Menparekraf: Kopi Jawa Barat Miliki Potensi Ekspor
Logo BeritaSatu

Menparekraf: Kopi Jawa Barat Miliki Potensi Ekspor

Selasa, 19 Januari 2021 | 19:52 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menerima kunjungan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Selasa (19/1/2021) pagi untuk membahas membahas strategi dan rencana ke depan termasuk inovasi, kolaborasi dan adaptasi dalam upaya meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Jawa Barat.

Saat menyambut Ridwan Kamil di kantor Kemparekraf, Sandiaga Uno menyuguhkan secangkir kopi yang membuat pertemuan keduanya menjadi lebih hangat.

"Ini ada yang spesial untuk Pak Gubernur, kopi khas Indonesia. Silakan dipilih," ujar Sandiaga Uno sambil mengajak Ridwan Kamil ke meja tempat kopi diracik seorang barista.

Suguhan itu tak ayal membuat Ridwan Kamil jadi semakin bersemangat. Ia pun meminta diracik kopi Malabar dan Cikuray dengan perbandingan 70:30. Aroma kopi yang khas membuat pertemuan keduanya kian hangat.

"Ini yang paling seru pastinya, terima kasih Pak Menteri," jawab Ridwan Kamil.

Jawa Barat merupakan salah satu provinsi penghasil kopi terbesar. Data BPS tahun 2019 menyebutkan, jumlah produksi kopi di Jawa Barat mencapai lebih dari 21.000 ton per tahun, yang sebagian besar produksi kopinya dihasilkan dari perkebunan rakyat.

Ekspor komoditas kopi Provinsi Jawa Barat hingga semester I 2020 sendiri mencapai 160 ton. Variannya pun beragam, bahkan sudah dikenal dunia. Sebut saja seperti Kopi Ciwidey, Kopi Palasari, Kopi Samarang, Kopi Gunung Puntang, Kopi Cikuray, Kopi Gunung Halu, Kopi Malabar serta Kopi Papandayan.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memaparkan potensi dan rencana pengembangan pariwisata Jawa Barat ke depan. Dimana Jawa Barat dengan kekuatan daya tarik wisata berbasis budaya, alam dan buatan serta ekonomi kreatif, akan dikembangkan menjadi kekuatan regional yang dapat menarik kunjungan wisatawan nusantara. Sebanyak 62 juta wisatawan nusantara tercatat setiap tahunnya mengunjungi Jawa Barat dengan potensi sebesar Rp 62 triliun.

"Pariwisata dan ekonomi kreatif adalah ekonomi yang paling kuat khususnya untuk Indonesia dan generasi milenial. Mudah-mudahan dengan dukungan Pak Menteri, khususnya Jawa Barat bisa selalu terdepan," kata Ridwan Kamil.

Di Sukabumi Selatan 70% masyarakatnya banyak yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) ke luar negeri. Namun dengan pariwisata, sebagian besar beralih dan hanya menyisakan 30%. "Itulah hebatnya pariwisata yang dapat mengangkat derajat masyarakat multidimensi," kata Ridwan Kamil.

Menanggapi hal ini, Menparekraf Sandiaga Uno berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Barat. 62 juta kunjungan wisatawan nusantara setiap tahunnya tentu menjadi potensi besar, terutama di era pascaCovid-19 dimana wisatawan nusantara diyakini sebagai daya ungkit utama dalam kebangkitkan sektor parekraf.

"Ke depan kita ingin ada kolaborasi, terutama terkait dukungan-dukungan yang dapat langsung kita tindak lanjuti. Desa wisata, program CHSE akan kita tingkatkan. Serta tidak ketinggalan adalah pembangunan creative center serta dukungan penyelenggaraan event," kata Sandiaga Uno.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

OJK Akan Banding Putusan PTUN Gugatan Bosowa

OJK diminta menunda pelaksanaan tentang hasil penilaian kembali Bosowa selaku pemegang saham pengendali PT Bank Bukopin Tbk sampai ada putusan pengadilan tetap.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Sun Paper Source Catat Ekspor Tisu Tumbuh 6%

Sun Paper mencanangkan target sebagai salah satu produsen tisu terbesar di Asia Tenggara.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Bukopin Lanjutkan Transformasi Baru di 2021

Hal ini untuk menjaga dukungan pemegang saham, kepercayaan nasabah, serta memberikan confident level yang tinggi dalam meyakinkan masyarakat.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Ekonomi Syariah Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Ekonomi syariah telah menjadi sumber pertumbuhan baru yang bisa membantu dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Walau Pandemi, Peserta BPJamsostek Tetap Peroleh Imbal Hasil di Atas Deposito

Selama Pandemi Covid-19, Kinerja BPJamsostek tetap bagus.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Menghidupkan UMKM Sebagai 'Engine' Pertumbuhan Ekonomi

UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga perlu didorong agar bangkit kembali pasca terpuruk akibat pandemi.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Bank Mandiri-Grab Kerja Sama Permudah Akses Keuangan

Bank Mandiri akan mengembangkan sejumlah produk dan layanan keuangan pada platform Grab, di antaranya adalah pengembangan sistem dan teknologi pembayaran.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Kemkop dan UKM Dukung Peningkatan Daya Saing UMKM melalui Kemitraan dengan Usaha Besar

Kemkop dan UKM dukung peningkatan daya saing UMKM melalui kemitraan dengan usaha-usaha besar di Tanah Air.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Joe Biden Dilantik, Ini Dampaknya untuk Ekonomi Indonesia

Pelaku usaha menilai era Joe Biden akan lebih menjanjikan untuk pertumbuhan dan peningkatan relasi ekonomi Indonesia - AS dibandingkan era Donald Trump.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Menkop dan UKM Tingkatkan Kerja Sama di 5 Destinasi Super Prioritas

Kemkop dan UKM bersama Kemperekraf berkomitmen untuk konsisten mengembangkan potensi di lima Destinasi Super Prioritas.

EKONOMI | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS