Jokowi Sebut Tiga Sektor Ini Tahan dan Terus Berkembang di Masa Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Jokowi Sebut Tiga Sektor Ini Tahan dan Terus Berkembang di Masa Covid-19

Kamis, 21 Januari 2021 | 12:59 WIB
Oleh : Novy Lumanauw, Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan terdapat tiga sektor yang mampu bertahan dan terus berkembang menghadapi masa pandemi Covid-19 saat ini. Ketiga sektor itu adalah pangan, farmasi dan rumah sakit, serta teknologi, jasa keuangan, dan pendidikan.

“Kalau ada yang bertanya, industri apa yang akan bertahan dalam situasi Covid-19 ini? Kalau saya melihat, ini perlu terus kita kembangkan. Satu, pangan. Kedua, farmasi dan rumah sakit. Tiga, teknologi jasa keuangan dan pendidikan," kata Presiden Jokowi saat berpidato secara virtual pada pembukaan Kompas100 CEO Forum dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Presiden Jokowi mengatakan, banyak peluang yang akan dihadapi dan diupayakan Indonesia untuk jangka menengah beberapa waktu mendatang.

Peluang sekaligus tantangan pertama yang akan dihadapi adalah dari sektor pertanian dan pangan. “Solusi bagi barang-barang pangan substitusi impor saat ini harus segera dicari dan diselesaikan. Saya hanya ingin menggarisbawahi tentang komoditas barang-barang pangan kita yang masih impor. Barang-barang substitusi impor ini harus segera kita selesaikan. Gula masih impor jutaan padahal kita memiliki lahan dan resource. Kedelai kita juga memiliki lahan yang luas. Jagung masih impor jutaan ton juga perlu diselesaikan," kata Presiden Jokowi.

Sementara dari sektor farmasi dan rumah sakit, ia melihat bahwa sekitar 80-85% kebutuhan alat kesehatan dan obat-obatan masih harus diimpor. Sebagai upaya jangka menengah ke depan, Presiden mengajak para CEO dan dunia usaha untuk dapat merancang sebuah bentuk kolaborasi yang dapat menghubungkan para pihak berkepentingan baik kecil maupun besar untuk mengupayakan komoditas pengganti impor tersebut.

Ia menilai bahwa Indonesia juga memiliki peluang besar dalam membangun industri kendaraan listrik di mana negara kita memiliki sumber daya yang besar terkait hal itu. Apabila seluruh pihak mau berkolaborasi, ia meyakini bahwa hal tersebut akan memberi kontribusi besar bagi negara.

“Saya kira peluang-peluang seperti ini harus kita lihat dan didorong agar segera bisa kita laksanakan dan memberikan kontribusi yang besar bagi negara," kata Presiden Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mantan Bos GoPay Perkuat Jajaran Komisaris Startup eFishery

Sepanjang 2020 eFishery mencatatkan peningkatan pendapatan hingga empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.006-Rp 14.035 per dolar AS.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini Menguat

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 49,7 (0,17%) mencapai 30.012.

EKONOMI | 21 Januari 2021

IHSG Naik Tipis ke 6.430 di Sesi I

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 117,196 miliar saham senilai Rp 12,014 triliun.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Presiden Ajak CEO Berkolaborasi dengan Petani

Meningkatnya produktivitas pertanian dapat memutus mata rantai ketergantungan impor.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Jokowi: Industri Pangan Paling Bertahan pada Era Covid-19

Selain produk pertanian seperti gula, Indonesia juga tergantung pada impor komoditas kedelai, gula, jagung, dan bawang putih.

EKONOMI | 21 Januari 2021

GBG Rilis Enam Cara LK Asia Pasifik Berkembang di 2021

Tren Lembaga Keuangan (LK) 2021 diprediksi dipengaruhi oleh respon politik, dan sosial terhadap pandemi, ketahanan keuangan, tren tekfin.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Tarif Sewa Kapal LNG di Asia Tembus Rekor Tertinggi

Tarif spot sewa kapal LNG di Asia meningkat pada Desember 2020 dan Januari 2021 dipicu melonjaknya permintaan.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Bursa Asia Menguat, Saham Alibaba Melonjak Setelah Jack Ma Muncul

Saham Alibaba melonjak 8,52% setelah Ma berbicara kepada guru-guru pedesaan.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Harga Emas Antam Naik Rp 9.000 Per Gram

Harga per 25 gram Rp 22,687 juta.

EKONOMI | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS