2021, LPEI Optimistis Kinerja Membaik
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

2021, LPEI Optimistis Kinerja Membaik

Selasa, 19 Januari 2021 | 11:42 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mendorong semua pihak, terutama kalangan pengusaha, untuk optimistis dalam melihat perkembangan ekonomi nasional. Hal ini dikarenakan sejumlah langkah perbaikan ekonomi yang dilakukan pemerintah, melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Selama 2020, beberapa komoditas menunjukan pemulihan lebih cepat sehingga memiliki kinerja ekspor baik antara lain minyak kelapa sawit, furniture, nikel, besi, baja, emas, dan sektor perikanan.

Corporate Secretary LPEI Agus Windiarto menyampaikan, pada tahun ini, beberapa komoditas juga diyakini akan pulih, antara lain produk-produk manufaktur seperti produk tekstil, karet dan turunannya, kertas, dan otomotif. "LPEI di tahun ini akan fokus penyaluran pembiayaan dan dukungan terhadap sektor-sektor yang akan mengalami perbaikan serta memiliki dampak pemulihan ekonomi nasional," ucapnya dalam siaran pers, Selasa (19/1/2021).

Temuan LPEI juga sejalan dengan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yakni hingga akhir November atau kuartal III-2020, meski masih kontraksi, namun ekonomi Indonesia mulai pulih. Hal ini terlihat dari perbaikan berbagai indikator di antaranya, sebagian besar lapangan usaha mulai tumbuh.

Sejalan indikator positif itu, LPEI akan terus memberikan pendampingan kepada pengusaha dan pelaku UKM, sehingga semakin banyak melahirkan eksportir baru. Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan dalam hal peningkatan ekspor, LPEI telah melahirkan 60 eksportir baru dan 2.200 UKM binaan yang siap untuk melakukan ekspor.

Agus menyampaikan, per Desember 2020 (unaudited) LPEI telah menyalurkan pembiayaan ekspor Rp 90,4 triliun dan telah menyalurkan penjaminan Rp 9,9 triliun serta asuransi Rp 8,1 triliun.

Sebagai catatan, berdasarkan pengukuran development impact yang dilakukan LPEI bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor, secara agregat ekonomi atas fasilitas pembiayaan LPEI, debitur LPEI, dan supply chain berkontribusi terhadap nilai ekspor barang 2020 sebesar 13,3%.

Selain aspek finansial, LPEI juga telah mengukur dampak ekonomi dan sosial atas pembiayaan tersebut, di antaranya peningkatan Product Domestic Bruto (PDB) 2,45 kali dari pembiayaan serta penyerapan tenaga kerja atas aktivitas debitur LPEI termasuk supply chain debitur LPEI dari hulu hingga ke hilir secara total sebesar 49 orang per Rp 1 miliar.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jeda Siang, IHSG Turun 37 Poin Menuju 6.352

Sebanyak 139 saham naik, 343 saham melemah dan 135 saham stagnan.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Ahli dari AS dan Singapura Turut Investigasi Kecelakaan Sriwijaya Air

Dua investigator dari Transport Safety Investigation Berau (TSIB) Singapura turut investigasi kecelakaan Sriwijaya Air.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Modernland Realty Bangun Apartemen Baru di Kota Modern

Fairway Place Golf Residence dikembangkan di atas lahan seluas 3,4 hektare di kawasan Kota Modern, Kota Tangerang.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Emas Antam Naik Rp 8.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 446,320 juta.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Awal Sesi, Rupiah Stagnan Saat Mata Uang Asia Menguat

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.069-Rp 14.074 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Awali Perdagangan IHSG di Zona Merah

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan turun 79,8 poin (1,21%) menjadi 6.311.

EKONOMI | 19 Januari 2021


Bagaimana Tren IHSG Hari Ini, Berikut Rekomendasi Sahamnya

IHSG pada perdagagan hari ini akan berada di kisaran 6.336 sampai 6.430.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Kenaikan Harga Minyak Terhenti karena Kasus Covid-19 Melonjak

Minyak AS WTI turun 21 sen, atau 0,4%, menjadi US$ 52,15 per barel.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Harga Emas Ambles ke Level Terendah 1,5 Bulan karena Penguatan Dolar

Emas berjangka AS turun 0,7% menjadi US$ 1,816,80.

EKONOMI | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS