Tenaga Kerja Terdidik RI Bisa Manfaatkan Peluang Kerja di Jepang
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.05)   |   COMPOSITE 6359.21 (17.55)   |   DBX 1342.2 (24.26)   |   I-GRADE 184.288 (0.11)   |   IDX30 516.126 (0.48)   |   IDX80 138.807 (-0.08)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.1)   |   IDXG30 145.076 (0.68)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.52)   |   IDXQ30 147.857 (0.41)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.63)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.35)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.67)   |   Investor33 444.599 (0.34)   |   ISSI 184.85 (-0.65)   |   JII 633.797 (-1.86)   |   JII70 223.435 (-0.82)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.22)   |   LQ45 967.658 (0.56)   |   MBX 1728.33 (0.25)   |   MNC36 329.04 (0.52)   |   PEFINDO25 326.697 (1.93)   |   SMInfra18 315.108 (-1.3)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.23)   |  

Tenaga Kerja Terdidik RI Bisa Manfaatkan Peluang Kerja di Jepang

Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:03 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Tenaga kerja terdidik di dalam negeri bisa memanfaatkan peluang kerja di Jepang. Apalagi Indonesia ke depan akan mengalami bonus demografi, sementara banyak penduduk Jepang memasuki usia tidak produktif di tahun 2025.

Hal itu terungkap dalam webinar internasional bertajuk “Duta Bangsa Menuju Global” dengan subtemanya “Memanfaatkan Bonus Demografi untuk Melejitkan Ekonomi Bangsa” yang digelar PT Duta Global Insan Indonesia (DGII) bersama Universitas Islam As Syafiiyah (UIA).

Direktur Utama PT Duta Global Insan Indonesia (DGII) Endraswari Safitri menyampaikan DGII tengah merancang sebuah konsep yang akan mempersiapkan anak bangsa profesional, mandiri, dan berwawasan kebangsaan siap berkarir di luar negeri. "Target kami adalah anak-anak usia 18-30 tahun untuk bekerja di luar negeri," kata dia dalam keterangan tertulisnya Sabtu (23/1/2021).

Dia mengatakan, DGII dan UIA sudah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan Liana Segrus, Co, Ltd – Jepang sebagai registered supporting organization. MoU tersebut adalah kerja sama bidang akademik dan pengiriman tenaga kerja terdidik ke Jepang. Untuk tahap awal, DGII akan memfokus kepada program specified skill worker untuk pengirman tenaga perawat (caregiver). "Kami dapat menjamin, jika anak lulus dalam pendidikan bahasa Jepang dan karakter, maka dapat langsung berangkat ke Jepang," lanjut Endraswari.

Rektor UIA Masduki Ahmad mengatakan bahwa program kerja dan belajar di Jepang sangat baik. UIA siap mengawal calon peserta untuk mempersiapkan tenaga kerja terdidik yang profesional, dan mengajak banyak pihak lain untuk bekerja sama guna menyukseskan program ini. "Kami sebut program ini adalah sebagai solusi bangsa di tengah masa pandemi Covid 19," lanjut Masduki.

Dalam kesematan yang sama Komisaris Independen PT Telkom Indonesia, Tbk Marsudi Wahyu Kisworo dalam pemaparannya mengatakan ke depan Indonesia akan mengalami bonus demografi. Jika tidak disiapkan dengan baik akan menjadi permasalahan di bidang ketenagakerjaan. Ketua Umum Aliansi Pendidikan Vokasional Seluruh Indonesia ini juga menjelaskan pentingnya mendorong link and match “pernikahan” antara pendidikan vokasi dan dunia industri.

Sementara President Liana Segrus, Co, Ltd Kazuya Yamanouchi mengatakan bahwa di Jepang sedang mengalami kekurangan tenaga kerja (extreme labor shortage). Menyadari situasi tersebut, parlemen Jepang mengeluarkan kebijakan ketenagakerjaan baru melalui amendemen Immigration Control and Refugee Recognition Act. "Kebijakan ini berlaku sejak April 2019 dan akan membuka peluang kerja seluas-luasnya kepada negara lain," imbuhnya.

Sebagai gambaran UMR pekerja Jepang jika dirupiahkan berkisar Rp 25 juta. "Jika kebijakan sebelumnya, hak dan kewajibannya pekerja asing dibedakan, sekarang sama dengan pekerja Jepang," kata dia

HR Department Advisor, Hitowa Holding Co.Ltd Shinji Kurata menjelaskan kebutuhan tenaga kerja perawat di Jepang sangat besar. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 2006 di Tokyo ini memiliki jasa pelayanan keperawatan untuk orang tua, anak-anak, individu dan pelayanan makanan. "Kami menghadapi problem dimana generasi baby boomer akan masuk ke dalam penduduk usia tidak produktif di tahun 2025. Populasi ini akan meningkat 17,8% dari total populasi di Jepang. Sedangkan angkatan kerja produktif di Jepang akan mengalami penurunan, sehingga kebutuhan tenaga kerja di sektor keperawatan akan terus meningkat," jelas Shinji.

GM Business Development Group The Nishiniphon Shimbun, Co.Ltd, Yoichiro Higashi mengatakan, The Nishinippon Newspaper (NNP) adalah surat kabar yang berdiri sejak 1876 dan anggota Actis Group Foreign Employment Center (AGFEC), salah satu asosiasi ketenagakerjaan asing di Jepang yang terbesar di Kyushyu. AGFEC bertujuan menawarkan lowongan pekerjaan yang tepat bagi pekerja asing di perusahaan-perusahaan di kota Kyushyu. "The NNP juga bekerja sama dengan Liana Segrus, Co.Ltd, kami bukan hanya menawarkan lowongan pekerjaan di Jepang, tetapi juga mesupport pekerja asing untuk hidup di Jepang," kata dia.

Komisaris PT Duta Global Insan Indonesia Ace Suryadi yang juga Dewan Pakar dan Ketua Pusat Kajian Kebijakan Pendidikan Nasional PGRI mengatakan dalam 10 tahun ke depan, Jepang membutuhkan sekitar 8-10 juta pekerja terdidik Indonesia untuk bekerja di berbagai jenis dan sektor industri. Dengan program Goes To Japan, Indonesia memerlukan investasi Rp 15 triliun untuk membentuk 1 juta lulusan SMK-Sarjana yang siap kerja di Jepang. Adapun potensi devisa negara bisa mencapai Rp 750 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

CIPS: Harga Bawang Putih Naik, Impor Perlu Dipertimbangkan

Harga bawang putih rata-rata Rp 23.600 per kilogram pada Juli 2020 menjadi Rp28.350/kg pada awal tahun 2021.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Samsung Indonesia Tunjuk Bos Baru

Yoonsoo Kim pernah berada di Samsung Electronic Indonesia pada 2009 hingga 2012 sebagai pimpinan divisi ponsel.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Diamond Citra Propertindo Garap Proyek Apple5 Condovilla

Diamond Citra Propertindo melanjutkan serial Apple Condovilla dengan meluncurkan proyek Apple5 Condovilla di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Baja Ringan Lokal Ramah Lingkungan Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Kewajiban penggunakan produk lokal pada proyek properti dan konstruksi dapat dijadikan peluang bagi pelaku usaha.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Kempupera Targetkan Bantuan Rumah Subsidi 222.000 Unit

Pada 2020 realisasi bantuan pembiayaan perumahan melalui FLPP sebanyak 109.253 unit senilai Rp 11,23 triliun.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Saham Teknologi Kembali Jadi Incaran, Nasdaq Naik 4,2% dalam Sepekan

S&P 500 turun 0,3% ke 3.841,47. Nasdaq naik 0,1% ke 13.543,06. Dow Jones Industrial Average turun 0,6% ke 30.996,98.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Pupuk Langka di Pasaran, namun Stok Melimpah di Gudang

Masih terdapat 421 Kabupaten/Kota atau sekitar 80% yang belum diterbitkan SK dalam musim tanam 2021.

EKONOMI | 22 Januari 2021


MOW Dukung Suplai Gas PLTMG Sorong

PT Malamoi Olom Wobok (MOW) merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sorong.

EKONOMI | 22 Januari 2021

Sriwijaya Air Tunggu Laporan KNKT untuk Evaluasi Internal

Maskapai Sriwijaya Air akan evaluasi internal setelah keluar hasil investigasi KNKT atas kecelakaan pesawat bernomor registrasi PK-CLC.

EKONOMI | 22 Januari 2021

Sriwijaya Air Dampingi Keluarga Penumpang Tabur Bunga di Lokasi Musibah SJ-182

Keluarga penumpang SJ-182 laksanakan prosesi tabur bunga di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang yang yang diyakini sebagai lokasi kecelakaan terjadi.

EKONOMI | 22 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS