2021, Gojek Fokus Ekspansi di Luar Indonesia
Logo BeritaSatu

2021, Gojek Fokus Ekspansi di Luar Indonesia

Kamis, 28 Januari 2021 | 06:12 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Singapura, Beritasatu.com- Startup up ride hailing, Gojek pada 2021 ingin mengembangkan bisnisnya di luar Indonesia. Demikian dikatakan co-CEO Gojek, Kevin Aluwi, Rabu (27/1/2021).

“Salah satu fokus utama di tahun 2021 adalah memperluas ekspansi di luar Indonesia,” kata Aluwi kepada "Squawk Box Asia” CNBC, sebagai bagian jaringan Agenda Davos, World Economic Forum (WEF).

“Selama beberapa tahun terakhir, kami menginvestasikan dalam jumlah yang relatif lebih kecil di pasar luar Indonesia. Tapi kami pikir ini adalah tahun di mana kami ingin melebarkan sayap bisnis di regional dan global,” tambah Aluwi.

Gojek yang berdiri pada 2010 dengan konsep ride-hailing di Indonesia terus berkembang ke segmen bisnis lain seperti pengiriman makanan, pembayaran digital, dan logistik. Saat ini Gojek telah hadir di 200 kota di lima negara Asia Tenggara. Adapun Indonesia tetap menjadi pasar utama Gojek.

Aluwi menjelaskan beberapa negara lain tempat perusahaan berbisnis tampaknya pulih lebih kuat dari pandemi virus corona.

Indonesia sebagai negara terpadat di Asia Tenggara telah meluncurkan program imunisasi massal Covid-19. Namun negara itu masih bergulat mengendalikan virus. Kasus Covid-19 telah melampaui 1 juta, menurut data Universitas Johns Hopkins.

Menurut Aluwi, sebagian besar perusahaan di Indonesia sedang mengalami masa-masa sulit, termasuk jasa transportasi yang terkena dampak cukup parah. Meski Gojek merasakan kesulitan, dia memuji diversifikasi perusahaan dalam pengiriman makanan, pengiriman bahan makanan, dan logistik menjadi motor pertumbuhan.

Pandemi telah mendorong orang secara global untuk berbelanja online dan memilih pengiriman daripada datang ke restoran atau supermarket untuk meminimalkan paparan virus. Bahkan dengan program vaksin yang diluncurkan di seluruh dunia, beberapa ahli mengatakan bahwa perubahan perilaku konsumen tetap ada setelah pandemi berhasil dikendalikan.

Gojek juga dilaporkan sedang dalam pembicaraan dengan pemain e-commerce Indonesia Tokopedia untuk melakukan merger senilai US$ 18 miliar menjelang rencana IPO, Reuters melaporkan bulan ini. Kesepakatan itu dapat membantu Gojek menghadapi rival regionalnya Grab yang bermarkas di Singapura dan perusahaan internet, Sea, yang mengoperasikan platform e-commerce Shopee dan memiliki nilai kapitalisasi pasar US$ 110 miliar.

Aluwi menolak berkomentar tentang apa yang dia sebut sebagai spekulasi merger. Dia hanya mengungkapkan Gojek fokus membangun bisnis dan sangat optimistis menyambut 2021. “Kami menilai bahwa 2021 akan menjadi tahun pertumbuhan dan, yang lebih penting, kami menghabiskan 2020 dengan investasi di banyak bisnis produk dan operasional, sehingga profitabilitas dan keberlanjutan jangka panjang terlihat jauh lebih baik dari tahun ke tahun-tahun, "katanya.

Gojek memiliki kapitalisasi US$ 10 miliar, menurut CB Insights. Beberapa pemegang saham utamanya adalah Google, Tencent Tiongkok dan investor asal Singapura, Temasek.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dow Ambles Terburuknya Sejak Oktober, S&P 500 Turun untuk Tahun Ini

Dow Jones Industrial Average kehilangan 633,87 poin, atau 2,1% menjadi 30.303,17 atau hari terburuk sejak 28 Oktober.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Bursa Eropa Ditutup Turun karena Perkembangan Covid-19

Pan-European Stoxx 600 turun 1,1%, dengan sumber daya dasar melemah 3,4%.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Insentif Harga Gas Dongkrak Utilisasi Industri Kaca Lembaran

Kebijakan penurunan harga gas untuk sektor manufaktur membawa dampak positif terhadap naiknya utilisasi produksi industri kaca lembaran.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Osaka Bedding Buka Lowongan Kerja untuk Para Penjahit di Masa Pandemi

Osaka Bedding cetak penjahit di massa pandemi.

EKONOMI | 27 Januari 2021

FWD Life dan FWD Insurance Indonesia Rampungkan Proses Merger

FWD Insurance akan menghadirkan pengalaman berbeda dengan berbagai produk yang mudah dipahami dan fokus pada nasabah yang didukung teknologi digital.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Penggabungan Tiga Bank Syariah Peroleh Izin OJK

Surat tersebut ditetapkan pada 27 Januari 2021.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Bank OCBC NISP Bantu Berdayakan Pengusaha Perempuan

PT Bank OCBC NISP telah meluncurkan program Tidak Ada Yang Tidak Bisa #TATYB Women Warriors untuk membantu memberdayakan pengusaha perempuan.

EKONOMI | 27 Januari 2021

PPI Cabang Manado dan Surabaya Sabet Predikat Distributor of The Year 2020 Petrokimia Gresik

PPI Cabang Manado dan Cabang Surabaya meraih predikat Distributor of The Year 2020, sebagai Distributor Utama PT Petrokimia Gresik-Pupuk Indonesia.

EKONOMI | 27 Januari 2021

YLKI Minta Pemerintah Konsisten Tegakkan Aturan Tarif

Tulus menilai, pembekuan rute penerbangan akan berpengaruh terhadap citra maskapai.

EKONOMI | 27 Januari 2021

WMU Tetapkan Harga IPO Rp 180 per Saham

Perseroan mengalokasi penjatahan saham untuk fixed allotment sebanyak 99 persen dan pooling allotment 1 persen.

EKONOMI | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS