Ekonom UI Sepakat Integrasi BUMN untuk Ultra Mikro Dorong Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ekonom UI Sepakat Integrasi BUMN untuk Ultra Mikro Dorong Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan

Selasa, 9 Februari 2021 | 18:59 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kalangan ekonom Universitas Indonesia (UI) kompak mendukung rencana integrasi Badan Usaha Milik Negara untuk pengembangan ekosistem usaha Ultra Mikro (UMi) yang diinisiasi pemerintah.

Dukungan itu disampaikan berdasarkan pertimbangan bahwa kehadiran integrasi BUMN untuk UMi akan menggenjot pengembangan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan membawa sentimen positif dalam menciptakan ekonomi berkelanjutan.

"Multiplier effect dan jenjang pengembangan pelaku UMKM ke depan akan lebih baik. Dan, memang segmen UMKM perlu diurus serius karena kontribusi terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerjanya yang besar," kata Ekonom UI cum Direktur Eksekutif Next Policy Fithra Faisal Hastiadi melalui keterangan tertulis yang diterima Selasa (9/2/2021).

Ia menilai PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai koordinator holding memiliki kemampuan dari segi aset, jaringan, teknologi, dan pendanaan yang mumpuni untuk menangani perusahaan-perusahaan calon anggota integrasi.

Menurut Fithra, integrasi ini akan mendongkrak inklusi keuangan pada pelaku UMKM. Jaringan serta sumber dana murah yang dimiliki BRI bisa membantu Pegadaian dan PNM agar lebih efisien dalam mendukung serta menyalurkan program dan produk bagi UMKM. "Perlu diingat, pelaku UMKM saat ini banyak juga yang mendapat pembiayaan dari rentenir," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian BUMN berencana mengintegrasikan ekosistem ultra mikro pada tiga BUMN, yang beranggotakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (8/2/2021) mengungkapkan bahwa rencana integrasi ekosistem ultra mikro telah mendapat lampu hijau dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), yakni komite privatisasi di bawah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

“Dari sisi stabilitas sistem keuangan sudah dilihat sehingga kita tidak memiliki concern mengenai penerapan holding ini,” ujar Sri Mulyani.

Integrasi BUMN untuk UMi dan UMKM, menurut dia, akan menerapkan model co-existence. Sinergi dan simbiosis mutualisme di antara ketiga perusahaan akan dikawal dengan pembentukan Key Performance Indicators (KPI) yang ketat.

Tujuan integrasi ekosistem UMi untuk memberikan kemudahan akses layanan keuangan formal, mengurangi biaya pendanaan usaha UMi, meningkatkan taraf hidup melalui pembagian jaminan dan bantuan sosial yang didistribusikan melalui ekosistem, selain itu peningkatan literasi keuangan nasional. Kementerian Keuangan menargetkan 29 juta usaha UMi dapat memperoleh akses pembiayaan pada 2024 melalui integrasi ekosistem ini.

Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro menyatakan bahwa pembiayaan ke UMKM selama ini masih dipandang tinggi risikonya. Pandangan ini muncul karena hingga sekarang ketersediaan data aktivitas bisnis UMKM belum terpadu dan banyak tersedia.

"Dengan pembentukan holding, data pelaku UMKM akan menjadi lebih banyak dan terintegrasi. Ini akan menjadi sentimen baik khususnya untuk pengembangan segmen UMKM lebih berkelanjutan ke depannya," kata Ari.

Dia menyebut, data UMi dan UMKM yang terkumpul dari pembentukan holding nanti akan mampu diproses lebih baik guna menciptakan proyeksi yang lebih tepat ihwal perkembangan ekonomi nasional. Dengan basis data yang bagus, pendekatan lembaga perbankan dan pembiayaan ke pelaku usaha UMi dan UMKM pun dipastikan berjalan lebih efektif.

"Terlebih, UMKM merupakan segmen yang paling cepat bangkit. Namun, perbankan memang perlu tetap memilih sektor dan debitur mana yang perlu menjadi perhatian terlebih dahulu," imbuhnya.

Selain itu, kata Ari, holding BUMN untuk UMi akan membuat pertumbuhan dan kualitas kredit UMKM lebih baik. Hal ini juga akan menjadi pendorong bank lain untuk dapat lebih gencar menjalankan program pengembangan serta penyaluran kredit ke UMKM dengan membangun rantai pasok lebih jelas.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Garuda Indonesia Tuntaskan Pencairan Dana Obligasi Wajib Konversi Rp 1 Triliun

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyelesaikan proses pencairan dana hasil penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebesar Rp 1 triliun.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Wamendes PDTT Sebut UU Desa Kunci Keberhasilan Bumdes

Budi Arie Setiadi menilai, UU Desa telah berhasil melahirkan banyak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

EKONOMI | 9 Februari 2021

Logistik Jadi Tantangan Terbesar UMKM Indonesia

65% UMKM di Indonesia memandang bahwa logistik menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan usaha mereka.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Atasi Sengketa, Pembangunan Sutet Balaraja Perlu Disosialisasikan

PLN sudah selayaknya berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mensosialisasikan RUPTL kepada masyarakat.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Meski IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Berikan Cuan

Harga DGNS menguat 21,14%, BANK naik 20,41%, FIRE meningkat 12,50%, IRRA melonjak 12,40%, dan AGRO terangkat 10,47%.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Perbaikan Rampung, Kereta Api Dapat Lalui Jalur Stasiun Tawang-Alastua

Pada Selasa (9/2/2021) pukul 9.00 WIB, jalur hulu KA antara Stasiun Semarang Tawang - Stasiun Alastua telah dapat dilewati oleh lokomotif.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Hingga 4 Februari, BI Sudah Serap SBN di Pasar Perdana Rp 35,72 Triliun

BI akan menempuh kebijakan suku bunga rendah dengan likuiditas longgar sampai dengan ada indikasi inflasi meningkat.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Bank Indonesia Masih Buka Ruang Penurunan Suku Bunga

Perry Warjiyo menegaskan, masih terdapat ruang untuk kembali menurunkan suku bunga acuan.

EKONOMI | 9 Februari 2021

IHSG Turun, Frekuensi Perdagangan ANTM dan BRIS Paling Tinggi

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan frekuensi 128.801 kali.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Jelang Imlek, XL-Axiata Prediksi Trafik Data Meningkat 5%

Operator telekomunikasi XL Axiata Tbk telah mempersiapkan jaringan untuk mendukung kenyamanan aktivitas masyarakat menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2021.

EKONOMI | 9 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS