Harga Emas Melonjak Saat Dolar Tertekan Stimulus Fiskal
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.05)   |   COMPOSITE 6359.21 (17.55)   |   DBX 1342.2 (24.26)   |   I-GRADE 184.288 (0.11)   |   IDX30 516.126 (0.48)   |   IDX80 138.807 (-0.08)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.1)   |   IDXG30 145.076 (0.68)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.52)   |   IDXQ30 147.857 (0.41)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.63)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.35)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.67)   |   Investor33 444.599 (0.34)   |   ISSI 184.85 (-0.65)   |   JII 633.797 (-1.86)   |   JII70 223.435 (-0.82)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.22)   |   LQ45 967.658 (0.56)   |   MBX 1728.33 (0.25)   |   MNC36 329.04 (0.52)   |   PEFINDO25 326.697 (1.93)   |   SMInfra18 315.108 (-1.3)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.23)   |  

Harga Emas Melonjak Saat Dolar Tertekan Stimulus Fiskal

Rabu, 20 Januari 2021 | 07:01 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas kembali menguat pada akhir perdagangan Selasa (19/11/2021), memperpanjang kenaikan hari kedua berturut-turut, karena pelemahan dolar AS akibat prospek stimulus. Prospek lebih banyak stimulus dari pemerintahan baru Joe Biden mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi. Namun di sisi lain menurunkan nilai tukar mata uang.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, melonjak US$ 10,3 atau 0,56% menjadi US$ 1.840,20 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (18/1/2021), emas berjangka naik US$ 6,90 atau 0,38% menjadi US$ 1.836,80.

Janet Yellen, calon Menteri Keuangan kabinet Presiden AS terpilih AS Joe Biden, kepada anggota Senat pada sidang pengesahannya, Selasa (19/1/2021) mengatakan, nilai dolar AS harus ditentukan pasar. Yellen juga menegaskan kembali komitmennya untuk melakukan tindakan guna membantu ekonomi dan menggarisbawahi kedalaman krisis.

Emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang akibat stimulus yang meluas.

Indeks dolar tergelincir dari level tertinggi empat minggu di sesi terakhir, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. "Selama kami mendapatkan momentum (pasar saham), itu membuat harga emas diperdagangkan relatif dalam kisaran tertentu," kata Pendiri Circle Squared Alternative Investments, Jeffrey Sica.

"Kemungkinan lebih banyak stimulus sangat positif untuk emas," ujarnya.

Investor menunggu pelantikan Biden pada Rabu waktu setempat, di tengah pengetatan langkah-langkah keamanan setelah kerusuhan 6 Januari di Capitol AS.

Logam mulia lainnya, p​​​erak pengiriman Maret naik 45,4 sen atau 1,83% menjadi US$ 25,32 per ounce. Platinum pengiriman April naik US$ 2,1 atau 0,19 % menjadi US$ 1.092 per ounce.



Sumber: CNBC

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dow Naik Ditopang Vaksinasi Berjalan Cepat dan Pidato Yellen

Dow Jones Industrial Average naik 116,26 poin, atau 0,4%, menjadi 30.930,52.

EKONOMI | 20 Januari 2021

Bursa Eropa Melemah karena Investor Pantau Pemulihan AS

Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi turun sekitar 0,2%.

EKONOMI | 20 Januari 2021

Jasa Marga Mulai Bangun Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Agustus 2021

Jalan Tol Yogyakarta - Bawen mulai dibangun Agustus 2021.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Hari Terakhir Pemerintahan Trump, Indeks Berjangka Wall Street Menguat

Dow Jones Industrial Average futures naik 0,66%, S&P 500 futures naik 0,67%, dan Nasdaq futures naik 0,79%.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Bank Mandiri Gandeng Sentosa Park

Calon konsumen Sentosa Park dapat menikmati fasilitas KPR dari Bank Mandiri dengan suku bunga mulai dari 5,99 persen per tahun fixed selama 3 tahun.

EKONOMI | 19 Januari 2021

KRL Yogyakarta-Solo Akan Saingi KRL Jabodetabek

Pada tahun 2021 potensi penumpang di koridor Yogyakarta-Solo diprediksi mencapai 6 juta.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Menparekraf: Kopi Jawa Barat Miliki Potensi Ekspor

Data BPS tahun 2019 menyebutkan, jumlah produksi kopi di Jawa Barat mencapai lebih dari 21.000 ton per tahun.

EKONOMI | 19 Januari 2021

OJK Akan Banding Putusan PTUN Gugatan Bosowa

OJK diminta menunda pelaksanaan tentang hasil penilaian kembali Bosowa selaku pemegang saham pengendali PT Bank Bukopin Tbk sampai ada putusan pengadilan tetap.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Sun Paper Source Catat Ekspor Tisu Tumbuh 6%

Sun Paper mencanangkan target sebagai salah satu produsen tisu terbesar di Asia Tenggara.

EKONOMI | 19 Januari 2021

Bukopin Lanjutkan Transformasi Baru di 2021

Hal ini untuk menjaga dukungan pemegang saham, kepercayaan nasabah, serta memberikan confident level yang tinggi dalam meyakinkan masyarakat.

EKONOMI | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS