indeks komposit Shanghai naik 0,01%, Hang Seng Hong Kong naik 0,44%, ASX 200 Australia datar, dan Kospi Korsel turun 2,03%.

EKONOMI | 15 Januari 2021

69 BTS XL Terganggu Dampak Gempa Bumi Sulbar

Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih, mengatakan ada 69 BTS yang mengalami gangguan akibat gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat.

EKONOMI | 15 Januari 2021

2020, Transaksi Pembayaran Melalui Wallex Naik Empat Kali Lipat

Popularitas Wallex di kalangan pebisnis Indonesia telah berhasil mendorong pertumbuhan jumlah transaksi perusahaan hingga empat kali lipat sepanjang 2020.

EKONOMI | 15 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS