Logo BeritaSatu

Harga Minyak Naik ke Level Tertinggi 1 Tahun di Tengah Penurunan Produksi

Rabu, 3 Februari 2021 | 08:03 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Harga minyak melonjak 2% pada akhir perdagangan Selasa (2/1/2021) mencapai level tertinggi 12 bulan setelah produsen utama menunjukkan komitmennya menahan produksi.

Minyak mentah berjangka Brent pengiriman April ditutup naik US$ 1,11 atau 2,0 % menjadi US$ 57,46 per barel, kenaikan hari ketiga berturut-turut. Brent sempat menyentuh US$ 58,05 tertinggi sejak Januari tahun lalu.

Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Maret bertambah US$ 1,21 atau 2,3% menjadi US$ 54,76 per barel, setelah sempat mencapai di US$ 55,26 level tertinggi satu tahun.

Harga acuan minyak mentah global dan AS menguat ketika optimisme lebih banyak stimulus ekonomi AS. Selian itu, tingkat produksi OPEC, sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan pada Januari.

Kedua kontrak diperdagangkan lebih tinggi setelah American Petroleum Institute, mengatakan persediaan minyak dan bahan bakar lebih rendah pada minggu ini.

Produksi minyak mentah dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) naik pada Januari untuk bulan ketujuh berturut-turut, tetapi kenaikan itu lebih kecil dari yang diperkirakan, sebuah survei Reuters menyatakan.

Pemotongan sebesar 1 juta barel per hari oleh pemimpin de facto OPEC, Arab Saudi, akan dilaksanakan dari awal Februari hingga Maret.

Produksi Rusia meningkat pada Januari, sejalan dengan pakta OPEC+. Sementara di Kazakhstan, volume minyak turun untuk bulan tersebut.

Reli meningkat karena Kongres AS siap mengadopsi paket stimulus ekonomi. Di sisi lain cuaca dingin AS meningkatkan permintaan minyak pemanas.

“Anda mendapatkan paket stimulus ekonomi AS yang tidak terpikir oleh siapa pun akan kami dapatkan,” kata Direktur Energi Berjangka Mizuho di New York, Bob Yawger.

DPR AS yang dipimpin Demokrat bersiap mengambil langkah pertama meneruskan paket bantuan Covid-19 senilai US$ 1,9 triliun dari Presiden Joe Biden.

Raksasa energi BP menandai awal yang sulit 2021 di tengah menurunnya permintaan produk. Volume ritel Januari turun sekitar 20 persen dibandingkan 11% pada kuartal keempat. Meski demikian, permintaan minyak diperkirakan akan pulih pada 2021, kata BP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mitigasi Risiko Kendaraan, Fox Logger Gaet Sompo Insurance

Fox Logger bekerja sama dengan PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Insurance) untuk memberikan keamanan dalam mitigasi risiko kendaraan.

EKONOMI | 29 September 2022

Seedbacklink Siap Bantu UMKM Masuk Platform Digital

Seedbacklink siap membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mulai memasuki dunia digital.

EKONOMI | 29 September 2022

Right Issue 3,5 Miliar Saham, Bank Raya Bakal Ekspansif

RUPSLB PT Bank Raya Indonesia Tbk menyepakati rencana penambahan modal melalui right issue sebanyak-banyaknya 3,5 miliar saham.

EKONOMI | 29 September 2022

Penuhi TKDN, Fujitsu Luncurkan 8 Model Baru Pemindai Gambar

Sukses memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN), Fujitsu meluncurkan 8 model baru pemindai gambar komersial dalam seri fi.

EKONOMI | 29 September 2022

Selain Tol, Jokowi Bangun Infrastruktur Telekomunikasi dan Energi

Selain jalan tol, Jokowi juga membangun infrastruktur di sektor transportasi, telekomunikasi, energi, hingga pertanian.

EKONOMI | 29 September 2022

APPNIA Komitmen Dukung Program Penurunan Prevalensi Stunting

Asosiasi Perusahaan Produk Bernutrisi untuk Ibu dan Anak atau APPNIA menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam menangani stunting.

EKONOMI | 29 September 2022

Bank bjb Tanda Tangani Pakta Integritas dengan BPDPKS

Bank bjb menandatangani pakta integritas dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk mendukung iklim bisnis yang baik.

EKONOMI | 29 September 2022

Kenaikan Tarif Penyeberangan Pengaruhi Biaya Operasional

Organisasi Angkutan Darat (Organda) Lampung menilai kenaikan tarif penyeberangan akan memengaruhi biaya operasional pengusaha di bidang transportasi.

EKONOMI | 29 September 2022

Bisnis Ekonomi Digital Didorong untuk Makin Ditingkatkan

Peneliti Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Eliza Mardian mendorong bisnis digital lebih dioptimalkan, khususnya terhadap kalangan muda.

EKONOMI | 29 September 2022

Penyesuaian Tarif Penyeberangan Tingkatkan Kualitas Layanan

Dirjen Hendro berharap, dengan adanya penyesuaian tarif penyeberangan operator kapal lebih meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

NEWS | 24 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings