Ekonomi Syariah dan Konvensional Perlu Bersinergi Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Ekonomi Syariah dan Konvensional Perlu Bersinergi Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:43 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wimboh Santoso mengatakan kontribusi semua sektor termasuk ekonomi dan keuangan syariah sangat diperlukan dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, peran sektor jasa keuangan menjadi sangat krusial sebagai katalis penggerak dalam memulihkan perekonomian kita, termasuk tentunya peran dari sektor ekonomi dan keuangan syariah,” kata Wimboh dalam sambutannya pada pembukaan Musyarawah Nasional MES V secara virtual, di Jakarta, Sabtu (23/1/2021).

Sementara itu, Wapres RI Ma’ruf Amin dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pengembangan ekonomi syariah harus bersinergi dengan sistem konvensional untuk memperkuat dan mempercepat proses pemulihan ekonomi nasional. “Perlu dukungan dan komitmen yang sungguh-sungguh termasuk dari MES agar perkembangan ekonomi dan keuangan syariah dapat semakin cepat dalam mendukung perekonomian nasional,” kata Wapres.

Menurut Wimboh yang juga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di tengah pandemi ini, sektor jasa keuangan syariah tetap mampu tumbuh cukup tinggi, yaitu sebesar 21,58% yoy (2019: 13,84%), bahkan pembiayaan bank umum syariah mencatatkan pertumbuhan 9,5% yoy di tengah kontraksi kredit perbankan nasional sebesar -2,41%.

Perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia juga turut diapresiasi dunia internasional. Sepanjang tahun 2020, Indonesia telah diakui sebagai salah satu negara dengan progres terbaik dalam hal ekonomi dan keuangan syariah, yaitu Refinitiv Islamic Finance Development Report 2020 menempatkan Indonesia pada peringkat ke-2 secara global sebagai The Most developed countries in Islamic Finance dan Global Islamic Economy Indicator 2020/2021 mencatat Indonesia di peringkat keempat global untuk sektor ekonomi syariah, serta peringkat keenam untuk keuangan syariah.

Penilaian lembaga internasional itu menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Antara lain, yakni sebagai negara dengan 87% atau setara 230 juta penduduk muslim, Indonesia memiliki potensi pengembangan ekonomi dan industri keuangan syariah yang sangat besar.

Pertumbuhan ekonomi syariah yang tinggi di mana pada tahun 2019, pertumbuhan ekonomi syariah tercatat sebesar 5,72%, lebih tinggi dibanding pertumbuhan PDB nasional.

Ditambah semakin meningkatnya industri halal Indonesia. Pada tahun 2020, nilai perdagangan industri halal Indonesia antara lain makanan, kosmetik dan obat-obatan, perjalanan, fashion telah mencapai US$ 3 miliar dan terus dalam tren meningkat.

Namun demikian, beberapa tantangan harus segera diatasi antara lain, industri jasa keuangan syariah relatif masih rendah yaitu sebesar 9,90% dari total aset nasional. Masih rendahnya literasi keuangan syariah yakni 8,93%, jauh tertinggal dibandingkan indeks nasional sebesar 38,03%. Sementara itu, indeks inklusi keuangan syariah yang sebesar 9,1% juga masih jauh tertinggal dibandingkan indeks nasional sebesar 76,19%.

"Selain itu, diferensiasi model bisnis atau produk syariah juga masih terbatas sehingga diperlukan inovasi dan kreativitas pelaku industri jasa keuangan syariah. Kemudian dibutuhkan peningkatan adopsi teknologi untuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin cepat dan dinamis. Serta, perlunya SDM dengan keahlian di bidang ekonomi dan keuangan syariah untuk mengikuti berbagai dinamika dan perubahan kondisi perekonomian maupun teknologi," tambah Wimboh.

Untuk itu, Wimboh meminta kepada semua anggota MES untuk meningkatkan kegiatan dan program kerja yang bermanfaat dan efektif dalam rangka peningkatan kontribusi ekonomi dan keuangan syariah dalam mendukung perekonomian nasional.

"Peran MES antara lain harus terus ditingkatkan dengan memberikan kontribusi langsung pada pemberdayaan umat dalam pendirian dan pengembangan BWM, mendukung upaya peningkatan kapasitas industri keuangan syariah seperti merger bank syariah milik negara," pungkasnya.

Selain itu, kontribusi MES bisa dilakukan dengan aktif mendorong perkembangan ekonomi digital dan teknologi finansial syariah sebagai platform yang diharapkan dapat banyak membantu program-program pemberdayaan umat, terutama para pelaku UMKM.

MES juga bisa berperan meningkatkan kapasitas SDM insani ekonomi dan keuangan syariah antara lain melalui pelatihan dan sertifikasi profesi, e-learning ekonomi syariah, serta pemberian beasiswa ekonomi syariah.

"Riset ekonomi syariah juga harus diperbanyak melalui pembentukan tim atau grup riset MES untuk menghasilkan riset ekonomi dan keuangan syariah yang berkualitas dan diakui internasional. MES juga perlu memperluas jaringan dan meningkatkan peran MES di kancah global melalui pembentukan pengurus wilayah khusus MES di berbagai negara dan menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional," tambah Wimboh.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bantu Siswa BDR, HERO Group Luncurkan Program Rumah Belajar Online

Untuk membantu siswa menjalankan kegiatan belajar dari rumah (BDR), HERO Group meluncurkan program Rumah Belajar Online (RBO) di Kota Tangerang Selatan, Banten.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Tenaga Kerja Terdidik RI Bisa Manfaatkan Peluang Kerja di Jepang

UMR pekerja Jepang jika dirupiahkan berkisar Rp 25 juta.

EKONOMI | 23 Januari 2021

CIPS: Harga Bawang Putih Naik, Impor Perlu Dipertimbangkan

Harga bawang putih rata-rata Rp 23.600 per kilogram pada Juli 2020 menjadi Rp28.350/kg pada awal tahun 2021.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Samsung Indonesia Tunjuk Bos Baru

Yoonsoo Kim pernah berada di Samsung Electronic Indonesia pada 2009 hingga 2012 sebagai pimpinan divisi ponsel.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Diamond Citra Propertindo Garap Proyek Apple5 Condovilla

Diamond Citra Propertindo melanjutkan serial Apple Condovilla dengan meluncurkan proyek Apple5 Condovilla di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Baja Ringan Lokal Ramah Lingkungan Dukung Pembangunan Berkelanjutan

Kewajiban penggunakan produk lokal pada proyek properti dan konstruksi dapat dijadikan peluang bagi pelaku usaha.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Kempupera Targetkan Bantuan Rumah Subsidi 222.000 Unit

Pada 2020 realisasi bantuan pembiayaan perumahan melalui FLPP sebanyak 109.253 unit senilai Rp 11,23 triliun.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Saham Teknologi Kembali Jadi Incaran, Nasdaq Naik 4,2% dalam Sepekan

S&P 500 turun 0,3% ke 3.841,47. Nasdaq naik 0,1% ke 13.543,06. Dow Jones Industrial Average turun 0,6% ke 30.996,98.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Pupuk Langka di Pasaran, namun Stok Melimpah di Gudang

Masih terdapat 421 Kabupaten/Kota atau sekitar 80% yang belum diterbitkan SK dalam musim tanam 2021.

EKONOMI | 22 Januari 2021


MOW Dukung Suplai Gas PLTMG Sorong

PT Malamoi Olom Wobok (MOW) merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Sorong.

EKONOMI | 22 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS