Presdir OVO Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Fintech dari OJK
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Presdir OVO Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Fintech dari OJK

Sabtu, 16 Januari 2021 | 17:16 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan penghargaan kepada Presiden Direktur OVO dan Co-founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra sebagai Tokoh Penggerak Fintech dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional.

Penghargaan tersebut diberikan secara virtual oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2021 OJK pada Jumat (15/1) dan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Karaniya mengatakan, penghargaan ini adalah sebuah kesaksian penting bahwa di tengah masa-masa sulit pandemi Covid-19, fintech terbukti bukan hanya dapat berperan sebagai entitas bisnis tapi juga mampu bergerak sebagai economic development agent.

"Mewakili teman-teman pelaku fintech, saya mengapresiasi dorongan yang pro-inovasi dari pemerintahan Presiden Jokowi dan OJK selama ini. Niscaya di atas dukungan itu, fintech akan terus mendemokratisasikan dunia keuangan kita, semakin berkontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional, serta kian membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Karaniya dalam siaran pers, Sabtu (16/1).

Sejak awal pandemi, kata Karaniya, OVO ikut bergotong royong bersama manajemen pelaksana kartu Prakerja dan platform fintech digital lain membangun platform Prakerja. Memanfaatkan teknologi digital, berlangsung mekanisme penyaluran dana insentif Prakerja secara lebih tepat sasaran dan efisien, disertai berbagai upaya sosialisasi yang berskala besar, sehingga insentif Prakerja dapat disalurkan OVO kepada lebih dari 1,5 juta penerima manfaat di tahun 2020.

OVO, tambah Karaniya, juga mendukung Ditjen Kebudayaan Kemdikbud dalam menyediakan solusi donasi dan pembayaran pertunjukan daring untuk membantu para seniman yang terdampak pandemi. Salah satunya adalah konser virtual Jakarta City Philharmonic. Selain itu, OVO juga menginisiasi program crowdfunding 'Patungan Untuk Berbagi' bersama Tokopedia dan Grab, untuk menggalang donasi dan menyalurkan sembako kepada warga masyarakat rentan di tengah pandemi Covid-19.

Peraih Bung Hatta Anti Corruption Award yang juga merupakan pendiri dan CEO Bareksa yang merupakan pionir platform e-investasi terintegrasi di Indonesia yang telah mengantongi izin Agen Penjual Efek Reksa Dana dari OJK sejak tahun 2016.

Sejak dimulainya inovasi yang dilakukan Bareksa dan dukungan OJK terhadap pengembangan inovasi digital, jumlah investor reksadana di Indonesia melesat 1.000 persen dari hanya sekitar 250.000 investor di awal tahun 2015 menjadi 2,9 juta investor di akhir November 2020 berdasarkan data KSEI.

Karaniya juga turut mendirikan Indonesia Fintech Society (IFSoc) yang merupakan forum dialog regulasi fintech yang ditujukan untuk menjembatani regulator, pelaku industri, ekonom, media, dan pemangku kepentingan lainnya.

Pendiri IFSoc lainnya adalah mantan Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara, mantan Menkominfo Rudiantara, dan tiga ekonom senior yakni Y Prasetyantoko, Hendri Saparini, Yose Rizal Damuri, serta dua wartawan senior yakni Maryoto dan Wahyu Dyatmika.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AKR Land Borong 5 Penghargaan IPA 2020

Penghargaan ini merupakan bukti keandalan AKR Land dalam membaca kondisi pasar di tengah kondisi pandemi.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Optimalkan Singkong untuk Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

Bisa membuat harga singkong menjadi lebih stabil

NASIONAL | 16 Januari 2021

Erick Thohir: BUMN Harus Punya Empati terhadap Kesulitan Masyarakat

Pemimpin BUMN agar juga turun ke bawah melihat langsung realitas di lapangan.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Lockdown di Tiongkok Tekan Permintaan Minyak, Harga Tergerus

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret anjlok US$ 1,32 atau 2,3% menjadi US$ 55,10 per barel.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Depo Bangunan Optimistis Sektor Properti Bergeliat

Kebutuhan bahan bangunan berjalan seiring dengan masifnya proses pembangunan properti dan infrastruktur.

EKONOMI | 16 Januari 2021

5.500 GrabCar Premium Dilengkapi Teknologi Nanoe X Milik Panasonic

Grab bekerja sama dengan Panasonic Corporation untuk menghadirkan teknologi nanoeX di 5.500 GrabCar premium di empat negara.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Garuda Luncurkan Desain Livery Khusus Dukung Vaksinasi Covid-19

Maskapai nasional Garuda Indonesia, pada Jumat (15/1/2021), meluncurkan livery khusus dalam rangka mendukung program vaksinasi Covid-19 nasional.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Serahkan 3 Nama Kandidat, Jokowi Harap Pekan Depan DPR Sudah Tetapkan Dewas SWF

Pembentukan LPI dimaksudkan untuk meningkatkan dan mengoptimalisasi nilai aset secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Harga Emas Turun karena Penguatan Dolar

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, jatuh US$ 21,5 atau 1,16% menjadi US$ 1.829,90 per ounce.

EKONOMI | 16 Januari 2021

Awali 2021, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 883 Miliar

Total emisi obligasi dan sukuk di BEI berjumlah 467 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp 425,93 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 129 emiten.

EKONOMI | 16 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS