Implementasi RCEP Dukung Upaya Pemulihan Ekonomi Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Implementasi RCEP Dukung Upaya Pemulihan Ekonomi Indonesia

Kamis, 21 Januari 2021 | 18:16 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Penandatanganan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP), memberikan harapan bagi masyarakat internasional bahwa perdagangan bebas tetap menjadi arah yang tepat untuk ekonomi dunia. Sebabnya, RCEP bisa dijadikan sebagai stimulus tambahan pascapandemi karena berpotensi meningkatkan perdagangan dan juga investasi di negara anggota.

Namun demikian, manfaat RCEP tidak akan bisa didapatkan Indonesia secara maksimal, bila tidak dilakukan perubahan secara mendasar, berupa program penguatan daya saing di berbagai sektor. Implementasi RCEP bisa menjadi salah satu jalan dalam upaya pemulihan perekonomian Indonesia pada 2021.

"Indonesia sejatinya bisa memainkan peran yang cukup dominan dalam RCEP jika mampu meningkatkan daya saing. Salah satunya dengan menyetak tenaga kerja terampil dan profesional yang sesuai dengan tuntutan perkembangan industri dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi digital," kata Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Prof Dr Djisman S Simandjuntak, dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Kamis (21/1/2021).

Djisman mengatakan, tahun 2021 sangat mungkin menjadi momentum pemulihan akibat dampak pandemi Covid-19. Karena itu pertumbuhan baru sesudah 2021 juga harus disiapkan dari sekarang. Pembangunan yang berpusatkan berdasarkan kesehatan, investasi yang besar dalam modal manusia, yaitu pendidikan dan pelatihan, perlunya katalisasi kewirausahaan, serta investasi infrastruktur, termasuk infrastuktur digital menjadi sangat penting.

"Kita perlu dekarboniasasi, serius menangani investasi yang sifatnya dekarbonisasi seperti renewable energi, kita perlu membangun brand Indonesia maju, yang sudah banyak jadi buah bibir, Indonesia yang terbuka, connected, decarbonized,” ujar Djisman.

Terkait pembangunan modal manusia, Djisman menekankan pentingnya keuntungan bonus demografi yang dimiliki Indonesia. Menurutnya, bonus demografi hanya bisa terwujud jika generasi muda Indonesia bisa menikmati pendidikan dan kesehatan yang baik.

Memang dalam kondisi saat ini membuka kembali persekolahan dengan pola pembelajaran tatap muka cukup berisiko. Namun dengan perkembangan teknologi digital, pola pendidikan hybrid, perpaduan tatap muka dengan aktivitas pembelajaran online bisa menjadi salah satu solusi.

"Kami di Prasetiya Mulya sudah membangun hybrid classes. Di mana peserta didik bisa ikut pendidikan secara fisik, namun sebagian besar mengikuti online. Jadi kita gilir,” jelas Djisman

Saat ini, kata Djisman, digitalisasi menjadi satu keniscayaan untuk membangun daya saing manusia Indonesia. "Digital connectivity harus bisa menjangkau seluas mungkin di wilayah Indonesia dan sebanyak mungkin seluruh masyarakat Indonesia demi membangun human capital yang jauh lebih baik," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tingkatkan Keuangan Digital, Amar Bank Kembangkan Intelligence Banking

Intelligence banking dengan memanfaatkan teknologi AI pada layanan perbankan menjadi tren baru yang lahir dari penetrasi digital.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Kerja Sama Pertamina dan KPK Wujud Penguatan GCG

Kerja sama antara PT Pertamina dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan wujud penguatan good corporate governance (GCG).

EKONOMI | 21 Januari 2021

PPKM Diperpanjang, IHSG Merosot 0,25%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup merosot 15,866 poin atau 0,25% ke level 6.413,892, pada Kamis (21/1/2021).

EKONOMI | 21 Januari 2021

Laju Pertumbuhan Penduduk 2010-2020 Rata-rata 1,25%

Dari hasil Sensus Penduduk 2020 diketahui terdapat penambahan 32,56 juta penduduk selama 10 tahun.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Jokowi: Protokol Kesehatan akan Diterapkan untuk Masing-Masing Sektor Ekonomi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan menerapkan aturan protokol kesehatan untuk masing-masing sektor ekonomi di era new normal.

EKONOMI | 21 Januari 2021

XL Axiata Percepat Proses Deteksi terhadap Gangguan Jaringan

PT XL Axiata Tbk mengimplementasikan platform Zero Touch Operation termasuk otomatisasi pengelolaan jaringan.

EKONOMI | 21 Januari 2021

PDG Alirkan Gas Perdana ke PLTMG Sorong

PDG berhasil membangun infrastruktur pipa gas baru tersebut dalam waktu 6 minggu.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Yayasan Hasnur Centre Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kalsel

Hasnur Group, melalui Yayasan Hasnur Centre bersinergi turun langsung ke lapangan untuk membantu warga di Kalimantan Selatan.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Penduduk Indonesia 2020 Berjumlah 271.349.889

Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 137.119.901 dan perempuan 134.229.988.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Link Net Gandeng Promptlink Perluas Jangkauan Diagnostik Jaringan

Perangkat pemantauan dan diagnostik jaringan Promptlink akan membantu First Media dalam mengarahkan teknisi ke komponen yang mengalami gangguan.

EKONOMI | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS