Boeing Rugi Besar, Sangat Besar
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Boeing Rugi Besar, Sangat Besar

Kamis, 28 Januari 2021 | 06:44 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Perusahaan pembuat pesawat Boeing melaporkan kerugian terbesar dalam sejarahnya akibat kombinasi dua masalah: pandemik Covid-19 dan merosotnya kepercayaan dunia terhadap 737 Max.

Rugi operasional 2020 sebesar US$ 12,8 miliar (Rp 180 triliun), rekor kerugian sebelumnya cuma US$ 2 miliar yang tercatat pada 2019.

Rugi bersih tercatat US$ 11,9 miliar (Rp 167,5 triliun), sangat jauh meninggalkan rekor rugi bersih sebelumnya yaitu US$ 636 juta (Rp 9 triliun), juga pada 2019.

Pemicu lain adalah penundaan pengiriman pesawat berbadan lebar 777X ke tahun 2023 dari rencana awal tahun 2022. Pesawat ini dirancang untuk rute internasional, sementara bisnis penerbangan rute jarak jauh diperkirakan masih butuh waktu lama untuk pulih seperti semula.

Akibat penundaah itu, Boeing kehilangan US$ 6,5 miliar.

Anjloknya aktivitas penerbangan karena pandemik membuat banyak maskapai di dunia membatalkan atau menunda pemesanan pesawat baru.

Akibatnya, penerimaan Boeing juga anjlok 24% menjadi US$ 58,2 miliar pada 2020.

"Kami perkirakan butuh waktu sekitar tiga tahun lagi sebelum industri travel kembali ke level seperti 2019, dan beberapa tahun lagi untuk menyamai tren pertumbuhan jangka panjang kami," kata CEO Boeing Dave Calhoun.

Saat ini jumlah pesawat yang masih mengudara berkurang sekitar 25% dibandingkan angka sebelum pandemik, imbuhnya.

Namun, ada berkah di balik musibah. Sekitar 1.400 pesawat yang diparkir di seluruh dunia saat ini memang dipensiunkan, sehingga ketika sisi permintaan kembali naik mereka akan butuh pesawat-pesawat baru yang lebih hemat bahan bakar.

Kondisi sekarang jauh berbeda dengan 2018, ketika Boeing melaporkan rekor nilai pendapatan yang melampaui US$ 100 miliar untuk pertama kalinya.

Titik balik terjadi pada Maret 2019, setelah pesawat paling laris Boeing 737 Max dikandangkan di seluruh dunia menyusul dua kecelakaan fatal yang menewaskan total 346 orang, termasuk penumpang dan kru Lion Air di Indonesia.

Baru pada November 2020 tipe pesawat ini kembali diizinkan mengangkut penumpang di Amerika.

Namun, regulator di banyak negara lain masih ragu-ragu, termasuk Tiongkok. Regulator Eropa baru memberi lampu hijau Rabu (27/1/2021) kemarin.

Boeing kehilangan US$ 20 miliar akibat biaya terkait krisis 737 Max ini.

Pandemik Covid-19 menambah hancur kinerja perusahaan, karena order 655 pesawat dibatalkan. Sepanjang 2020, Boeing hanya mengirim 157 pesawat baru, dibandingkan 380 unit pada 2019, dan 806 unit pada 2018 sebelum krisis 737 Max.



Sumber: CNN


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2021, Gojek Fokus Ekspansi di Luar Indonesia

Gojek fokus membangun bisnis dan sangat optimistis menyambut 2021.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Dow Ambles Terburuknya Sejak Oktober, S&P 500 Turun untuk Tahun Ini

Dow Jones Industrial Average kehilangan 633,87 poin, atau 2,1% menjadi 30.303,17 atau hari terburuk sejak 28 Oktober.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Bursa Eropa Ditutup Turun karena Perkembangan Covid-19

Pan-European Stoxx 600 turun 1,1%, dengan sumber daya dasar melemah 3,4%.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Insentif Harga Gas Dongkrak Utilisasi Industri Kaca Lembaran

Kebijakan penurunan harga gas untuk sektor manufaktur membawa dampak positif terhadap naiknya utilisasi produksi industri kaca lembaran.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Osaka Bedding Buka Lowongan Kerja untuk Para Penjahit di Masa Pandemi

Osaka Bedding cetak penjahit di massa pandemi.

EKONOMI | 27 Januari 2021

FWD Life dan FWD Insurance Indonesia Rampungkan Proses Merger

FWD Insurance akan menghadirkan pengalaman berbeda dengan berbagai produk yang mudah dipahami dan fokus pada nasabah yang didukung teknologi digital.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Penggabungan Tiga Bank Syariah Peroleh Izin OJK

Surat tersebut ditetapkan pada 27 Januari 2021.

EKONOMI | 27 Januari 2021

Bank OCBC NISP Bantu Berdayakan Pengusaha Perempuan

PT Bank OCBC NISP telah meluncurkan program Tidak Ada Yang Tidak Bisa #TATYB Women Warriors untuk membantu memberdayakan pengusaha perempuan.

EKONOMI | 27 Januari 2021

PPI Cabang Manado dan Surabaya Sabet Predikat Distributor of The Year 2020 Petrokimia Gresik

PPI Cabang Manado dan Cabang Surabaya meraih predikat Distributor of The Year 2020, sebagai Distributor Utama PT Petrokimia Gresik-Pupuk Indonesia.

EKONOMI | 27 Januari 2021

YLKI Minta Pemerintah Konsisten Tegakkan Aturan Tarif

Tulus menilai, pembekuan rute penerbangan akan berpengaruh terhadap citra maskapai.

EKONOMI | 27 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS