Kolaborasi Perusahaan dan Lembaga Negara Ini Wujudkan Teknologi Pengolahan LTJ
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Kolaborasi Perusahaan dan Lembaga Negara Ini Wujudkan Teknologi Pengolahan LTJ

Kamis, 28 Januari 2021 | 21:13 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Rekayasa Industri (Rekind) bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) berinisiatif mengembangkan rancangan teknologi pengolahan Logam Tanah Jarang (LTJ) skala komersial. Inisiatif kerja sama ini menjadi tahap awal upaya Rekind sebagai perusahaan negara bidang engineering, procurement, construction, commisinoning (EPCC) untuk berkontribusi dalam pembangunan ekosistem industri LTJ nasional.

Kolaborasi antarlembaga milik negara tersebut direalisasikan melalui penandatanganan kerja sama antara Direktur Pengembangan Usaha Rekind, Achmad Muchtasyar dengan Kepala Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir Batan, Yarianto Sugeng Budi Susilo di Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir, Jakarta, Kamis (28/1/2021). “Kerja sama ini merupakan amanah besar dalam upaya meningkatkan kemampuan perekonomian bangsa melalui perwujudan teknologi merah-putih untuk industri pengolahan LTJ," kata Direktur Utama PT Rekayasa Industri, Alex Dharma Balen.

LTJ merupakan mineral ikutan yang terdapat dalam pertambangan mineral utama. Salah satu contoh sumber deposit utamanya yaitu monazite, yakni mineral ikutan yang ada pada pertambangan timah. Hingga kini, baru tiga negara yang mengembangkannya di level bisnis, yaitu Tiongkok, Australia, dan Amerika Serikat. Pemanfaatan LTJ menjadi perhatian pemerintah sejak 2018. Hal itu ditandai dengan dibentuknya konsorsium oleh Kementerian Perindustrian (Kemperin) melalui Keputusannya Nomor 236/2018.

Di era digital, produk turunan LTJ mendukung peran sektor otomotif di masa depan, terutama dalam menyediakan magnet untuk motor pada mobil listrik. Selain itu, berpotensi menunjang pengembangan sektor energi melalui panel surya efisiensi tinggi dan baterai dengan kemampuan penyimpanan energi yang besar. LTJ juga memiliki peran besar dalam industri kesehatan, seperti pada alat Magnetic Resonance Imaging (MRI), serta industri pertahanan melalui cat anti radar.

Dalam mewujudkan teknologi industri pengolahan LTJ, Batan lebih dahulu mengembangkan dalam skala laboratorium dan pilot. Bersama Rekind, Batan akan mengembangkan teknologi ini hingga tahapan skala komersial, dan diharapkan mampu menggerakkan sektor bisnis negara. "Rekind berkomitmen hadir dengan kemampuan terbaik melalui kekuatan inovasi dan teknologi, terutama dalam menjawab kebutuhan bidang energi baru terbarukan," kata Alex.

Direktur Pengembangan Usaha Rekayasa Industri, Achmad Muchtasyar mengatakan, kerja sama Rekind dan Batan akan fokus pada pengolahan monazite menjadi unsur LTJ yang sudah dimurnikan dan bahan material aktif untuk berbagai aplikasi turunannya. “Rekind akan berperan dalam perancangan proses agar teknologi yang sudah dikembangkan Batan di skala pilot tersebut dapat beroperasi secara efektif dan efisien pada skala komersial," tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bank Mandiri Akan Rilis Green Bond US$ 300 Juta

Bank Mandiri masih memiliki plafon global bond US$ 2 miliar dan telah direalisasikan US$ 1,25 miliar.

EKONOMI | 28 Januari 2021

IHSG Anjlok 2%, Ini Penyebabnya

Pendapatan para emiten sepanjang 2020 diproyeksikan melemah akibat pandemi. Ini menjadi sentimen negatif pasar.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Pengguna LinkAja Syariah Bertambah Jadi 1,8 Juta Pengguna

Pengguna LinkAja syariah akan terus meningkat sejalan komitmen kolaborasi dari beberapa partner strategis.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Biznis.id Bekali UMKM Lewat Platform Pembelajaran Digital

UMKM yang akan memulai atau mengembangkan bisnis perlu memahami banyak hal terutama dalam hal business skills.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Sepanjang 2020 Investree Salurkan Pembiayaan Rp 2 Triliun

Perbankan dan fintech lending memiliki tujuan sama yakni berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya segmen usaha ultra mikro dan mikro.

EKONOMI | 28 Januari 2021

BRI Group Economic Forum 2021 Bahas Strategi Pemulihan Ekonomi

BRI Economic Forum 2021 membahas strategi pemulihan ekonomi Indonesia dari dampak pandemi Covid-19 di 2021.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Short Sell GameStop, Ketika Domba-domba Melawan Balik Wolf of Wall Street

Dianggap tidak punya masa depan, saham GameStop justru melesat 1500%.

EKONOMI | 28 Januari 2021

BKF: Risiko Ketidakpastian Masih Tinggi di 2021

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengungkapkan, di 2021 ini risiko ketidakpastian masih tinggi akibat pandemi Covid-19.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Mowilex Kembangkan Cat Antibakteri

Ancaman virus corona membuat semakin banyak orang peduli pada kebersihan dan kesehatan.

EKONOMI | 28 Januari 2021

Colliers: Pasar Properti Asia Pasifik Alami Pemulihan

Sektor properti yang sukses besar selama Covid-19 adalah rumah tapak dengan rentang harga di bawah Rp 1 miliar.

EKONOMI | 28 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS