Logo BeritaSatu

Erick Thohir: BUMN Harus Punya Empati terhadap Kesulitan Masyarakat

Sabtu, 16 Januari 2021 | 11:47 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta seluruh BUMN agar memiliki empati terhadap apa yang sedang dialami masyarakat, antara lain tantangan dan kesulitan di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Saya ingin menantang untuk seluruh BUMN harus punya empati ini,” kata Erick Thohir pada acara Berteman PNM atau Bersama Erick Thohir Temu AO (account officer) Nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) secara daring, Sabtu (16/1/2020).

Empati yang dimaksud Erick adalah kepedulian kepada persoalan yang dihadapi masyarakat.

Sebelumnya, Erick menyapa para AO nasabah Permodalan Nasional Madani. Ia mengapresiasi dan mengaku bangga kepada perjuangan para AO sebagai generasi muda yang langsung turun di garis terdepan, membantu terutama ibu-ibu yang saat pandemi Covid-19 ini dalam kesulitan.

“Saya terharu ada dua generasi milenial di Indonesia. Ada milenial perkotaan dan ada milenial yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Keduanya memiliki pola pikir berbeda tapi ada kesamaannya yakni peduli pada perubahan yang terjadi, peduli pada masyarakatnya,” kata Erick.

Para AO yang peduli pada perosoalan masyarakat ini, kata Erick, menjadi contoh yang luar biasa bagi para pemimpin BUMN.

Erick pun meminta para pemimpin perusahaan pelat merah agar tak hanya mampu memberikan pengarahan pada para bawahannya, namun juga turun ke bawah untuk melihat langsung realitas di lapangan.

Erick mengkritisi masih adanya pejabat BUMN yang selama ini hanya bekerja di belakang meja semata.

“Banyak pimpinan BUMN yang hanya duduk di meja. Ini yang saya challenge, dan itu yang dicontohkan oleh Presiden Jokowi, bahwa kita sebagai pemimpin tak hanya mengarahkan saja, tapi juga mengetahui real story atau kejadian di bawah,” ujar Erick.

Pada kesempatan tersebut Menteri BUMN mendengar langsung kisah para AO nasabah PNM yang selalu turun ke lapangan bertemu para nasabah dan calon nasabah.

Erick juga menceritakan visi misi perubahan yang ia usung di kementerian BUMN. Salah satunya adalah keinginan agar komposisi direksi di perusahaan pelat merah minimal 15% bisa harus berasal dari kalangan perempuan.

Ia juga menginginkan agar setidaknya minimal 5% dari direksi berasal dari kalangan usia di bawah 40 tahun. “Kemarin saya sudah bicara terbuka, saya ingin komposisi direksi BUMN itu ada 15% perwakilan dari perempuan. Saya juga mau usia direksi di bawah 40 tahun, paling tidak 5%,” kata Erick.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Blended Finance Tingkatkan Akses Pembiayaan infrastruktur

Pendanaan campuran (blended finance) efektif meningkatkan akses pembiayaan infrastruktur karena memobilisasi pendanaan sektor swasta dan pemerintah.

EKONOMI | 29 September 2022

Infrastruktur Era Jokowi Solusi Tingkatkan Daya Saing

Kebijakan pembangunan infrastruktur era Presiden Jokowi merupakan solusi meningkatkan daya saing ekonomi.

EKONOMI | 29 September 2022

OJK Perluas Akses Keuangan di Daerah Melalui TPAKD

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperluas akses keuangan masyarakat di daerah, melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

EKONOMI | 29 September 2022

Ini Asumsi Makro APBN 2023 yang Disepakati Pemerintah dan DPR

Defisit APBN 2023 disepakati sebesar Rp 598,2 triliun atau 2,84% dari total PDB 2023 yang mencapai Rp 21.037 triliun.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Beberkan Bukti APBN Sudah Dikelola Efektif

Sri Mulyani menegaskan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menjaga defisit APBN relatif rendah dan menurun secara cepat.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Sebut Risiko Resesi Makin Rumit, Seperti Apa?

Menurut Sri Mulyani, inflasi yang sangat tinggi telah mendorong respons kebijakan moneter terutama di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya.

EKONOMI | 29 September 2022

Tangani Sampah Makanan, NFA Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menyerukan kolaborasi lintas sektoral untuk penanganan sampah makanan atau food waste di Indonesia.

EKONOMI | 29 September 2022

OJK Minta Multifinance Lebih Hati-hati Menyongsong 2023

Hampir semua indikator perekonomian global dan domestik berpotensi menurun, sehingga berdampak pada stabilitas dan pertumbuhan industri multifinance.

EKONOMI | 29 September 2022

Jasa Agen Asuransi Sumbang PPN Rp 36 Miliar Per Agustus 2022

Founder Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) Wong Sandy Surya menjelaskan, sejak 2009 komisi agen asuransi dikenakan PPh 50%.

EKONOMI | 29 September 2022

Miris, Sampah Makanan Indonesia Capai 48 Juta Ton Per Tahun

Timbunan sampah makanan atau food loss and waste di Indonesia mencapai 48 juta ton per tahun, yang berasal dari lima tahap rantai pasok pangan.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
<em>Blended Finance</em> Tingkatkan Akses Pembiayaan infrastruktur

Blended Finance Tingkatkan Akses Pembiayaan infrastruktur

EKONOMI | 1 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings