Jokowi Minta Pengawasan OJK Jangan Mandul dan Masuk Angin
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (0.43)   |   COMPOSITE 6290.8 (-6.3)   |   DBX 1362.34 (2.48)   |   I-GRADE 180.342 (-0.04)   |   IDX30 506.102 (-1.26)   |   IDX80 136.192 (-0.65)   |   IDXBUMN20 397.025 (-2.13)   |   IDXESGL 139.555 (-0.14)   |   IDXG30 142.425 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-1.22)   |   IDXQ30 145.469 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-1.3)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-3.7)   |   IDXV30 134.488 (-0.98)   |   INFOBANK15 1048.13 (8.42)   |   Investor33 435.467 (0.22)   |   ISSI 181.572 (-1.16)   |   JII 618.362 (-5.38)   |   JII70 218.204 (-2)   |   KOMPAS100 1215.76 (-2.71)   |   LQ45 948.468 (-2.52)   |   MBX 1702.13 (-2.94)   |   MNC36 323.237 (0.33)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.36)   |   SMInfra18 308.555 (-4.36)   |   SRI-KEHATI 369.754 (0.91)   |  

Jokowi Minta Pengawasan OJK Jangan Mandul dan Masuk Angin

Jumat, 15 Januari 2021 | 22:37 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pelaku industri jasa keuangan harus menjaga kepercayaan pasar dan masyarakat dengan sebaik-baiknya.

"Tidak boleh ada lagi praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Transaksi keuangan yang menjurus ke arah fraud harus ditindak tegas,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Tahun 2021 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021).

Presiden menegaskan pengawasan OJK juga tidak boleh mandul dan tidak boleh masuk angin. OJK harus mengeluarkan taringnya, karena menjaga kredibilitas dan integritas ini sangat penting.

"Kita harus membangun sebuah sistem internal yang baik. Membangun sebuah sistem yang berstandar internasional sehingga meningkatkan kepercayaan dunia internasional pada industri jasa keuangan kita,” ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta, mengajak industri keuangan untuk terus meningkatkan pengembangan UMKM dengan meningkatkan akses UMKM untuk memperoleh pembiayaan. Ia tidak ingin OJK bersama industri keuangan hanya hanya melayani yang perusahaan besar-besar saja.

"Jangan hanya melayani yang besar-besar saja, yang itu-itu saja. Pelaku kecil yang memiliki potensi, yang skalanya sangat besar juga harus diberikan prioritas. Akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor informal, UMKM, juga harus lebih mudah dan cepat,” tegas Jokowi.

Karena itu, Jokowi sudah memerintahkan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk menyiapkan sebuah regulasi atau peraturan yang jauh kedepan. Dengan meninggalkan cara-cara lama dan peraturan yang sudah usang serta ketinggalan zaman, terutama dalam dunia keuangan global.

“Yang ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi kita. Dan kita berharap juga generasi muda, UMKM yang belum bankable juga bisa dapat mengembangkan skala usahanya. KUR, bank wakaf mikro juga bisa dimanfaatkan oleh segmen masyarakat yang lebih luas dan lebih produktif. Dan kita harus membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yang dinikmati bersama oleh seluruh rakyat Indonesia yang membawa Indonesia maju, dan sekaligus berkeadilan,” terang Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

ICSB Dorong UMKM Indonesia Rambah Pasar Global

Pandemi Covid-19 menjadi momentum yang penting bagi UMKM untuk menawarkan subsitusi produk-produk impor.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Jokowi: Kerja Sama OJK dan K/L Harus Dipertahankan

Jokowi mengharapkan anggaran Rp 372,3 triliun untuk PCPEN segera disalurkan ke masyarakat.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Pacu Penjualan di 2021, ACP Siapkan Sejumlah Proyek Baru

Adhi Commuter Properti (ACP) menargetkan realisasi penjualan lebih dari Rp 1,3 triliun di tahun 2021.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Jokowi Apresiasi Kerja Sama Sinergis Pemerintah, OJK, BI, dan LPS

Presiden berharap tahun ini, kerja sama itu bisa dilanjutkan untuk mendongkrak daya beli masyarakat.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Megastimulus Biden Dapat Memicu Capital Outflow dari Asia dan Negara Berkembang

Besar kemungkinan aliran modal ke Asia selama ini berbalik kembali AS sebagai dampak dari pemulihan ekonomi AS yang ditopang stimulus Biden.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Indeks-indeks Acuan Wall Street Melemah di Praperdagangan

Dow Jones Industrial Average futures turun 0,47%, S&P 500 futures turun 0,4%. Nasdaq turun 0,2%.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Pembebasan Biaya Penempatan PMI Diperpanjang 6 Bulan

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani menyatakan implementasi pembebasan biaya penempatan bagi PMI diperpanjang masa transisinya selama 6 bulan ke depan.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Jokowi: Pengawasan OJK Jangan Masuk Angin

“Pengawasan OJK juga tidak boleh mandul, tidak boleh masuk angin, harus mengeluarkan taringnya dan menjaga kredibilitas dan integritas ini sangat penting".

EKONOMI | 15 Januari 2021

Ganjar dan Nurdin Abdullah Raih Penghargaan Inklusi Keuangan dari OJK

Penghargaan Penggerak Program Inklusi Keuangan Provinsi diberikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

EKONOMI | 15 Januari 2021

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Tahunan OJK

residen Joko Widodo (Jokowi) secara virtual menghadiri pertemuan tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari Istana Kepresidenan Bogor.

EKONOMI | 15 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS