Indonesia dan Malaysia Bersatu Lawan Diskriminasi Sawit
Logo BeritaSatu

Indonesia dan Malaysia Bersatu Lawan Diskriminasi Sawit

Jumat, 5 Februari 2021 | 13:31 WIB
Oleh : Novy Lumanauw, Lenny Tristia Tambun / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Kerajaan Malaysia akan bersatu melawan diskriminasi kelapa sawit yang dilakukan Uni Eropa (UE), Australia, dan Oseania.

Pada awal Desember 2019, Indonesia menggugat Uni Eropa ke Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) terkait arahan energi terbarukan II atau Renewable Energy Directives II (RED II) yang dinilai mendiskriminasi kelapa sawit. Pemerintah Malaysia juga melakukan langkah serupa pada 15 Januari 2021.

“Mengenai isu sawit, Indonesia akan terus berjuang untuk melawan diskriminasi terhadap sawit,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin seusai menggelar pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/2/2021).

PM Muhyiddin berada di Indonesia untuk memenuhi undangan Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengungkapkan perjuangan Indonesia melawan diskriminasi kelapa sawit akan semakin optimal apabila dilakukan bersama Malaysia.

“Perjuangan tersebut akan lebih optimal jika dilakukan bersama dan Indonesia mengharapkan komitmen yang sama dengan Malaysia mengenai isu sawit ini,” kata Presiden Jokowi.

Sementara itu, PM Muhyiddin mengungkapkan sikap serupa. Ia mengatakan Malaysia juga menentang kampanye antiminyak sawit yang dilancarkan Uni Eropa, Australia, dan Oseania.

“Berkaitan dengan kerja sama menentang diskriminasi industri minyak sawit. Saya dan Bapak Presiden telah mengungkapkan keprihatinan Malaysia dan Indonesia terhadap kampanye anti minyak sawit yang berlaku di Eropa, Australia, dan Oseania,” katanya.

Ia mengatakan, kampanye antiminyak sawit sama sekali tidak mendasar dan tidak menggambarkan kelestarian industri sawit dunia serta kontradiktif dengan komitmen Uni Eropa kepada WTO mengenai pelaksanaan perdagangan bebas.

“Saya telah menyampaikan kepada Bapak Presiden bahwa Malaysia juga telah mengajukan gugatan kepada UE pada 15 Januari 2021 di WTO, sama seperti yang telah dilakukan Indonesia, pada Desember 2019 lalu,” katanya.

Menurut PM Muhyiddin, Malaysia akan terus bekerja sama dengan Indonesia dalam isu diskriminasi minyak sawit, terutama untuk memastikan Council of Production Palm Oil Production Countries dalam perlindungan industri sawit serta menyelamatkan jutaan petani kecil yang bergantung pada industri sawit di Malaysia dan Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pulau Jawa Masih Mendominasi Struktur Perekonomian

Proporsi pulau Jawa mencapai 58,75 persen diikuti Sumatera sebesar 21,36 persen.

EKONOMI | 5 Februari 2021

Sebagian Besar Bursa Asia Menguat Siang Ini

Kospi di Korea Selatan naik 25,9 (0,84%) mencapai 3.113.

EKONOMI | 5 Februari 2021

Simak Daftar Saham Top Gainer dan Top Loser Siang Ini

Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I mencapai Rp 6,31 triliun

EKONOMI | 5 Februari 2021

Bunga Kredit Sudah Rendah, Pengusaha Masih Menahan Diri

Penurunan suku bunga kredit secara umum bukan merupakan faktor utama pendorong pertumbuhan kredit, karena kebutuhan untuk pembiyaan relatif rendah.

EKONOMI | 5 Februari 2021

Kempupera Bangun Rusun BBPJN XI Senilai Rp 73 Miliar

Kempupera terus mendorong pembangunan rumah susun (Rusun) di berbagai wilayah Indonesia.

EKONOMI | 5 Februari 2021

Sulawesi, Maluku, dan Papua Selamat dari Kontraksi Ekonomi

Ekonomi Indonesia sepanjang 2020 mengalami kontraksi atau minus sebesar 2,07%.

EKONOMI | 5 Februari 2021

Rupiah dan Mata Uang Asia Terkoreksi Siang Ini

Transaksi rupiah siang ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.019-Rp 14.047 per dolar AS.

EKONOMI | 5 Februari 2021

Istana Sebut Pertumbuhan Ekonomi Nasional Mengarah Pulih

Kontraksi pertumbuhan ekonomi terjadi akibat dampak pandemi yang begitu besar menghantam perekonomian domestik dari sisi konsumsi dan investasi.

EKONOMI | 5 Februari 2021

260 Saham Naik, IHSG Bertambah ke 6.126 pada Sesi I

Sebanyak 260 saham naik, 180 saham melemah dan 165 saham stagnan.

EKONOMI | 5 Februari 2021

Ekonomi Terkontraksi, PDB Per Kapita RI Turun Jadi Rp 56,9 Juta

Struktur perekonomian Indonesia secara spasial pada 2020 masih didominasi kelompok provinsi di Pulau Jawa.

EKONOMI | 5 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS