Penerapan ESG yang Baik Pacu Kenaikan Harga Saham Emiten
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (-1)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1245 (-7)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-1)   |   IDXENERGY 741 (2)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (1)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (2)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-6)   |   IDXPROPERT 876 (-4)   |   IDXQ30 136 (-0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (15)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1135 (-3)   |   LQ45 890 (-2)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (-3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (-1)   |   PEFINDO25 295 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penerapan ESG yang Baik Pacu Kenaikan Harga Saham Emiten

Selasa, 26 Januari 2021 | 15:51 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan dengan profil unsur lingkungan, sosial dan tata kelola (environmental, social and governance/ESG) yang baik cenderung memberikan potensi kinerja finansial lebih unggul. Hal itu ditegaskan dari sebuah penelitian yang dilakukan pada 2014 lalu, di mana 88% pelaku usaha yang menampilkan praktik ESG yang baik memiliki kinerja operasional dan keuangan bagus. Selain itu, bagi perusahaan yang sahamnya tercatat di bursa atau emiten, 80% menikmati kenaikan harga saham karena komitmennya menerapkan konsep ESG yang baik dan benar.

“Jadi, ini bukan biaya sama sekali, justru (ESG) ini praktik yang baik dan ini akan sejalan dengan tujuan dan strategi pencapaian operasional dan keuangan yang baik di korporasi yang ada,” tegas Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi dalam webinar dengan tema “Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG” yang diselenggarakan BeritaSatu Media Holdings, Selasa (26/1).

Tak heran, kata dia, jumlah reksa dana dan Exchange Traded Fund (ETF) mengalami peningkatan luar biasa dalam 6 tahun terakhir ini. Tercatat, pada tahun 2014 hanya ada satu ETF yang underlying pada Indeks Sri Kehati dan di 2018 menjadi tujuh, lalu menjadi 10 di 2019, dan bertambah menjadi 14 di akhir 2020. Di mana, dana kelolaannya (asset under management/AUM) dari hanya Rp 38 miliar pada tahun 2014 melonjak menjadi Rp 3 triliun pada akhir 2020 kemarin.

Selain itu, dalam 5-6 tahun terakhir, lembaga yang mempraktikkan ESG secara baik juga tumbuh secara eksponensial. Pada tahun 2015 tidak kurang di dunia ada 1.300 lembaga dengan AUM US$ 59 triliun dan pada 2020 menjadi 3.000 lembaga dengan AUM US$ 103 triliun yang berkomitmen pada pengembangan konsep ESG.

Untuk itu, Hasan mengajak para emiten untuk memiliki kesadaran dalam pelestarian lingkungan di tengah motif ekonomi. Upaya pengembangan investasi berkelanjutan dan peningkatan praktik ESG ini pun sudah ditunjukkan dengan bergabungnya BEI menjadi anggota United Nations Sustainable Stock Exchange (SSE) Initiative sejak April 2019, dan melalui berbagai inisiatif yang telah dituangkan dalam rencana aksi keuangan berkelanjutan.

“Kami secara jangka panjang ingin mengajak seluruh perusahaan tercatat di bursa 700 lebih untuk betul-betul memiliki kesadaran dan menyelaraskan usahanya dengan prinsip ESG yang baik. Apalagi dalam jangka panjang ada ESG global yang mencakup seluruh perusahaan tercatat. Jadi, kami mau bangun kesadaran dulu sebelum kita lakukan kegiatan screening dan scoring yang detail,” kata Hasan.

Seperti diketahui, setelah memiliki Indeks Sri Kehati, BEI telah meluncurkan indeks baru IDX ESG pada akhir tahun lalu yang diharapkan bisa memacu praktik terkait lingkungan, sosial, dan tata kelola emiten dalam penerapan investasi berkelanjutan di Indonesia. Melalui pengumuman Bursa No. Peng-00363/BEI.POP/12-2020 tanggal 8 Desember 2020, BEI telah menetapkan 30 saham yang memiliki penilaian ESG yang baik. Peluncuran Indeks IDX ESG Leaders mempertegas komitmen BEI dalam mendorong praktik ESG dan menjadi salah satu milestone dalam penerapan investasi berkelanjutan di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rupiah Ditutup Terkoreksi Jadi Rp 14.065 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.052- Rp 14.081 per dolar AS.

EKONOMI | 26 Januari 2021

Sepanjang Tahun 2020, Investasi Manufaktur Bergeliat Posetif

Sepanjang tahun 2020, investasi manufaktur mampu menunjukkan geliat positif, meskipun di tengah terpaan yang cukup berat akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 26 Januari 2021

Jalan Tol Kayu Agung-Palembang Tingkatkan Efisiensi Distribusi Logistik di Sumsel

Presiden meresmikan Jalan Tol Kayu Agung - Palembang.

EKONOMI | 26 Januari 2021

Tak Berdaya, IHSG Ditutup Anjlok 1,9% ke 6.140

Indeks LQ-45 turun 21,0 poin (2,14%) ke level 966,8.

EKONOMI | 26 Januari 2021

Anggaran PC-PEN 2021 Diproyeksikan Rp 553,09 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, alokasi anggaran program PC-PEN pada 2021 sebesar Rp 553,09 triliun.

EKONOMI | 26 Januari 2021

Solusi S2i Dukung Pemulihan Industri Hotel di Masa Pandemi

S2i memperkenalkan kiosk self check in dan sanitizer UV otomatis untuk mendukung pemulihan industri hotel, di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 26 Januari 2021

Bursa Eropa Dibuka Mixed di Tengah Situasi Politik Italia, dan Tantangan Vaksin

FTSE London dibuka naik 12 poin mencapai 6.643.

EKONOMI | 26 Januari 2021

DPR Diminta Tidak Meloloskan Pengusaha yang Atasnamakan Pekerja Jadi Dewas BPJamsostek

DPR harus gagalkan penipu jadi Dewas BPJamsostek.

EKONOMI | 26 Januari 2021

Investor Milenial Melonjak 50%

Salah satu bentuk perhatian yang diberikan kepada milenial adalah literasi dan edukasi yang terus-menerus.

EKONOMI | 26 Januari 2021

Perkuat Layanan Online, MPPA Jalin Kolaborasi Terbaru dengan Blibli

Kemitraan ini memungkinkan MPPA menempatkan toko virtual resmi Hypermart, Foodmart, Primo dan Hyfresh di Blibli.

EKONOMI | 26 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS