Logo BeritaSatu

Tujuh Tahun UU Desa, Apa Saja Pencapaiannya?

Jumat, 15 Januari 2021 | 17:39 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagai wujud pengakuan negara terhadap keberadaan desa, pada 15 Januari 2014 atau tujuh tahun yang lalu, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa secara resmi diundangkan dalam lembaran negara.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menyampaikan, materialisasi Undang-undang Desa, yang dioperasionalkan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2015, adalah pendanaan dalam bentuk Dana Desa (DD), yang sepanjang tahun 2015 sampai 2020 telah mampu menggeliatkan APBDes, membangkitkan ekonomi desa, serta meratakan pembangunan desa.

Pada 2014, total APBDes seluruh desa di Indonesia sebesar Rp 20 triliun. Sementara itu, Dana Desa yang pertama kali dikucurkan ke Desa pada tahun 2015 mencapai Rp 21 triliun. Sehingga, pada tahun 2015 APBDes masing-masing desa di Indonesia melonjak dari rata-rata Rp 250 juta menjadi Rp 500 juta.

Menurut Abdul Halim, kondisi tersebut menjadikan Desa menuai banyak berkah, karena laju kucuran Dana Desa menggairahkan Pemda kabupaten/kota dan provinsi untuk meningkatkan bantuan keuangan dan Alokasi Dana Desa (ADD).

“Sebelum 2015, total ADD tercatat di kisaran Rp 1 triliun per tahun, namun kini sudah naik menjadi lebih dari Rp 33 triliun per tahun. Meningkat 33 kali lipat. Tidak mengherankan, pada 7 Tahun UU Desa ini APBDes telah berganda hingga enam kali lipat, menjadi Rp 121 triliun pada tahun 2020,” kata Abdul Halim Iskandar saat menyampaikan pidato 7 Tahun UU Desa, Jumat (15/1/2021).

Sepanjang 2015-2019, Dana Desa ditransfer mulai bulan Maret, dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), kemudian dari RKUD ke Rekening Kas Desa (RKDes). Diselenggarakan tiga tahap pencairan Dana Desa, senilai 20% pada pencairan pertama, 40% pencairan kedua, dan 40% pencairan ketiga.

“Percepatan penyaluran Dana Desa dimulai tahun 2020. Dana Desa sudah disiapkan pada bulan Januari, langsung dari RKUN ke RKDes, dengan proporsi penyaluran 40:40:20. Alhasil, pada 30 Januari 2020 Dana Desa telah cair ke 193 Desa di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bahkan tahun 2021, penyaluran Dana Desa lebih cepat lagi. Hari ini, 15 Januari 2020, Dana Desa sebesar Rp 3.841.892.400 telah tersalurkan ke rekening kas desa di Aceh Selatan,” ujar Abdul Halim.

Realisasi Dana Desa
Dipaparkan Abdul Halim, total Dana Desa yang telah tersalur sepanjang 2015-2020 sebesar Rp 323,32 triliun. Ini sejalan dengan penyerapan Dana Desa yang terus meningkat, dari 82,72% pada 2015, menjadi 97,65% pada 2016, dan pada 2020 menjadi 99,95%. Pada 2021 direncanakan Rp 72 triliun disalurkan ke 74.961 desa.

Sejak awal penyalurannya pada 2015, Dana Desa langsung mendominasi anggaran pendapatan desa. Pada 2015 proporsi Dana Desa sama dengan bantuan keuangan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, yaitu 44%. Dominasi Dana Desa semakin meningkat, hingga mencapai 60% pada tahun 2020.

Terkait pemanfaatan Dana Desa, Abdul Halim menyampaikan pemanfaatan Dana Desa diputuskan warga melalui musyawarah desa (musdes). Keputusan musdes menjadi dasar pembangunan desa. Hasil musdes bisa langsung diimplementasikan untuk pembangunan, tanpa perlu menyampaikannya terlebih dahulu ke Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan, Musrenbang kabupaten/kota, Musrenbang provinsi, hingga Musrenbang nasional.

Sepanjang 2015-2020, Dana Desa telah digunakan untuk membangun prasarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat, berupa; Jalan desa sepanjang 261.877 kilo meter; Jembatan sepanjang 1.494.804 meter; Pasar desa 11.944 unit; Bumdes 39.844 kegiatan; Tambatan perahu 7.007 unit; Embung 5.202 unit; Irigasi 76.453 unit; Sarana olah raga 27.753 unit.

Sepanjang 2015-2020 juga telah dibangun prasarana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, berupa: Penahan tanah 237.415 unit; Prasarana air bersih 1.281.168 unit; Prasarana MCK 422.860 unit; Polindes 11.599 unit; Drainase 42.846.367 meter; PAUD 64.429 kegiatan; Posyandu 40.618 unit; dan 58.269 unit Sumur.

Selain itu, desa juga berinisiatif membentuk Bumdes, menjadi andalan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Sebelum pengundangan Undang-Undang Desa, sampai 2014 telah didirikan 8.189 Bumdes. Pada 2015 sebanyak 6.274 Bumdes, 2016 sebanyak 14.132 Bumdes, tahun 2017 sebanyak 14.744 Bumdes, tahun 2018 sebanyak 5.874 Bumdes, dan pada tahun 2019 didirikan sebanyak 1.878 Bumdes. Bahkan, sepanjang pandemi Covid-19 pada 2020 dapat didirikan 43 Bumdes. Secara keseluruhan, telah ada 51.134 Bumdes.

Untuk membangkitkan dan menggerakkan ekonomi desa, sepanjang 2015-2020 Dana Desa telah dialokasikan sebagai modal Bumdes, jumlahnya mencapai Rp 4,2 triliun. Hasilnya, kami mencatat Rp 1,1 triliun Pendapatan Asli Desa bersumber dari pembagian hasil keuntungan Bumdes.

"Saat ini, baru ada 51.134 desa yang mengalirkan Dana Desa menjadi modal Bumdes. Padahal diyakini bahwa, ketika desa kreatif mengelola Bumdes, maka mata air finansial pembangunan bakal terus mengucur berkelanjutan,” paparnya.

Ditambahkan Abdul Halim, rekognisi kian mantap setelah UU 11/2020 tentang Cipta Kerja melegalkan kedudukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebagai badan hukum (pasal 117). Dengan ketentuan tersebut, Bumdes dapat leluasa menjalankan usaha maupun bermitra bisnis.

Undang-Undang Cipta Kerja bahkan membuka peluang bagi Bumdes untuk mengelola terminal hingga sumber daya air secara lestari. Pengelolaan entitas bisnis yang harus menguntungkan ini, diatur terpisah dari entitas layanan publik yang dijalankan pemerintah desa. Namun, keuntungan Bumdes harus juga berkontribusi terhadap APBDes menjadi Pendapatan Asli Desa.

“Sampai di sini kita bisa yakin, bahwa visi membangun dari pinggiran, daerah dan desa-desa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia ini terus menyala, menjadi obor yang menerangi desa-desa kita,” kata Abdul Halim.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Terhempas, Kurs Rupiah Hampir Menyentuh Angka Rp 15.000

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (1/7/2022), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.950.

EKONOMI | 1 Juli 2022

BPS: Inflasi Tahunan 4,35%, Tertinggi Sejak Juni 2017

Inflasi Juni 2022 sebesar 4,35% (YoY) merupakan yang tertinggi sejak Juni 2017. Dengan demikian, inflasi menembus batas atas target BI sebesar 4,2%.

EKONOMI | 1 Juli 2022

IHSG Menguat Jelang Rilis Data Inflasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,3% ke 6.933,4 pada awal perdagangan hari ini, Jumat (1/7/2022).

EKONOMI | 1 Juli 2022

Mayoritas Bursa Asia Melemah, Pasar Tunggu Data Tiongkok

Bursa Asia-Pasifik dibuka melemah pada hari pertama kuartal baru, Jumat (1/7/2022). Investor menunggu hasil survei swasta tentang aktivitas pabrik Tiongkok.

EKONOMI | 1 Juli 2022

Pascarapat Produksi OPEC+, Harga Minyak Mentah Dunia Melemah

Harga minyak mentah dunia turun karena OPEC+ mengonfirmasi peningkatan produksi Agustus akan tetap sesuai komitmen yang diumumkan sebelumnya.

EKONOMI | 1 Juli 2022

Wall Street KO, Ini Semester Pertama Terburuk S&P Sejak 1970

Wall Street kembali melemah pada hari Kamis (30/6/2022). S&P 500 menutup paruh pertama terburuknya dalam lebih dari 50 tahun.

EKONOMI | 1 Juli 2022

PT Mutuagung Permudah Uji Kualitas Lingkungan di Pontianak

PT Mutuagung akan memperluas laboratorium lingkungan di beberapa daerah lainnya seperti Batam, Makassar, Banjarbaru, dan Aceh.

EKONOMI | 1 Juli 2022

Jerry Sambuaga Meminta Pebisnis Kripto Terus Berinovasi

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Jerry Sambuaga, meminta para pelaku perdagangan kripto untuk terus berinovasi.

EKONOMI | 30 Juni 2022

Transformasi Harvest City Dilirik Brand Internasional

Transformasi dan rebranding perumahan Harvest City di kawasan Transyogi, Kabupaten Bogor, menarik perhatian investor baik brand nasional maupun internasional.

EKONOMI | 30 Juni 2022

New York-Indonesia Investment Forum 2022 Siap Digelar

New York-Indonesia Investment Forum By Sector Series melalui cara virtual akan digelar tiga kali pada Juli sampai Agustus. 

EKONOMI | 30 Juni 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Muhidin Said


# Roy Suryo


# Partai Buruh


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Strategi BKKBN Cegah Bayi Alami Stunting

Ini Strategi BKKBN Cegah Bayi Alami Stunting

LIFESTYLE | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings