Logo BeritaSatu

REI Optimistis Investasi Properti Bangkit Tahun Ini

Selasa, 2 Februari 2021 | 23:34 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida mengusung sikap optimistis pasar properti pada tahun 2021 akan terus tumbuh positif. Apalagi, kebijakan pemerintah mengenai vaksinasi Covid-19 berjalan baik dan aturan turunan mengenai UU Cipta Kerja bisa berjalan pada Februari ini, akan mendorong sektor properti lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

"Melihat prospek investasi properti tahun 2021 ini, kita lihat dari 2020. Jadi kita memang tahun 2020 itu terpuruk, terutama di bulan April-Mei, itu luar biasa, tidak ada penjualan sama sekali dan pengusaha harus menggaji semua orang. Nah dengan kondisi yang ada itu, kita bangkit di bulan Agustus, sejak presiden Jokowi menerapkan new normal," kata Totok Lusida, dalam acara diskusi Beritasatu TV 'Geliat Investasi Properti 2021', di Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Advertisement

Totok menjelaskan, dampak kebijakan new normal tersebut terlihat dengan mulai bangkitnya properti, terutama untuk hunian kelas menengah dengan rentang harga Rp 300 juta-an sampai dengan Rp 1 miliar.

"Kondisi ini yang perlu kita jaga bersama saat ini, konsisten sehingga dengan yang lain juga tetap jalan dan produk lain juga ikut terseret meningkat. Orang membeli rumah melihat prospeknya, meskipun rumah untuk ditinggali ataupun untuk investasi. Jadi beli rumah dimanapun semua itu melihat prospeknya," jelasnya.

Totok menegaskan, REI optimistis tahun ini sektor properti akan bangkit kembali ditambah sebentar lagi akan ada aturan turunan UU Cipta kerja. "Harus diakaui, adanya program vaksinasi juga mendorong pemulihan kinerja kita bersama, sehingga semuanya diharapkan bisa berjalan baik,” tegasnya.

Menurut Totok, dengan bangkitnya sektor properti semua pihak bisa menikmati. Alasannya, setiap investasi yang masuk ke Indonesia tentu manfaatnya untuk semua. Karena itu perlu ada keseimbangan dari semua pihak.

"Kita tentunya menaruh harapan dengan UU Cipta Kerja ini, semuanya bisa kondusif dengan keseimbangan antara masyarakat dan pengusaha. Tanpa keseimbangan, juga mana mungkin bisa terlaksana dan UU Cipta Kerja ini, semuanya membuka opportunity,” ujarnya.

Menyoal kesempatan orang asing diberikan kesempatan untuk membeli dan memiliki properti di Indonesia, Totok menilai kebijakan tersebut juga memberikan gairah tersendiri, meskipun saat ini masih sangat kecil persentasenya.

"Hunian bagi asing itu akan memberikan gairah sendiri untuk dunia properti. Apalagi harga properti di Indonesia masih rendah di negara Asean. Tidak usah jauh-jauh lah, di Asean saja properti kita masih paling rendah nilainya,” katanya.

Karena itu, tambah Totok, hambatan terbesar saat ini karena adanya sentimen pasar yang kurang baik. Karena pasar properti terpuruk karena ada sentimen market yang negatif dan banyak orang komentar yang negatif apalagi yang bukan bidangnya.

"Sebenarnya hambatan saat ini adalah adalah lebih kepada sentimen pasar dan supaya tidak negatif, ya kita bersama-sama jangan mudah komentar dan cetuskan ide yang sulit direalisasikan, apalagi yang bicara tidak berkompeten,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Minyakita Langka di Gowa, Harganya Tembus Rp 18.000

Untuk harga Minyakita juga mengalami kenaikan, yang awalnya dijual HET Rp 14.000 per liternya, kini naik menjadi Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per liternya.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Jokowi: Hilirisasi adalah Kunci Indonesia Menjadi Negara Maju

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut hilirisasi menjadi kunci yang dapat membuat Indonesia menjadi negara maju.

EKONOMI | 1 Februari 2023

BNI Ventures Raih Izin Usaha dari OJK

PT BNI Modal Ventura (BNI Ventures) akhirnya meraih izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai perusahaan modal ventura (PMV).

EKONOMI | 1 Februari 2023

Danamon-MUFG Bentuk Garuda Fund Senilai US$ 100 Juta

PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan MUFG Bank mengumumkan penempatan dana  senilai US$ 100 juta (sekitar Rp 1,5 triliun) untuk Garuda Fund.

EKONOMI | 1 Februari 2023

BPS: Inflasi Januari 2023 Melandai ke 5,28%

BPS Inflasi Indonesia pada Januari 2023 mencapai 5,28% secara year on year (yoy) atau lebih rendah dibandingkan Desember 2022.

EKONOMI | 1 Februari 2023

IHSG Hari Ini 1 Februari 2023 Naik 30 Poin di Sesi Siang

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I siang hari ini Rabu 1 Februari 2023 naik 30,7 poin (0,45%) ke level 6.870.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Fantastis! Gaji Kepala Otorita IKN Rp 179 Juta Sebulan

Gaji kepala otorita IKN atau ibu kota negara Nusantara terbilang fantastis atau mencapai Rp 172,7 juta sebulan.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Garap Gedung Perkantoran, Raksasa Jepang Ambil 25% Saham Entitas BSD

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) atau BSD menggandeng investor Jepang, Hankyu Hanshin Properties JOIN ID-DCP LLC.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Stabilkan Harga Beras, Bulog Pekalongan Gelar Operasi Pasar

Bulog Pekalongan melakukan stabilisasi harga beras dengan menggelontorkan puluhan ton beras kemasan medium yang dijual dengan harga murah.

EKONOMI | 1 Februari 2023

Pakar: Kegentingan Perppu Cipta Kerja Merupakan Diskresi Presiden

Persoalan kegentingan memaksa pada UU Cipta Kerja jo Perppu Nomor 2 Tahun 2022 merupakan diskresi Presiden.

EKONOMI | 1 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Minyakita Langka di Gowa, Harganya Tembus Rp 18.000

Minyakita Langka di Gowa, Harganya Tembus Rp 18.000

EKONOMI | 11 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE