Dubes Heri Akhmadi Dorong UMKM Berinovasi di Tengah Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Dubes Heri Akhmadi Dorong UMKM Berinovasi di Tengah Pandemi

Minggu, 24 Januari 2021 | 23:44 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 berdampak besar pada perekonomian khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang berkontribusi 61% dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan menyerap angkatan kerja sebanyak 120 juta.

"UMKM harus mempelajari syarat ekspor impor, aturan standar, serta tren dan karakteristik produk yang berpotensi di Jepang. Pelaku UMKM harus berinovasi dan merespon perubahan perilaku konsumen yang telah beralih dari pasar konvensional ke pasar digital," ujar Dubes Heri Akhmadi dalam webinar bertema "Penguatan Sektor UMKM dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Pascapandemi", Jumat (22/1/2020)

Dalam siaran pers KBRI Tokyo yang diterima Minggu (24/1/2021), Dubes Heri Akhmadi mengatakan, pelaku UMKM harus memanfaatkan peluang dari perjanjian perdagangan dan investasi Indonesia dan Jepang yang akan semakin terbuka. Dalam hal ini adalah Indonesian Japan Economic Partnership Agreement atau IJEPA yang sudah dalam tahap finalisasi menjadi IJEPA jilid dua.

"Dalam perjanjian IJEPA, lebih dari 80% yang masuk dalam pos tarif Jepang menikmati tarif 0%. Contohnya produk kayu, ikan olahan, alas kaki, tekstil, perhiasan, dan furnitur. Pemerintah Indonesia juga telah mendirikan Free Trade Agreement Center di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar. FTA Center tersebut bertujuan membantu UMKM untuk memperoleh informasi, jasa konsultasi dan advokasi," tambah Heri Akhmadi.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, akibat pandemi, saat ini UMKM sangat terdampak baik dari sisi supply maupun demand. Hal ini utamanya disebabkan adanya pembatasan interaksi fisik yang menyebabkan perubahan perilaku dan pola konsumsi konsumen.

Namun, lanjut Teten Masduki, Kementerian Koperasi dan UMKM mencatat ada tambahan 2 juta UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital. Saat ini sudah 16% atau 10,25 juta UMKM yang masuk ke ekosistem digital.

"Hal ini menunjukkan tren ekonomi digital selama pandemi tumbuh positif. Ini merupakan peluang baru di masa pandemi Covid-19, di mana porsi ekonomi digital Indonesia adalah terbesar di Asia Tenggara," tambahnya.

Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Tri Purnajaya dalam paparannya mengatakan, pelaku UMKM Indonesia harus mulai berpikir untuk pasar global. "Mindset UMKM Indonesia masih dengan pasar dalam negeri. Banyak peluang di Jepang. Mulai dari makanan halal, furnitur, hingga produk pertanian. Perlu diperhatikan standar ekspor impor Jepang dan kualitas kontrol," kata Tri Purnajaya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, M Riza Damanik menjelaskan, pihaknya optimistis kontribusi ekspor UMKM akan meningkat menjadi 15,12% pada 2021. Bahkan, target tersebut akan ditingkatkan pada 2024 menjadi 21,60%. "Saat ini ekspor UMKM hanya berkisar 14,37%, tetapi kami optimistis akan ada peningkatan signifikan hingga 2024," kata Riza Damanik.

Ditambahkan, ada enam indikator strategis untuk mewujudkan koperasi modern dan UMKM naik kelas serta sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

"Indikator itu adalah peningkatan kontribusi PDB UMKM, PDB koperasi, ekspor UMKM, pertumbuhan startup koperasi, koperasi modern dan UMKM naik kelas. Kita dorong UMKM naik kelas, koperasi modern, sekaligus kewirausahaan semakin meningkat," tegas Riza Damanik.

Pada 2021 lanjut Riza, ditargetkan PDB UMKM menjadi 62,36%, PDB koperasi 7,54%, kontribusi ekspor UMKM 15,12%, pertumbuhan startup berbasis inovasi dan teknologi 900 unit, 150 unit koperasi modern, dan 0,55% UKM naik kelas.

Eman Adhi Patra, Ketua PPI Jepang Komisariat University of Tokyo menyampaikan, menurut Laporan ADB 2017, 74% penolakan secara global oleh perbankan kepada UMKM disebabkan oleh pembiayaan perdagangan ekspor. Untuk itu, ADB menyarankan agar memperbaiki mekanisme penilaian risiko UMKM dengan menggunakan skema Supply Chain Finance (SCF) sebagai pendekatan baru.

"Pemerintah lakukan pengembangan fintech untuk kemudahan UMKM. Kami mendorong semakin banyak perusahaan fintech yang memberikan pengurangan biaya operasional melalui penerapan suku bunga yang lebih rendah; penyediaan transfer dan tanda tangan digital gratis; pemberian diskon tagihan bulanan; penerapan Merchant Discount Rate (MDR) sebesar 0%; dan penyediaan layanan konsultasi keuangan gratis bagi UMKM," ujar Eman Adhi Patra yang merupakan mahasiswa Program Studi S2 Public Policy.

Teguh Wahyudi, Presiden Direktur Sariraya Co Ltd, distributor produk halal terbesar di Jepang mengatakan, selama 2020, Sariraya mengembangkan bisnis ritel produk-produk halal.

"Pada Oktober 2020, Sariraya telah membuka Sariraya Halal Mart di Nagoya yang diwaralabakan kepada mitra bisnis dengan nilai investasi senilai Rp 1-2 miliar per gerai. Sariraya Halal Mart adalah gerai beragam makanan dan minuman, sayur-sayuran, dan makanan ringan halal," ujar Teguh Wahyudi.

Pengusaha kelahiran Malang, Jawa Timur ini menyodorkan kemitraan kepada seluruh investor individual dan institusi yang ingin membeli franchisee (pemegang hak waralaba) Sariraya Halal Mart itu.

“Semua WNI di Jepang ditawarkan untuk menjadi mitra kami, mahasiswa atau profesional yang bekerja di Jepang. Kami juga menawarkan waralaba ini kepada investor di Indonesia dan Jepang,” tutur alumnus dari Fakultas Pertanian Sosial Ekonomi, Universitas Brawijaya, Malang ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Citilink Imbau Penumpang Terapkan Validasi Surat Hasil Tes Covid Lewat E-Hac

Bagi calon penumpang yang telah melakukan tes Covid-19, nantinya faskes akan mengirim hasil tes yang menyatakan negatif ke eHAC penumpang.

EKONOMI | 24 Januari 2021

Mengabdi Tanpa Pamrih, Alumni IPB Bantu Rumah untuk Keluarga Kasim Arifin

Menjalani masa KKN di Waimital dan tinggal bersama rakyat di Pulau Seram itu selama 15 tahun.

NASIONAL | 24 Januari 2021

Kemperin Apresiasi Polri Usung Teknologi 4.0

Kemperin dukung upaya kementerian dan lembaga yang menerapkan teknologi industri 4.0 dalam menopang aktivitasnya agar lebih produktif dan efisien.

EKONOMI | 24 Januari 2021

Keluarga Penumpang SJ-182 Perlu Didampingi Pengacara Spesialis Penerbangan

Dalam peristiwa kecelakan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, terdapat hak-hak ahli waris korban yang harus diperhatikan.

EKONOMI | 24 Januari 2021

Pemberian Insentif Dinilai Tak Cukup Buat Tarik Investasi

Keinginan pemerintah untuk menarik investasi besar sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di tahun ini dinilai tidak akan mudah.

EKONOMI | 24 Januari 2021

2021, LPDB-KUMKM Akan Gandeng Lebih Banyak Koperasi Syariah

LPDB-KUMKM akan menggandeng lebih banyak koperasi syariah di tahun 2021.

EKONOMI | 24 Januari 2021

Percepat Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah, Dibutuhkan Kerja Sama Semua Pihak

Pertumbuhan keuangan syariah tetap tinggi, bahkan lebih baik dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

EKONOMI | 23 Januari 2021

Terpilih Jadi Ketua Umum MES, Erick Thohir: Bismillah, Ini Amanah

Erick ingin membuktikan bahwa kondisi pandemi ini justru menjadi momentum bagi ekonomi syariah untuk bangkit dan memiliki daya tahan lebih baik.

EKONOMI | 23 Januari 2021

AEI Harap Implementasi Penurunan Harga Gas Merata

Masih banyak perusahaan belum mendapatkan manfaat dari penurunan harga gas ini.

EKONOMI | 23 Januari 2021

KSP Sahabat Mitra Sejati Bantu Korban Banjir Kalsel

Bantuan ini hasil kerja sama Bank Sahabat Sampoerna dan KSP Sahabat Mitra Sejati.

EKONOMI | 23 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS