Tahukah Anda, Tesla Raup Laba Bukan dari Jual Mobil
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Tahukah Anda, Tesla Raup Laba Bukan dari Jual Mobil

Senin, 1 Februari 2021 | 05:30 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com – Untuk pertama kalinya produsen mobil listrik Amerika Serikat Tesla melaporkan laba bersih dalam setahun -- tetapi bukan dihasilkan dari penjualan mobilnya.

Sebagian besar pendapatan Tesla dihasilkan dari penjualan “kredit poin” kepada produsen lain. Apa maksudnya?

Di Amerika, ada 11 negara bagian yang mewajibkan produsen mobil untuk menjual mobil bebas emisi dalam persentase minimal yang ditetapkan masing-masing negara bagian.

Persentase itu bukan hanya dihitung dari jumlah mobil bebas emisi yang dijual, tetapi juga ditentukan oleh jarak tempuh dan tipenya. Makin jauh jarak tempuhnya dan makin sedikit penggunaan bahan bakar minyak, kredit poinnya makin tinggi.

Jika produsen gagal memenuhi standar minimal, mereka akan didenda. Namun, ada kelonggaran dalam regulasi yaitu produsen mobil boleh membeli kredit poin itu dari produsen lain untuk memenuhi standar yang ditetapkan.

Di sinilah Tesla mendapat durian runtuh. Tesla hanya memproduksi mobil listrik tanpa butuh setetes pun BBM dan semua produknya dirancang bisa menempuh jarak jauh dari sekali pengisian daya.

Karena itu, Tesla bukan hanya memenuhi batas minimum, tetapi justru melampaui nilai tertinggi yang ada. Dengan kata lain, perusahaan yang didirikan Elon Musk itu punya kredit poin melimpah yang bisa dijual ke perusahaan lain.

Dalam laporan keuangan 2020 yang baru saja dirilis, Tesla mendapatkan US$ 3,3 miliar dari penjualan kredit poin dalam lima tahun terakhir, termasuk US$ 1,6 miliar pada 2020.

Perusahaan meraup laba bersih US$ 721 juta tahun lalu, sehingga tanpa bisnis jual beli kredit poin itu Tesla akan rugi besar.

Ini poin menarik pertama, bahwa produsen mobil mendapat laba bukan dari penjualan mobil.

Poin menarik kedua, Tesla mendapat laba karena diguyur dana oleh para pesaingnya!

Para pembeli kredit poin Tesla adalah sesama produsen mobil yang harus memenuhi ketentuan mobil bebas emisi tersebut.

Namun, Tesla sendiri mengakui bahwa mereka tidak bisa terus mengandalkan ini. Apalagi kebijakan kredit poin itu hanya berlaku di 11 negara bagian, yaitu California, Oregon, Colorado, Maryland, New Jersey, New York, Connecticut, Rhode Island, Massachusetts, Vermont, dan Maine.

“Dalam jangka panjang, aturan penjualan kredit poin tidak akan menjadi bagian penting dalam bisnis ini dan kami tidak merancang bisnis yang terus mengandalkan itu,” kata Kepala Keuangan Tesla Zachary Kirkhorn.

Setidaknya Tesla sudah mampu menutup satu tahun buku dengan laba bersih, dibandingkan era 2018 ketika perusahaan “membakar uang” untuk berbagai investasi dan nyaris kehabisan dana.

Tahun kemarin kinerja saham Tesla juga sangat bagus, meningkat nilainya sebesar 743% dan menjadi salah satu perusahaan Amerika paling bernilai pada 2020. Saham Tesla sama nilainya dengan gabungan saham 12 produsen mobil besar dunia yang menguasai 90% pasar global tahun lalu.



Sumber: CNN, Current Automotive


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wamenparekraf: TikTok Indonesia Awards Bentuk Dukungan kepada Kreator Konten

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengapresiasi TikTok Indonesia Awards 2020 sebagai bentuk dukungan bagi para kreator konten.

EKONOMI | 31 Januari 2021

Kementerian Perdagangan: Stok Kedelai Cukup Penuhi Kebutuhan Nasional

Stok kedelai sampai saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

EKONOMI | 31 Januari 2021

Kepercayaan Investor Pemula terhadap Pasar Modal Harus Dijaga

Rally koreksi bursa yang terjadi 7 hari berturut-turut tersebut menjadi hal yang bersejarah terkhusus bagi investor ritel.

EKONOMI | 31 Januari 2021

Sempat Ditemukan dalam Koper, Jenazah PMI Afriani Telah Dipulangkan

BP2MI fasiltasi pemulangan jenazah PMI Afriyani yang jenazahnya sempat ditemukan dalam sebuah koper di Arab Saudi.

EKONOMI | 31 Januari 2021

Jasa Marga Kebut Penyelesaian Penanganan Longsor Jalan Tol Surabaya-Gempol

Jasa Marga kebut membereskan tempat longsoran di Tol Surabaya - Gempol.

EKONOMI | 31 Januari 2021

Wujudkan Industri Tangguh, Kemperin Dorong Penerapan Zona Integritas di Seluruh Unit Kerja

Kemperin terus berkomitmen dalam menerapkan reformasi birokrasi.

EKONOMI | 31 Januari 2021

Pemkab Kaur Minta PLKB Ikut Berperan Cegah Penyebaran Covid-19

Pemkab Kaur, Bengkulu, meminta petugas penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB) ikut berperan dalam mencegah penyebaran virus corona.

EKONOMI | 31 Januari 2021

Ganjar: NU Punya Peran Penting Jaga NKRI

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengucapkan selamat Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-95.

EKONOMI | 31 Januari 2021

Tuntas, Kempupera Sulap Kawasan Bungkutoko dan Petoaha Jadi Destinasi Baru Kendari

Kempupera menyelesaikan penataan kawasan kumuh Bungkutoko dan Petoaha di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

EKONOMI | 31 Januari 2021

Bank Syariah Indonesia Hadirkan Multiplier Effect Bagi Pemulihan Ekonomi

Pengamat perbankan dari Universitas Bina Nusantara Doddy Ariefianto menyampaikan merger bank syariah akan membuat aset perbankan syariah menjadi semakin besar.

EKONOMI | 31 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS