Kadin Minta Pemerintah Dorong Pemanfaatan Perjanjian Dagang
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kadin Minta Pemerintah Dorong Pemanfaatan Perjanjian Dagang

Rabu, 27 Januari 2021 | 16:38 WIB
Oleh : Sanya Dinda / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) meminta pemerintah mendorong pengusaha pemanfaatan perjanjian dagang. Sebab, hingga kini, banyak perjanjian dagang yang belum dimanfaatkan sepenuhnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mencontohkan, fasilitas tarif preferensi umum (generalized systen of preferences/GSP) dari Amerika Serikat yang utilisasinya baru 20%. "Masih banyak perjanjian dagang yang kita belum bisa manfaatkan maskimal. Ini perlu mekanisme untuk memanfaatkan secara maksimal," kata Shinta dalam webinar Solusi Maju Bersama di Jakarta, Rabu (27/1).

Di samping memanfaatkan perjanjian dagang, dia juga meminta kepada markert intelligence untuk mencari tahu kebutuhan negara-negara tujuan ekspor, terutama negara tujuan non tradisional. Contohnya, apabila suatu negara banyak mengimpor produk furnitur, market intelligence Indonesia perlu mengetahui apakah produk dalam negeri bisa turut masuk memenuhi kebutuhan tersebut. Jika tidak, perlu dicari tahu lebih lanjut kesulitan apa yang dihadapi produk-produk Indonesia untuk memasuki pasar-pasar non tradisional.

"Intinya, masalah industri dalam negeri perlu dicarikan solusinya, sehingga mampu berdaya saing dengan produk dari negara lain," imbuh Shinta.

Menirut Shinta, di tengah pandemi Covid-19, Indonesia tidak bisa hanya bergantung pada pasar domestik. Pasar ekspor perlu dimanfaatkan, termasuk bagaimana menambah nilai komoditas mentah yang selama ini menjadi produk ekspor unggulan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, hanya 3% dari bahan baku dan bahan penolong impor yang kemudian diekspor. Menurut dia, sisa dari bahan baku dan bahan penolong impor itu diolah untuk konsumsi dalam negeri. Dia mengatakan, surplus neraca dagang sepanjang 2020 tidak sehat, karena disumbang oleh penurunan impor yang lebih dalam dibandingkan penurunan ekspor.

"Surplusnya ini buat saya mengganggu. Kalau surplus 2012 dipicu overheating ekonomi. Nah, sekarang ini ekonomi kita sedang lemah gemulai," kata Lutfi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca dagang sepanjang Januari-Desember 2020 mencapai US$ 21,74 miliar. Pada saat yang sama impor turun 17,3% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 171,27 miliar menjadi US$ 141,56 miliar. Sementara itu, ekspor juga turun meski lebih tipis, yakni sebesar 2,6% dari US$ 167,68 miliar menjadi US$ 163,30 miliar.

Untuk kembali menggairahkan perekonomian nasional, Lutfi menuturkan, sebelum mendorong ekspor, pemerintah perlu terlebih dahulu membenahi konsumsi dalam negeri. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat berbagai insentif. Dia berharap Menteri Keuangan Sri Mulyani membuat insentif untuk mendorong masyarakat kembali membeli barang konsumsi, seperti produk otomotif, mobil dan motor. "Saya ingin bicara sama Ibu Sri Mulyani untuk memberi insentif yang merangsang masyarakat mengonsumsi barang. Nah, begitu ada konsumsi, kredit jalan lagi, beli mobil beli sepeda motor,

dan saya menjamin inflow bahan baku dan bahan penolong baik tata laksana dan tata kelolanya di Kementerian Perdagangan,” kata dia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

PT Danareksa (Persero) bersama 19 BUMN anggota holding bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru.

EKONOMI | 8 Desember 2021

BRI Gandeng Apkrindo Jatim Tingkatkan Transaksi Nontunai

Kerja sama BRI dan Apkrindo Jatim merupakan wujud kolaborasi perbankan dengan pengusaha kafe dan restoran di tengah kondisi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Le Parc at Thamrin Nine, Apartemen Khusus Kalangan Sultan

Apartemen super mewah, Le Parc at Thamrin Nine, dibanderol dengan harga mulai dari puluhan miliar rupiah.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Indonesia-Malaysia Sepakat Selesaikan Draft MoU PMI Domestik

Indonesia dan Malaysia sepakat untuk menyelesaikan draft nota MoU penempatan PMI sektor domestik ke Malaysia.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Transformasi Digital UMKM Perlu Dibarengi Tata Kelola Bisnis

Pelaku UMKM perlu melakukan transformasi digital sekaligus transformasi pengelolaan bisnis agar bisa terus berkembang.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Hubungkan 500 UMKM, Startup Ini Rangkul 100.000 Reseller

Evermos sukses merangkul 100.000 reseller saat genap tiga tahun beroperasi sejak 2018.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Garuda Indonesia dan BNI Gelar Travel Fair, Tiket Diskon 80%

Garuda Indonesia didukung penuh oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali menggelar Garuda Indonesia Travel Fair (GATF).

EKONOMI | 7 Desember 2021

OJK Terbitkan Aturan Saham dengan Hak Suara Multiple

Jangka waktu penerapan saham dengan hak suara multipel paling lama 10 tahun dan dapat diperpanjang satu kali.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Moduit Raih Penghargaan Inovasi Reksa Dana dari BIFA

PT Moduit Digital Indonesia (Moduit) menerima penghargaan BIFA kategori “The Most Innovative Mutual Fund Wealth-Tech”.

EKONOMI | 7 Desember 2021

Kembangkan Medical Tourism, HEAL Siapkan Rp 1 Triliun

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) siapkan capex jumbo hingga Rp 1 triliun yang akan digunakan untuk pengembangan pelayanan medical tourism dan rumah sakit baru.

EKONOMI | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Gelombang Ketiga Covid-19


# Investor Milenial


# Darmawan Prasodjo


# Houston Rockets


# Massindo Group



TERKINI
Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Holding Danareksa Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

EKONOMI | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings