Vaksinasi Kunci Utama Kebangkitan Industri Properti
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Vaksinasi Kunci Utama Kebangkitan Industri Properti

Rabu, 3 Februari 2021 | 09:32 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 diyakini kalangan pengembang sebagai salah satu kunci utama pergerakan dan pertumbuhan industri properti.

Managing Director Strategic Business & Services Sinar Mas Land, Alim Gunadi, mengatakan, dampak pandemi Covid-19 secara nyata telah menghantam sektor properti. Banyak pengembang yang akhirnya tumbang dan ada juga yang masih bisa bertahan.

"Bagaimana kondisi pasar properti di tahun 2021, faktor utamanya adalah masalah vaksin,” kata Alim Gunadi, dalam acara Diskusi Beritasatu TV, Geliat Investasi Properti 2021, di Jakarta, Selasa (2/2/2021) malam.

Alim Gunadi sepakat tahun 2020 merupakan tahun yang sangat ketat dan survival, karena banyak perusahaan pengembang yang terkena dampak, dan hal itu cukup terasa pada medio April-Mei.

"Semua kaget, karena tak mengira Indonesia dengan negara tropis terkena dan kasusnya semakin tinggi. Tetapi, meski terkena dampak masih beruntung, karena properti di tahun lalu masih bisa tumbuh 1,98 persen,” jelasnya.

Menurut Alim, untuk tahun 2021 ini faktor utama yang menjadi pendorong pasar adalah masalah vaksin. "Jadi vaksin menjadi faktor utamanya, dimana perusahaan yang tadinya terpuruk, sekarang ini mulai pergerakan dan bisa bangkit kembali,” imbuhnya.

Selain itu, kata Alim, keyakinan industri properti masih bisa tumbuh, karena prinsip dasar properti terutama di sektor hunian merupakan sebuah kebutuhan manusia, selain bisa menjadi investasi yang memiliki nilai besar. "Karena bicara properti itu seumur hidup. Dimana sejak kecil sampai tua, saat ini tinggal di properti. Saat ini, orang melihat bahwa properti adalah kebutuhan dasar,” kata dia.

Bahkan, kata Alim, hasil penelitian dan survei yang dilakukan oleh berbagai lembaga yang berkompeten menunjukkan pencarian rumah, terutama di Jabodetabek masih cukup besar. Bahkan, pada saat pandemi, pencarian rumah mencatatkan kenaikan lebih dari 50 persen.

"Banyak penelitian dan survei dari lembaga yang kompeten sebenarnya pencarian rumah di Jabodetabek itu meningkat dan kebutuhan itu ada. Kita lihat berbagai portal perumahan bahwa di atas 50 persen orang melakukan pencarian rumah. Jadi, bisa disimpulkan orang yang sedang mencari rumah tersebut masih sangat besar," katanya.

Selain itu, kata Alim, terlihat dari tahun 2020 dimana masyarakat membeli rumah sekitar 60 persen hingga 70 persen menggunakan skema KPR (Kredit Pemilikan Rumah) lewat perbankan. Artinya, masyarakat membeli rumah itu untuk ditinggali, dan meskipun ada yang memang untuk investasi dan membeli langsung ke developer.

"Meskipun beli rumah tujuannya beda-beda, kita lihat di 2020 mayoritas memilih cara pembiayaan KPR. Artinya, orang membeli properti itu untuk dihuni. Kita lihat juga dengan kondisi 2021, tentunya diharapkan masih tetap sama,” katanya.

Alim menambahkan, setelah proses vaksinasi berjalan sukses, kemungkinan agak berbeda. Pasalnya, dana-dana yang tersimpan bisa keluar dan orang mulai membeli properti untuk investasi. Selain itu, demografi Indonesia yang memiliki jumlah generasi milenial dan generasi Z cukup besar, menjadi potensi pasar yang menggiurkan.

"Potensi itu ada dan sangat besar. Apalagi, kondisi pasar properti ini mulai solid dan inflasi terjaga, ditambah dengan demografi yang cukup besar. Kita tentu optimistis, industri properti kembali bangkit," tambahnya.

Menurut Alim, saat ini segmen properti yang masih laku dipasaran dan terus bertumbuh, memiliki rentang harga antara Rp 800 jutaan sampai dengan Rp 2 miliar. Sedangkan harga properti di atas itu, juga mengalami kenaikan namun sedikit.

"Sinar Mas Land meluncurkan hunian yang menyesuaikan kebutuhan pasar seperti para milenial, keluarga ataupun pasangan muda. Demografi ini yang menjadi pasar kita, hunian yang ciptakan dengan desain yang bagus, ditambah dengan fasilitas yang lengkap,” tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hasil Pencucian Garam Belum Penuhi Kebutuhan Industri

Sekjen Inaplas menyatakan bahwa output garam dari washing plant tidak memenuhi kualitas kebutuhan bahan baku industri petro kimia.

EKONOMI | 3 Februari 2021

Jeff Bezos Akan Tinggalkan Kursi CEO Amazon

Amazon.com Inc telah mengumumkan bahwa CEO lama Jeff Bezos akan mundur dari jabatannya akhir tahun 2021

EKONOMI | 3 Februari 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Sama-sama Menguat di Awal Sesi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.011-Rp 14.015 per dolar AS.

EKONOMI | 3 Februari 2021

Awali Perdagangan IHSG Langsung Melonjak

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 39,8 poin (0,68%) menjadi 6.084.

EKONOMI | 3 Februari 2021

Bursa Asia Menguat, Divisi Cloud Alibaba Cetak Laba

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,28% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix menguat 0,63%.

EKONOMI | 3 Februari 2021

Pertumbuan Industri dan UU Cipta Kerja Katalis Ekonomi 2021

Meningkatnya permintaan tersebut, menjadi tanda bahwa kepercayaan masyarakat mulai bertumbuh dan dapat memicu industri untuk menggenjot produksi.

EKONOMI | 3 Februari 2021

2021, BRI Life Targetkan Premi Rp 5,57 Triliun

Pendapatan non-bunga (fee based income/FBI) dipatok Rp 520,7 miliar dan premi lanjutan sebesar Rp 1,47 triliun.

EKONOMI | 3 Februari 2021

Harga Minyak Naik ke Level Tertinggi 1 Tahun di Tengah Penurunan Produksi

Minyak mentah berjangka Brent pengiriman April ditutup naik US$ 1,11 atau 2,0 % menjadi US$ 57,46 per barel.

EKONOMI | 3 Februari 2021

Harga Perak Merosot Seiring Meredanya Pembelian Investor Ritel

Harga perak di pasar spot turun 8,2% menjadi US$ 26,59 per ounce.

EKONOMI | 3 Februari 2021

IHSG Diperkirakan Menguat, Investor Waspadai Saham Komoditas Ini

IHSG pada perdagagan hari ini akan berada di kisaran 5.992 sampai 6.083.

EKONOMI | 3 Februari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS