Logo BeritaSatu

Dear Investor Pemula, Jangan Lupa Belajar Soal Investasi

Kamis, 4 Februari 2021 | 19:25 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan terus adanya angka kenaikan jumlah investor di pasar modal. Namun, perlu diakui ada tantangan yang harus dibenahi, khususnya di bidang edukasi.

Menyadari itu, BEI dikatakan Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi, terus mengadakan sosialisasi dan edukasi pasar modal ke berbagai daerah termasuk pendirian pojok bursa di perguruan tinggi. Meski pandemi, BEI juga terus mengadakan kelas pasar modal, yang kali ini diadakan secara online. Dalam kelas online ini calon investor akan mendapatkan edukasi investasi pasar modal melalui pemaparan melalui media video, audio, tertulis dan forum yang digunakan sebagai sarana belajar dan dapat diakses selama 10 hari terhitung sejak pembayaran calon investor disetujui oleh anggota bursa.

Edukasi, dikatakannya menjadi peran dan fungsi utama BEI yang juga sejalan dengan semangat dan komitmen dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berikut anggota bursa dan para manajer investasi. “Pada prinsipnya itu jadi do your research buat para investor muda kita. It's your money, its your decision. Ini uang Anda, tanpa paksaan siapapun, Anda memiliki hak penuh untuk memutuskan apakah membeli, meng-hold, atau menjual saham tertentu. Jadi, tidak pas juga kalau nanti pada akhirnya kemudian menyalahkan yang lain karena nasi sudah menjadi bubur,” imbuh Hasan dalam acara Zooming With Primus dengan tema “Fenomena Milenial Investasi Saham” yang ditayangkan secara langsung di BeritaSatu TV, Kamis (4/2/2021).

Lebih lanjut, Hasan menuturkan, berinvestasi di pasar modal bukan berarti harus terjun langsung ke saham. Diakuinya, saham tidak jarang dianggap sebagai instrumen investasi yang bisa menghasilkan keuntungan yang relatif tinggi. Cuan dari investasi saham sering membuat orang tergiur untuk memulai menjadi investor saham. Namun, sama seperti investasi pada umumnya, potensi keuntungan yang tinggi dari investasi saham juga dibarengi dengan risiko yang tinggi. Itu mengapa investasi saham sering disebut sebagai instrumen yang high risk high return.

“Misalnya ada yang nanya ke yang lain, kira-kira beli saham apa. Nah ini menunjukkan mereka belum siap sebetulnya. Kalau memang belum bisa melakukan sendiri, riset dan penelaahan atas aspek fundamental dan nantinya mungkin teknikal dan lain-lain atas saham tersebut, tidak harus langsung jago begitu, langsung direct memilih saham-saham tertentu, mereka bisa menitipkan dananya kepada profesional yang memiliki izin resmi, ada manajer investasi, penasihat investasi, yang mungkin nanti akan mengarahkan mereka ke instrumen yang lain, yang secara kolektif misalnya reksa dana atau instrumen yang berbasis surat utang yang notabene memang risikonya lebih rendah,” jelas Hasan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bisi International Bagi Dividen 53,57% dari Laba 2021

PT Bisi International akan membagikan dividen tunai Rp 68 per saham. Dividen ini setara 53,57% laba bersih perseroan sepanjang 2021.

EKONOMI | 23 Mei 2022

Peralihan Sistem Persinyalan di Stasiun Manggarai Akan Tambah Kecepatan KRL

Switch over ke-5 (SO5) atau peralihan sistem persinyalan di Stasiun Manggarai akan menambah kecepatan rata-rata kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek.

EKONOMI | 23 Mei 2022

Dzaka Sahid Berbagi Pengalaman Merintis Start Up Olahraga

Dzaka Dermawan Sahid berbagi ilmu dan pengalaman bagaimana merintis sebuah start up olahraga.

EKONOMI | 23 Mei 2022

Wahai Pendiri Startup, Ini 4 Cara Capai Product-Market Fit

Salah satu tahap yang paling krusial dalam proses membesarkan perusahaan rintisan atau startup adalah pencapaian product-market fit (PMF).

EKONOMI | 23 Mei 2022

Pencabutan Larangan Ekspor CPO Untungkan Petani Sawit

Pemerintah mencabut larangan ekspor crude palm oil (CPO) setelah memperhatikan beberapa faktor.

EKONOMI | 23 Mei 2022

Silmy Karim Pimpin Asosiasi Industri Besi dan Baja se-Asia Tenggara

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Silmy Karim dipercaya menjadi Chairman South East Asia Iron and Steel Institute (SEAISI).

EKONOMI | 23 Mei 2022

Manulife Bayarkan Klaim Nasabah Rp 8,9 Triliun di 2021

Perusahaan asuransi, Manulife membayarkan klaim dan manfaat kepada nasabah sebesar Rp 8,9 triliun pada 2021.

EKONOMI | 23 Mei 2022

OK Bank Siap Tingkatkan Modal Inti Jadi Rp 3 Triliun

PT Bank Oke Indonesia Tbk (OK Bank) siap meningkatkan modal inti perusahaan dari Rp 2,50 triliun menjadi Rp 3 triliun, sesuai batas minimum dari regulator.

EKONOMI | 23 Mei 2022

Bahlil: WEF 2022, Forum Kolaborasi untuk Industri Hijau

World Economic Forum atau WEF 2022, selayaknya menjadi forum kolaborasi dunia untuk mewujudkan ekonomi dan industri hijau.

EKONOMI | 23 Mei 2022

Kepercayaan Meningkat, Transaksi Zakat Dana Melesat 227%

Penyelenggara dompet digital (e-wallet), Dana mencatat pertumbuhan transaksi zakat sebesar 227%.

EKONOMI | 23 Mei 2022


TAG POPULER

# Timnas Basket


# SEA Games


# Ganjar Pranowo


# Kapal Drone


# Jokowi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Nasional Penerima Vaksin Covid-19 sampai 23 Mei 2022

Data Nasional Penerima Vaksin Covid-19 sampai 23 Mei 2022

NEWS | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings