Logo BeritaSatu

Pertamina EP Kembangkan Program Perluasan Lahan Sawah Organik

Sabtu, 6 Februari 2021 | 21:07 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Blora, Beritasatu.com - Pertamina EP Asset 4 Field Cepu melalui program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) terus memperluas lahan pertanian organik di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora.

CSR Staff Pertamina EP Asset 4 Cepu Field, Kautsar Restu Yuda, mengatakan, program PSRLB yang dikembangkan bersam Kelompok Bina Alam Sri, mengalami penambahan penerima manfaat dan luas area tanam. Luasan lahan padi organik bertambah dari semula 2,6 hektare saat panen perdana menjadi 13,36 hektare di awal tahun 2021.

"Luasan ini berpotensi terus bertambah, karena para anggota kelompok ada beberapa yang belum menggunakan seluruh lahannya untuk menanam padi organik," kata Restu dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (6/2/2021).

Hingga saat ini, kata Restu, peserta program PSRLB berjumlah 41 orang. Dengan berbagai manfaat dari pertanian organik ini, kedepan program tersebut diharapkan bakal menarik lebih banyak petani untuk bergabung, apalagi setelah ada kerja sama dengan Aliksa.

"Kami optimistis program yang dikerja samakan dengan Aliksa ini akan terus berkembang," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Aliksa, Alik Sutaryat mengatakan, pihaknya menargetkan anggota akan bertambah menjadi 60 orang petani dan luasan lahan menjadi 20 hektare sampai akhir 2021.

"Target ini kami ukur dari tren positif sejak program ini kami mulai dan perkembangan program ini tidak lepas dari dukungan Pertamina EP dan pemerintah dari level desa hingga atas," imbuh Alik.

Program PSRLB sendiri telah mendapat apresiasi positif dari tim monitoring evaluasi SKK Migas Jabanusa. Saat ini, program tersebut sudah merambah di tempat lain di luar Desa Bajo, yaitu Desa Wado, Ngraho, Tanjung, dan Sidorejo.

Selain beras organik, Kelompok Bina Alam Sri juga memproduksi minuman herbal yaitu virgin coconut oil, jahe instan, kunyit instan, temulawak instan, kopi stamina, dan kunyit asem.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Infrastruktur Era Jokowi Solusi Tingkatkan Daya Saing

Kebijakan pembangunan infrastruktur era Presiden Jokowi merupakan solusi meningkatkan daya saing ekonomi.

EKONOMI | 29 September 2022

OJK Perluas Akses Keuangan di Daerah Melalui TPAKD

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperluas akses keuangan masyarakat di daerah, melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

EKONOMI | 29 September 2022

Ini Asumsi Makro APBN 2023 yang Disepakati Pemerintah dan DPR

Defisit APBN 2023 disepakati sebesar Rp 598,2 triliun atau 2,84% dari total PDB 2023 yang mencapai Rp 21.037 triliun.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Beberkan Bukti APBN Sudah Dikelola Efektif

Sri Mulyani menegaskan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menjaga defisit APBN relatif rendah dan menurun secara cepat.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Sebut Risiko Resesi Makin Rumit, Seperti Apa?

Menurut Sri Mulyani, inflasi yang sangat tinggi telah mendorong respons kebijakan moneter terutama di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya.

EKONOMI | 29 September 2022

Tangani Sampah Makanan, NFA Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menyerukan kolaborasi lintas sektoral untuk penanganan sampah makanan atau food waste di Indonesia.

EKONOMI | 29 September 2022

OJK Minta Multifinance Lebih Hati-hati Menyongsong 2023

Hampir semua indikator perekonomian global dan domestik berpotensi menurun, sehingga berdampak pada stabilitas dan pertumbuhan industri multifinance.

EKONOMI | 29 September 2022

Jasa Agen Asuransi Sumbang PPN Rp 36 Miliar Per Agustus 2022

Founder Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) Wong Sandy Surya menjelaskan, sejak 2009 komisi agen asuransi dikenakan PPh 50%.

EKONOMI | 29 September 2022

Miris, Sampah Makanan Indonesia Capai 48 Juta Ton Per Tahun

Timbunan sampah makanan atau food loss and waste di Indonesia mencapai 48 juta ton per tahun, yang berasal dari lima tahap rantai pasok pangan.

EKONOMI | 29 September 2022

Krisis Inggris, Sri Mulyani: APBN Kuat Jadi Shock Absorber

Sri Mulyani Indrawati menegaskan, APBN harus kuat agar bisa menjalankan fungsinya sebagai peredam guncangan atau shock absorber.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Infrastruktur Era Jokowi Solusi Tingkatkan Daya Saing

Infrastruktur Era Jokowi Solusi Tingkatkan Daya Saing

EKONOMI | 19 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings