Kadin Berharap 7 Sektor Strategis Sumbang Kontribusi US$ 7 Triliun
Logo BeritaSatu

Kadin Berharap 7 Sektor Strategis Sumbang Kontribusi US$ 7 Triliun

Rabu, 27 Januari 2021 | 16:56 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk dapat menduduki peringkat tujuh dunia pada tahun 2030, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap tujuh sektor strategis nasional bisa menyumbang masing-masing US$ 1 triliun ke perekonomian.

Adapun ketujuh sektor strategis tersebut yakni, agribisnis pangan dan industri pengolahan, pariwisata dan ekonomi kreatif, mineral dan turunannya, minyak dan gas bumi serta energi baru terbarukan, jasa keuangan dan asuransi serta industri keuangan, jasa kesehatan dan farmasi, lalu teknologi informasi komunikasi dan digital.

"Marilah kita wujudkan Indonesia dream value creation for the next US$ 1 triliun untuk ketujuh sektor tersebut sampai US$ 7 triliun," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia bidang Agribisnis, Pangan, dan Kehutanan sekaligus Chairman and CEO Sinar Mas Agribusiness & Food, Franky O Widjaja dalam Webinar Series MWA UI "Covid 19 dan Percepatan Pemulihan Ekonomi 2021: Harapan, Tantangan, dan Strategi Kebijakan, Rabu (27/1/2021).

Franky menuturkan, di sektor agribisnis, pangan, dan industri pengolahan telah berhasil membina 1 juta petani di tahun 2020 dengan memanfaatkan pandemi sehingga produktivitas bisa terus digenjot dan berkontribusi US$ 1 triliun. Adapun, sektor ini mempekerjakan 5 juta pekerja dari 128 juta total pekerja di seluruh Indonesia. "Diharapkan sektor lainnya bisa mengikuti," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi tugas kepada Kadin untuk mendampingi 1 juta petani pada 2015. Saat itu, jumlah petani yang berada di bawah pendampingan Kadin Indonesia baru mencakup sekitar 200.000 orang.

Franky mengatakan, Kadin Indonesia bersama dengan Partnership for Indonesia’s Sustainable Agriculture (PISAgro) telah berhasil mewujudkan target tersebut pada awal 2020. Para petani yang mendapatkan pendampingan tersebar di seluruh Indonesia dan telah mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka. Selanjutnya, Kadin bersama PISAgro, menargetkan untuk meningkatkan pendampingan kepada dua juta petani pada 2023.

Sementara itu, untuk pengentasan kemiskinan, Kadin Indonesia mengusulkan agar perusahaan menyisihkan 2 persen dari keuntungan untuk melakukan program pengentasan kemiskinan dalam radius 3 kilometer (km) dari lokasi operasional perusahaan.

"Pemerintah juga perlu memberi insentif berupa triple tax deductible kepada perusahaan yang melaksanakan program pengentasan tersebut. Lalu, untuk tata kelola perusahaan semua pengeluaran harus diaudit oleh kantor akuntan publik yang disetujui pemerintah. Bilamana hal ini direstui, diharapkan dapat dijadikan peraturan pemerintah," ucap Franky.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kerja Sama Pertamina dan Lembaga Penegak Hukum Dinilai Strategis

Kerja sama PT Pertamina dan lembaga penegak hukum dinilai sebagai langkah strategis.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Sudah Lewati Fase Terburuk, Ekonomi RI Diyakini Positif Mulai Triwulan I-2021

Ekonom Universitas Indonesia, Chatib Basri, optimistis ekonomi Indonesia akan kembali positif mulai triwulan I-2021 karena fase terburuk sudah dilewati.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Kadin Minta Pemerintah Dorong Pemanfaatan Perjanjian Dagang

Kadin meminta pemerintah mendorong pengusaha pemanfaatan perjanjian dagang.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Menkeu: LPI Diisi Sosok Berkredibilitas Tinggi

LPI menjadi salah satu cara pemerintah menggenjot investasi, sehingga diharapkan bisa berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Pamos Jaya Mandiri Perluas Jangkauan Pasar di Ranah Digital

Johnson menegaskan, Pamos siap bermitra dengan reseller dalam pemasaran produk di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 27 Januari 2021

OJK: Penghapusan Kredit Macet di Bank BUMN Rumit

Pemutihan kredit diharapkan tetap membuat kondisi perbankan stabil.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Ini 7 Strategi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi 2021

Untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di 2021, pemerintah telah menyiapkan tujuh strategi.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Ancaman Penipuan Keuangan Siber Kian Tinggi di Masa Pandemi

GBG Intelligence Center, memiliki sembilan kategori kemampuan peningkatan deteksi penipuan yang terhubung dengan teknologi dan mitra data.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Pemulihan Ekonomi Nasional Akan Ditopang UMKM dan Koperasi

Program pendampingan dan pembiayaan berkesinambungan dapat menggairahkan UMKM dan koperasi mengembangkan usahanya.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Jokowi: Direksi LPI Harus Ada Pekan Depan dan Langsung Tancap Gas

Pembentukan LPI merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Cipta Kerja.

EKONOMI | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS