Jokowi Sebut Tiga Sektor Ini Tahan dan Terus Berkembang di Masa Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi Sebut Tiga Sektor Ini Tahan dan Terus Berkembang di Masa Covid-19

Kamis, 21 Januari 2021 | 12:59 WIB
Oleh : Novy Lumanauw, Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan terdapat tiga sektor yang mampu bertahan dan terus berkembang menghadapi masa pandemi Covid-19 saat ini. Ketiga sektor itu adalah pangan, farmasi dan rumah sakit, serta teknologi, jasa keuangan, dan pendidikan.

“Kalau ada yang bertanya, industri apa yang akan bertahan dalam situasi Covid-19 ini? Kalau saya melihat, ini perlu terus kita kembangkan. Satu, pangan. Kedua, farmasi dan rumah sakit. Tiga, teknologi jasa keuangan dan pendidikan," kata Presiden Jokowi saat berpidato secara virtual pada pembukaan Kompas100 CEO Forum dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Presiden Jokowi mengatakan, banyak peluang yang akan dihadapi dan diupayakan Indonesia untuk jangka menengah beberapa waktu mendatang.

Peluang sekaligus tantangan pertama yang akan dihadapi adalah dari sektor pertanian dan pangan. “Solusi bagi barang-barang pangan substitusi impor saat ini harus segera dicari dan diselesaikan. Saya hanya ingin menggarisbawahi tentang komoditas barang-barang pangan kita yang masih impor. Barang-barang substitusi impor ini harus segera kita selesaikan. Gula masih impor jutaan padahal kita memiliki lahan dan resource. Kedelai kita juga memiliki lahan yang luas. Jagung masih impor jutaan ton juga perlu diselesaikan," kata Presiden Jokowi.

Sementara dari sektor farmasi dan rumah sakit, ia melihat bahwa sekitar 80-85% kebutuhan alat kesehatan dan obat-obatan masih harus diimpor. Sebagai upaya jangka menengah ke depan, Presiden mengajak para CEO dan dunia usaha untuk dapat merancang sebuah bentuk kolaborasi yang dapat menghubungkan para pihak berkepentingan baik kecil maupun besar untuk mengupayakan komoditas pengganti impor tersebut.

Ia menilai bahwa Indonesia juga memiliki peluang besar dalam membangun industri kendaraan listrik di mana negara kita memiliki sumber daya yang besar terkait hal itu. Apabila seluruh pihak mau berkolaborasi, ia meyakini bahwa hal tersebut akan memberi kontribusi besar bagi negara.

“Saya kira peluang-peluang seperti ini harus kita lihat dan didorong agar segera bisa kita laksanakan dan memberikan kontribusi yang besar bagi negara," kata Presiden Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mantan Bos GoPay Perkuat Jajaran Komisaris Startup eFishery

Sepanjang 2020 eFishery mencatatkan peningkatan pendapatan hingga empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.006-Rp 14.035 per dolar AS.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini Menguat

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 49,7 (0,17%) mencapai 30.012.

EKONOMI | 21 Januari 2021

IHSG Naik Tipis ke 6.430 di Sesi I

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 117,196 miliar saham senilai Rp 12,014 triliun.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Presiden Ajak CEO Berkolaborasi dengan Petani

Meningkatnya produktivitas pertanian dapat memutus mata rantai ketergantungan impor.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Jokowi: Industri Pangan Paling Bertahan pada Era Covid-19

Selain produk pertanian seperti gula, Indonesia juga tergantung pada impor komoditas kedelai, gula, jagung, dan bawang putih.

EKONOMI | 21 Januari 2021

GBG Rilis Enam Cara LK Asia Pasifik Berkembang di 2021

Tren Lembaga Keuangan (LK) 2021 diprediksi dipengaruhi oleh respon politik, dan sosial terhadap pandemi, ketahanan keuangan, tren tekfin.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Tarif Sewa Kapal LNG di Asia Tembus Rekor Tertinggi

Tarif spot sewa kapal LNG di Asia meningkat pada Desember 2020 dan Januari 2021 dipicu melonjaknya permintaan.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Bursa Asia Menguat, Saham Alibaba Melonjak Setelah Jack Ma Muncul

Saham Alibaba melonjak 8,52% setelah Ma berbicara kepada guru-guru pedesaan.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Harga Emas Antam Naik Rp 9.000 Per Gram

Harga per 25 gram Rp 22,687 juta.

EKONOMI | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS