Logo BeritaSatu

IHSG Kembali Melemah, Asing Tetap Koleksi Saham

Rabu, 27 Januari 2021 | 16:52 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melemah dan ditutup di bawah level 6.200, pada perdagangan Rabu (27/1/2021). Meski demikian, investor asing tetap mengoleksi saham-saham potensial, sehingga menumbuhkan kepercayaan bahwa kondisi pasar modal Indonesia tetap menjanjikan seiring optimisme pemulihan ekonomi global.

Pada pembukaan perdagangan sesi I, IHSG bergerak di zona merah bahkan sempat menyentuh level terendah di 5.998,899 atau di bawah level psikologis 6.000. Namun menjelang penutupan sesi I perdagangan, IHSG perlahan menguat seiring aksi beli saham yang dilakukan investor asing, sehingga IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.154,605.

Pada perdagangan sesi II, IHSG cenderung bergerak stagnan di zona merah, hingga akhirnya ditutup melemah 31,003 poin atau 0,50% ke level 6.109,168.

Volume saham yang ditransaksikan pada perdagangan Rabu (27/1/2021) tercatat mencapai 19,085 miliar dengan frekuensi sebanyak 1.410.604. Sebanyak 354 saham mengalami penurunan harga, 141 saham naik harga, dan 136 saham lainnya stagnan.

Total nilai perdagangan saham tercatat sebesar Rp 19,583 triliun, dimana investor asing membukukan nilai beli bersih di pasar reguler sebesar Rp 139,74 miliar.

Investor asing mengoleksi sejumlah saham plat merah, di saat IHSG mengalami koreksi. Saham-saham yang dibeli asing antara lain PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 147,8 miliar dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 128 miliar. Selain itu, investor asing juga mengoleksi saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) senilai Rp 24 miliar.

Sedangkan saham-saham yang dilepas investor asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 158,2 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 155,9 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) sebesar Rp 52,1 miliar. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 6,78 miliar di seluruh pasar.

Sebanyak enam sektor tercatat masuk zona merah karena mengalami tekanan jual yang cukup besar. Sedangkan empat sektor saham lainnya masuk ke zona hijau. Saham sektor pertambangan mengalami tekanan paling besar, yaitu 1,84%. Selanjutnya, sektor aneka industri turun 1,55%, dan sektor consumer goods turun 1,26%.

Sedangkan saham-saham yang mengalami kenaikan antara lain di sektor perkebunan sebesar 2,48%, infrastruktur 1,82%, dan sektor konstruksi 1,51%.

Analis mengungkapkan, melemahnya IHSG selama beberapa hari terakhir disebabkan banyak saham yang mengalami jual paksa (forced sell) karena terkoreksi berhari-hari, dan terjadinya margin call karenaa aksi belanja besar-besaran terhadap sejumlah saham, sehingga mengalami auto reject bawah (ARB) dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu, pelaku pasar juga bereaksi negatif dengan meningkatnya kasus Covid-19 yang menembus angka 1 juta, serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 8 Februari 2021, yang dikhawatirkan akan memperlambat pemulihan kegiatan usaha.

Meski demikian, sentimen positif datang dari investor asing yang terus mengoleksi saham-saham potensial di BEI, justru di saat IHSG terpuruk. Hal itu menunjukan kepercayaan investor asing terhadap pasar modal Indonesia tetap stabil, dan tidak terpengaruh pelemahan ISHG dalam beberapa hari terakhir.

Sementarra itu, bursa asia ditutup bervariasi pada perdagangan hari ini. Indeks Nikkei 225 di Bursa Tokyo ditutup menguat 89,031 poin atau 0,31% ke level 28.635,211. Hal yang sama juga dialami Straits Times Index di Bursa Singapura yang menguat 13,110 poin atau 0,45% ke level 2.958,630.Sedangkan Hang Seng Index di Bursa Hong Kong ditutup melemah 93,730 poin atau 0,32% ke level 29.297,529.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sah, Bank BJB Resmi Kuasai 7,15 Persen Saham Bank Bengkulu

Bank BJB resmi menjadi pemegang saham Bank Bengkulu setelah meraih persetujuan OJK atas penyertaan modal tahap pertama sebesar Rp 99,9 miliar.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Kuartal III, Modernland Realty Cetak Laba Rp 234,51 M

PT Modernland Realty Tbk (MDLN) catatkan kinerja keuangan positif pada kuartal III 2022, dengan membukukan laba Rp 234,51 miliar.

EKONOMI | 2 Desember 2022

RUPS LB: Semua Direksi dan Komisaris Bank Banten Diganti

RUPS LB memutuskan mengganti semua jajaran direksi dan komisaris Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten yakni Bank Banten.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Gelar IndonesiaNext, Cara Telkomsel Siapkan Talenta Digital

Telkomsel kembali menggelar IndonesiaNext, program yang membuka peluang bagi pemuda Indonesia untuk menjadi talenta digital berkualitas.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Sri Mulyani Harap Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV di Atas 5%

"Kami berharap sampai akhir tahun pertumbuhan ekonomi di atas 5% tetap bisa dipertahankan," kata Sri Mulyani.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Tolak UMP DKI 2023, Apindo: Kami Butuh Kepastian Hukum

Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ikut menolak penetapan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2023

EKONOMI | 2 Desember 2022

Daikin Bangun Pabrik AC Rp 3,3 Triliun di Cikarang

Pabrik AC Daikin yang berlokasi di kawasan Cikarang memiliki kapasitas produksi 1,5 juta unit setiap tahunnya.

EKONOMI | 2 Desember 2022

200 Bankir ASEAN Kumpul di Labuan Bajo Bahas Sistem Pembayaran

Interkoneksi sistem pembayaran tanpa batas di kawasan ASEAN berpotensi mendukung pengembangan ekonomi di Indonesia.

EKONOMI | 2 Desember 2022

OJK Sebut Investor Asing Antre Minati Bank di Indonesia

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyampaikan, sektor perbankan nasional sangat menarik bagi para investor, khususnya dari luar negeri.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Airlangga Rayu Eksportir Simpan Duit di Dalam Negeri

Menko Airlangga mendorong perbankan memberikan kebijakan suku bunga khusus terhadap eksportir yang menempatkan devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri.

EKONOMI | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sah, Bank BJB Resmi Kuasai 7,15 Persen Saham Bank Bengkulu

Sah, Bank BJB Resmi Kuasai 7,15 Persen Saham Bank Bengkulu

EKONOMI | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE