Garuda Indonesia Tuntaskan Pencairan Dana Obligasi Wajib Konversi Rp 1 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Garuda Indonesia Tuntaskan Pencairan Dana Obligasi Wajib Konversi Rp 1 Triliun

Selasa, 9 Februari 2021 | 18:54 WIB
Oleh : Lona Olavia / EHD

Jakarta, Beritasau-com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyelesaikan proses pencairan dana hasil penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebesar Rp 1 triliun. Pencairan dana hasil penerbitan OWK tersebut mengacu pada perjanjian penerbitan OWK pada akhir tahun 2020 lalu yang telah disepakati antara Garuda Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) selaku pelaksana investasi dari Kementerian Keuangan (Kemkeu) dalam rangka implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasiona (PEN).

"Dana hasil penerbitan OWK sebesar Rp1 triliun yang telah kami selesaikan proses pencairannya pada pertengahan kuartal 1 tahun ini, tentunya menjadi momentum tersendiri bagi Garuda Indonesia untuk terus memperkuat upaya pemulihan kinerja sejalan dengan kinerja fundamental operasional perusahaan yang secara konsisten terus menunjukan pertumbuhan yang positif,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan resmi, Selasa (9/2/2021).

Pencairan dana hasil penerbitan OWK ini, menurutnya telah memperhitungkan kebutuhan modal kerja perusahaan dalam jangka pendek dan menengah. Dia pun mengklaim penerbitan ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta aspek compliance terhadap ketentuan good corporate governance (GCG), sehingga penggunaan dana hasil OWK ini dapat berjalan tepat guna sesuai kebutuhan perusahaan.

Sebagaimana yang telah disepakati bersama stakeholder terkait dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan melalui PT SMI selaku pelaksana investasi, dana yang diperoleh dari penerbitan OWK ini, akan dipergunakan untuk mendukung likuiditas, solvabilitas, serta pembiayaan operasional perusahaan.

Adapun mengacu pada persetujuan penerbitan OWK yang telah diperoleh perusahaan dengan nilai sebesar maksimum Rp 8,5 triliun dan dengan tenor maksimum 7 tahun, maka sesuai dengan penandatanganan perjanjian penerbitan OWK pada akhir Desember 2020 lalu, implementasi pencairan dana OWK yang telah terlaksana pada tanggal 4 Februari 2021 adalah sebesar Rp 1 triliun dengan tenor selama 3 tahun.

Hingga awal kuartal IV-2020 lalu, Garuda Indonesia mencatatkan jumlah penumpang tertinggi selama pandemi di mana pada November 2020 lalu, Garuda Indonesia Group berhasil membukukan jumlah penumpang menembus jumlah angkutan penumpang lebih dari 1,043 juta penumpang yang meningkat cukup signifikan dari masa awal pandemi di mana perusahaan hanya dapat mengangkut 30 ribuan penumpang. Dari bisnis angkutan kargo, pada November 2020 Garuda Indonesia juga berhasil mencatatkan pertumbuhan kargo sebesar 12,20 % dari awal kuartal IV - 2020, menjadi 24,6 ribu ton angkutan kargo.

Dari aspek pengelolaan biaya produksi perusahaan, Garuda Indonesia juga secara konsisten menerapkan upaya upaya strategis yang salah satunya melalui negosiasi biaya sewa pesawat, negosiasi dengan pihak ketiga lainnya, serta berbagai optimalisasi biaya penunjang lainnya di mana penghematan per bulannya yang dapat diperoleh mencapai sebesar US$ 15 juta.

“Dengan kinerja perusahaan yang terus menunjukkan pertumbuhan positif di tengah masa pandemi ini serta kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan penerbangan Garuda Indonesia, kami optimistis dana dari hasil penerbitan OWK ini akan dapat menunjang fokus akselerasi kinerja perseroan secara konsisten” tutup Irfan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wamendes PDTT Sebut UU Desa Kunci Keberhasilan Bumdes

Budi Arie Setiadi menilai, UU Desa telah berhasil melahirkan banyak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

EKONOMI | 9 Februari 2021

Logistik Jadi Tantangan Terbesar UMKM Indonesia

65% UMKM di Indonesia memandang bahwa logistik menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan usaha mereka.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Atasi Sengketa, Pembangunan Sutet Balaraja Perlu Disosialisasikan

PLN sudah selayaknya berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mensosialisasikan RUPTL kepada masyarakat.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Meski IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Berikan Cuan

Harga DGNS menguat 21,14%, BANK naik 20,41%, FIRE meningkat 12,50%, IRRA melonjak 12,40%, dan AGRO terangkat 10,47%.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Perbaikan Rampung, Kereta Api Dapat Lalui Jalur Stasiun Tawang-Alastua

Pada Selasa (9/2/2021) pukul 9.00 WIB, jalur hulu KA antara Stasiun Semarang Tawang - Stasiun Alastua telah dapat dilewati oleh lokomotif.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Hingga 4 Februari, BI Sudah Serap SBN di Pasar Perdana Rp 35,72 Triliun

BI akan menempuh kebijakan suku bunga rendah dengan likuiditas longgar sampai dengan ada indikasi inflasi meningkat.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Bank Indonesia Masih Buka Ruang Penurunan Suku Bunga

Perry Warjiyo menegaskan, masih terdapat ruang untuk kembali menurunkan suku bunga acuan.

EKONOMI | 9 Februari 2021

IHSG Turun, Frekuensi Perdagangan ANTM dan BRIS Paling Tinggi

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan frekuensi 128.801 kali.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Jelang Imlek, XL-Axiata Prediksi Trafik Data Meningkat 5%

Operator telekomunikasi XL Axiata Tbk telah mempersiapkan jaringan untuk mendukung kenyamanan aktivitas masyarakat menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2021.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Indonesia Dorong Pertumbuhan Data Center di Asia Pasifik

Kehadiran sistem kabel Indigo yang menghubungkan Singapura dan Sydney menambah daya tarik Indonesia sebagai pasar data center.

EKONOMI | 9 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS