Tak Sekadar Bantuan Tunai, UMKM Juga Butuh Pendampingan
Logo BeritaSatu

Tak Sekadar Bantuan Tunai, UMKM Juga Butuh Pendampingan

Senin, 18 Januari 2021 | 12:33 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Untuk mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di masa pemulihan ekonomi, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira menilai perlunya ada pendampingan kepada UMKM agar melek pasar digital.

Meskipun saat ini sudah diberikan bantuan tunai atau bantuan produktif untuk pelaku usaha mikro, Bhima menilai hal itu belumlah cukup untuk menjawab tantangan perubahan perilaku konsumen di masa pandemi Covid-19.

“Kami mendukung penuh adanya bantuan tunai kepada usaha mikro, tetapi itu tidak cukup. Karena yang sekarang bisa menolong, mungkin sampai akhir 2021 adalah bagaimana UMKM bisa didampingi, teknisnya untuk bisa bersaing atau berkompetisi untuk berjualan di sosial media atau platform digital,” kata Bhima Yudhistira dalam webinar “Kebangkitan UMKM untuk Mendorong Perekonomian Nasional”, Senin (18/1/2021).

Webinar ini merupakan kerja sama antara Majalah Investor dengan Kementerian BUMN RI, Kementerian Koperasi dan UKM RI, dan didukung oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT PLN (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Askrindo (Persero), PT Jamkrindo (Persero), PT PP (Persero) Tbk, dan PT. Waskita Karya (Persero) Tbk.

Bhima menambahkan, bila dalam proses pendampingan tersebut kapasitas Kementerian Koperasi dan UKM terbatas, sinergi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sangatlah diperlukan. Perbankan tidak sekedar menyalurkan pinjaman atau Kredit Usaha Rakyat (KUR), tetapi juga menggerakkan sumber daya manusia (SDM) yang ada untuk pendampingan UMKM.

“BUMN juga perlu lebih berperan sebagai agregator, menyerap produk UMKM untuk dipasarkan di pasar global. Selain itu, pemberian KUR juga perlu dipertajam pada UMKM yang inovatif dan produktif,” paparnya.

Bhima juga menilai perlunya ada perbaikan akses internet, khususnya di daerah tertinggal. Sebab banyak pelaku UMKM di daerah tersebut yang juga ingin masuk ke dalam platform digital, namun masih terbatas pada akses internet. Subsidi internet juga penting. Bhima memberi contoh pemerintah Malaysia yang memberikan subsidi internet minimum 1GB per hari per unit UMKM.

“Selain akses dan subsidi internet, UMKM yang tergabung ke marketplace juga perlu mendapatkan subsidi ongkos kirim. Jadi ini bentuk insentif yang sifatnya spesifik,” ujar Bhima.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Minim, Akses UMKM ke Pasar Global

Kontribusi UMKM terhadap ekspor baru 14,7%, padahal sektor ini memberikan kontribusi sebesar 64% ke PDB.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Pembentukan Holding BUMN Mikro Bangkitkan Sektor UMKM

Integrasi BUMN pada holding ini diharap menciptakan efisiensi biaya dana dan memperluas jaringan.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Dirut BRI Sebut Penyaluran Kredit Tembus Rp 1.000 T Bisa Dicapai

BRI yang fokus pada segmen UMKM mendapat kuota KUR Rp 152 triliun pada 2021.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Rupiah Terdepresiasi ke Kisaran Rp 14.070 Per Dolar

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Senin (18/1/2021), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.070.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Sesi I, IHSG Berbalik Menguat 0,5% ke 6.407,7

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,54% ke kisaran 6.407,7 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (18/1/2021).

EKONOMI | 18 Januari 2021

Jokowi Minta Pengusaha Besar Gandeng UMKM

Jokowi menegaskan usaha besar tidak boleh hanya mementingkan perusahaannya sendiri. Para pelaku usaha besar harus melihat lingkungan sekitarnya.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Kebangkitan UMKM Kunci Pemulihan Ekonomi

Kebangkitan UMKM dan juga koperasi merupakan kunci pemulihan ekonomi, terutama kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja.

EKONOMI | 18 Januari 2021

Grab Financial Group Kantongi Pendanaan Seri A Lebih Dari US$300 Juta

Grab Financial Group (GFG) telah berhasil meraih pendaan seri A yang dipimpin oleh perusahaan manajemen aset asal Korea Selatan, Hanhwa Asset Management.

EKONOMI | 14 Januari 2021

Telkom Ajak Netflix untuk Berikan Layanan Terbaik kepada Masyarakat Indonesia

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berupaya maksimal mendukung produktivitas

EKONOMI | 18 Januari 2021

UMKM Harus Naik Kelas Setelah Kerja Sama dengan Perusahaan Besar

Kemitraan strategis antara perusahaan besar dengan UMKM akan terus dikembangkan dengan prinsip saling menguntungkan dan meningkatkan daya saing.

EKONOMI | 18 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS