Holding BUMN Ultra Mikro Mempermudah Akses Permodalan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Holding BUMN Ultra Mikro Mempermudah Akses Permodalan

Kamis, 21 Januari 2021 | 20:38 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk membantu pelaku usaha ultra mikro agar dapat terus bertumbuh dan naik kelas, Kementerian Badan Usaha Milik negara (BUMN) pada tahun ini berencana membentuk holding ultra mikro yang melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero), PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menyampaikan, saat ini ada sekitar 30 juta pelaku UMKM yang belum terlayani akses pembiayaan secara formal. Banyak dari mereka yang meminjam uang untuk modal usaha dari rentenir dengan bunga pinjaman yang besar.

“PNM ini sebetulnya sangat kuat sekali, mereka selama ini menangani masyarakat yang sangat kecil usaha dan pinjamannya. Tetapi dari sisi permodalan, PNM tidak kuat untuk membantu ultra mikro. Makanya sekarang langkah kita di samping membantu UMKM dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan sebagainya, dalam waktu dekat kita akan mengholdingkan BRI, PNM, dan juga Pegadaian,” kata Arya Sinulingga dalam acara Zooming with Primus bertajuk 'Menjangkau Usaha Ultra Mikro' yang disiarkan langsung Beritasatu TV, Kamis (21/1/2021).

Menurut Arya, rencana ini merupakan langkah terstruktur untuk membantu pelaku usaha sampai ke level terbawah, sehingga tidak sampai terjerat bunga pinjaman yang tinggi dari para rentenir. Dalam integrasi ini, BRI akan menjadi holding, sementara Pegadaian dan PNM menjadi anak perusahaan.

“Pegadaian dan PNM ini nantinya jadi anak perusahaan BRI yang memang bekerja khusus untuk UMKM. Seperti kita tahu, teman-teman di Pegadaian dan PNM ini sangat kuat pembiayaan untuk UMKM-nya sampai level terbawah. Dan bagi masyarakat yang UMKM, paling gampang cari modal ke Pegadaian dan PNM. Ke Pegadaian dia cukup bawa barang, sementara kalau ke PNM persyaratannya juga tidak terlalu rumit,” papar Arya.

Bila nantinya integrasi ini sudah bisa terjadi pada 2021, harapannya 30 juta UMKM yang selama ini belum mendapatkan akses pembiayaan secara formal dapat segera terlayani, sehingga pelaku usaha ultra mikro dapat segera bangkit dari dampak Covid-19.

“Pelaku usaha ultra mikro ini sebenarnya susah mampu (membayar cicilan pinjaman). Tetapi karena begitu ketatnya persyaratan di perbankan, akhirnya mereka tidak mampu untuk masuk ke perbankan. Dengan integrasi ini, harapannya semakin banyak UMKM yang terbantu,” kata Arya.

Sementara itu menurut Kepala ekonom Bank Permata, Josua Pardede, rencana pembentukan holding BUMN untuk pembiayaan ultra mikro ini merupakan langkah positif untuk meningkatkan kewirausahaan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya masyarakat di pedesaan atau berpenghasilan rendah.

"Dengana adanya holding ini, positifnya adalah sinkronisasi data UMKM yang dimiliki BRI, Pegadaian dan PNM, dan juga meningkatkan akses UMKM terhadap pembiayaan formal,” kata Josua.

Dengan mendapatkan akses permodalan yang lebih mudah, lanjut Josua, harapannya pelaku usaha ultra mikro tersebut bisa “naik kelas” ke segmen yang lebih besar lagi, sehingga nantinya bisa menjadi tonggak kebangkitan ekonomi Indonesia.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal (JKPM), Arif Baharudin juga menyambut baik rencana pembentukan BUMN holding ultra mikro. Apalagi selama ini Pegadaian dan PNM juga sebagai penyalur pembiayaan program UMi (ultra mikro). "Dari Kementerian Keuangan, kami menyambut baik ide sinergisitas ini,” kata Arif Baharudin.

Arif menambahkan, Kementerian Keuangan bersama Komite Stabilitas Sistem keuangan (KSSK) saat ini juga terus membahas rencana sinergi tersebut, sehingga harapannya dalam waktu dekat Holding BUMN ultra mikro dapat segera terwujud.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Implementasi RCEP Dukung Upaya Pemulihan Ekonomi Indonesia

Indonesia bisa memainkan peran penting dalam perjanjian RCEP dengan membangun daya saing SDM Unggul

EKONOMI | 21 Januari 2021

Tingkatkan Keuangan Digital, Amar Bank Kembangkan Intelligence Banking

Intelligence banking dengan memanfaatkan teknologi AI pada layanan perbankan menjadi tren baru yang lahir dari penetrasi digital.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Kerja Sama Pertamina dan KPK Wujud Penguatan GCG

Kerja sama antara PT Pertamina dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan wujud penguatan good corporate governance (GCG).

EKONOMI | 21 Januari 2021

PPKM Diperpanjang, IHSG Merosot 0,25%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup merosot 15,866 poin atau 0,25% ke level 6.413,892, pada Kamis (21/1/2021).

EKONOMI | 21 Januari 2021

Laju Pertumbuhan Penduduk 2010-2020 Rata-rata 1,25%

Dari hasil Sensus Penduduk 2020 diketahui terdapat penambahan 32,56 juta penduduk selama 10 tahun.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Jokowi: Protokol Kesehatan akan Diterapkan untuk Masing-Masing Sektor Ekonomi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah akan menerapkan aturan protokol kesehatan untuk masing-masing sektor ekonomi di era new normal.

EKONOMI | 21 Januari 2021

XL Axiata Percepat Proses Deteksi terhadap Gangguan Jaringan

PT XL Axiata Tbk mengimplementasikan platform Zero Touch Operation termasuk otomatisasi pengelolaan jaringan.

EKONOMI | 21 Januari 2021

PDG Alirkan Gas Perdana ke PLTMG Sorong

PDG berhasil membangun infrastruktur pipa gas baru tersebut dalam waktu 6 minggu.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Yayasan Hasnur Centre Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kalsel

Hasnur Group, melalui Yayasan Hasnur Centre bersinergi turun langsung ke lapangan untuk membantu warga di Kalimantan Selatan.

EKONOMI | 21 Januari 2021

Penduduk Indonesia 2020 Berjumlah 271.349.889

Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 137.119.901 dan perempuan 134.229.988.

EKONOMI | 21 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS