Logo BeritaSatu

Dubes Heri Akhmadi Dorong UMKM Berinovasi di Tengah Pandemi

Minggu, 24 Januari 2021 | 23:44 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 berdampak besar pada perekonomian khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi mengatakan, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang berkontribusi 61% dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia dan menyerap angkatan kerja sebanyak 120 juta.

"UMKM harus mempelajari syarat ekspor impor, aturan standar, serta tren dan karakteristik produk yang berpotensi di Jepang. Pelaku UMKM harus berinovasi dan merespon perubahan perilaku konsumen yang telah beralih dari pasar konvensional ke pasar digital," ujar Dubes Heri Akhmadi dalam webinar bertema "Penguatan Sektor UMKM dalam Upaya Pemulihan Ekonomi Pascapandemi", Jumat (22/1/2020)

Advertisement

Dalam siaran pers KBRI Tokyo yang diterima Minggu (24/1/2021), Dubes Heri Akhmadi mengatakan, pelaku UMKM harus memanfaatkan peluang dari perjanjian perdagangan dan investasi Indonesia dan Jepang yang akan semakin terbuka. Dalam hal ini adalah Indonesian Japan Economic Partnership Agreement atau IJEPA yang sudah dalam tahap finalisasi menjadi IJEPA jilid dua.

"Dalam perjanjian IJEPA, lebih dari 80% yang masuk dalam pos tarif Jepang menikmati tarif 0%. Contohnya produk kayu, ikan olahan, alas kaki, tekstil, perhiasan, dan furnitur. Pemerintah Indonesia juga telah mendirikan Free Trade Agreement Center di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan Makassar. FTA Center tersebut bertujuan membantu UMKM untuk memperoleh informasi, jasa konsultasi dan advokasi," tambah Heri Akhmadi.

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, akibat pandemi, saat ini UMKM sangat terdampak baik dari sisi supply maupun demand. Hal ini utamanya disebabkan adanya pembatasan interaksi fisik yang menyebabkan perubahan perilaku dan pola konsumsi konsumen.

Namun, lanjut Teten Masduki, Kementerian Koperasi dan UMKM mencatat ada tambahan 2 juta UMKM terhubung ke dalam ekosistem digital. Saat ini sudah 16% atau 10,25 juta UMKM yang masuk ke ekosistem digital.

"Hal ini menunjukkan tren ekonomi digital selama pandemi tumbuh positif. Ini merupakan peluang baru di masa pandemi Covid-19, di mana porsi ekonomi digital Indonesia adalah terbesar di Asia Tenggara," tambahnya.

Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Tri Purnajaya dalam paparannya mengatakan, pelaku UMKM Indonesia harus mulai berpikir untuk pasar global. "Mindset UMKM Indonesia masih dengan pasar dalam negeri. Banyak peluang di Jepang. Mulai dari makanan halal, furnitur, hingga produk pertanian. Perlu diperhatikan standar ekspor impor Jepang dan kualitas kontrol," kata Tri Purnajaya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, M Riza Damanik menjelaskan, pihaknya optimistis kontribusi ekspor UMKM akan meningkat menjadi 15,12% pada 2021. Bahkan, target tersebut akan ditingkatkan pada 2024 menjadi 21,60%. "Saat ini ekspor UMKM hanya berkisar 14,37%, tetapi kami optimistis akan ada peningkatan signifikan hingga 2024," kata Riza Damanik.

Ditambahkan, ada enam indikator strategis untuk mewujudkan koperasi modern dan UMKM naik kelas serta sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

"Indikator itu adalah peningkatan kontribusi PDB UMKM, PDB koperasi, ekspor UMKM, pertumbuhan startup koperasi, koperasi modern dan UMKM naik kelas. Kita dorong UMKM naik kelas, koperasi modern, sekaligus kewirausahaan semakin meningkat," tegas Riza Damanik.

Pada 2021 lanjut Riza, ditargetkan PDB UMKM menjadi 62,36%, PDB koperasi 7,54%, kontribusi ekspor UMKM 15,12%, pertumbuhan startup berbasis inovasi dan teknologi 900 unit, 150 unit koperasi modern, dan 0,55% UKM naik kelas.

Eman Adhi Patra, Ketua PPI Jepang Komisariat University of Tokyo menyampaikan, menurut Laporan ADB 2017, 74% penolakan secara global oleh perbankan kepada UMKM disebabkan oleh pembiayaan perdagangan ekspor. Untuk itu, ADB menyarankan agar memperbaiki mekanisme penilaian risiko UMKM dengan menggunakan skema Supply Chain Finance (SCF) sebagai pendekatan baru.

"Pemerintah lakukan pengembangan fintech untuk kemudahan UMKM. Kami mendorong semakin banyak perusahaan fintech yang memberikan pengurangan biaya operasional melalui penerapan suku bunga yang lebih rendah; penyediaan transfer dan tanda tangan digital gratis; pemberian diskon tagihan bulanan; penerapan Merchant Discount Rate (MDR) sebesar 0%; dan penyediaan layanan konsultasi keuangan gratis bagi UMKM," ujar Eman Adhi Patra yang merupakan mahasiswa Program Studi S2 Public Policy.

Teguh Wahyudi, Presiden Direktur Sariraya Co Ltd, distributor produk halal terbesar di Jepang mengatakan, selama 2020, Sariraya mengembangkan bisnis ritel produk-produk halal.

"Pada Oktober 2020, Sariraya telah membuka Sariraya Halal Mart di Nagoya yang diwaralabakan kepada mitra bisnis dengan nilai investasi senilai Rp 1-2 miliar per gerai. Sariraya Halal Mart adalah gerai beragam makanan dan minuman, sayur-sayuran, dan makanan ringan halal," ujar Teguh Wahyudi.

Pengusaha kelahiran Malang, Jawa Timur ini menyodorkan kemitraan kepada seluruh investor individual dan institusi yang ingin membeli franchisee (pemegang hak waralaba) Sariraya Halal Mart itu.

“Semua WNI di Jepang ditawarkan untuk menjadi mitra kami, mahasiswa atau profesional yang bekerja di Jepang. Kami juga menawarkan waralaba ini kepada investor di Indonesia dan Jepang,” tutur alumnus dari Fakultas Pertanian Sosial Ekonomi, Universitas Brawijaya, Malang ini.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Airlangga: UMKM Berkontribusi Besar pada Ekonomi Nasional

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan, UMKM berkontribusi besar bagi pemulihan ekonomi nasional. UMKM, menyerap 96,9 persen tenaga kerja. 

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Kolaborasi dengan Bank Sumut, BNI Usung Orange Synergy

Melalui Orange Synergy, Bank Sumut dan BNI berkomitmen membangun kolaborasi strategis yang dituangkan dalam berbagai inisiatif pengembangan layanan perbankan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

AFPI-TékenAja! Hadirkan Tanda Tangan Elektronik

AFPI menjalin kerja sama dengan TékenAja! dalam penyediaan tanda tangan elektronik dan e-meterai bagi penyelenggara fintech p2p lending.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Gandeng 4 Mitra, APR Hadirkan Viscose-Rayon Berkelanjutan

PT Asia Pacific Rayon (APR), produsen serat viscose-rayon menegaskan komitmennya mendukung inovasi tekstil berkelanjutan atau ramah lingkungan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Ekonomi Pulih, Debitur Profil Risiko Tinggi Mulai Menurun

Debitur perbankan dan jasa keuangan yang memiliki profil risiko tinggi dan sangat tinggi (high risk and very high risk) mulai menurun.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Sejalan Era Digitalisasi, Aviana Kelola 180 Juta Transaksi

PT Aviana Sinar Abadi berhasil mengelola 180 juta transaksi per bulan, termasuk transaksi di pelosok daerah.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Indocement Gunakan Listrik PLN di Kompleks Pabrik Tarjun

Indocement Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan, resmi menjadi konsumen tegangan tinggi PLN pertama di Kalimantan.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Resesi Global, Founder Startup Perlu Lakukan Tiga Strategi Ini

Dua tahun lalu memang menjadi tahun emas bagi startup karena pandemi dan masyarakat banyak bergantung pada teknologi.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Dana dan Here Technologies Perdalam Inklusi Keuangan

Here Technologies, platform data dan teknologi lokasi mengumumkan bahwa DANA sebagai platform dompet digital telah menggunakan layanan lokasi.

EKONOMI | 10 Agustus 2022

Sambut Hari Kemerdekaan, Pengembang Beri Fasilitas DP 0%

Pengembang properti Widari Agung Group memberikan kemudahkan untuk konsumen Widari Village dengan fasilitas uang muka atau DP 0%.

EKONOMI | 10 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Airlangga: UMKM Berkontribusi Besar pada Ekonomi Nasional

Airlangga: UMKM Berkontribusi Besar pada Ekonomi Nasional

EKONOMI | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings