Waduh! Indonesia Bisa Terlempar dari Negara Berpendapatan Menengah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Waduh! Indonesia Bisa Terlempar dari Negara Berpendapatan Menengah

Selasa, 9 Februari 2021 | 19:31 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyatakan Indonesia bisa kembali masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah bawah (lower middle income country) apabila tidak bisa menangani dampak pandemi Covid-19.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pada akhir tahun 2019 Indonesia sudah naik kelas dan masuk pada kelompok negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country) dengan tingkat penghasilan di atas US$ 4.046 per kapita. Namun pandemi Covid-19 menyebabkan kontraksi ekonomi di tahun 2020 minus 2,07%.

“Apabila pertumbuhan pada tahun 2021 bisa mencapai 4,5% sampai 5% dan tahun 2022 bisa 5%, maka kita akan kembali ke angka di atas US$ 4.000 sehingga masuk lagi di upper middle country,” ucap Suharso dalam konferensi pers di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (9/2/2021).

Bank Dunia membuat klasifikasi negara berdasarkan pendapatan nasional bruto (Gross National Income/GNI) per kapita dalam empat kategori, yaitu low income (US$ 1.035), lower middle income (US$ 1.036 – US$ 4.045), upper middle income (US$ 4.046 – US$ 12.535) dan high income (>US$ 12.535).

Suharso mengatakan bila pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 5%, maka Indonesia belum mampu melepaskan diri dari kategori jebakan negara berpendapatan menengah sebelum 2045. Dengan pertumbuhan ekonomi 5%, pemerintah belum bisa mengembalikan tingkat pengangguran terbuka (TPT) seperti sebelum terjadi pandemi Covid-19. Bila pertumbuhan ekonomi domestik sampai 6 sebelum tahun 2045 Indonesia bisa mencapai menjadi negara high income economy. “Tetapi kalau pertumbuhan ekonomi kita bisa tumbuh sampai dengan 7% pada tahun 2040 kita sudah mencapai di atas threshold US$ 12.535,” ucap Suharso.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lembaga Keuangan Desa Efektif Tekan Angka Kemiskinan

Budi Arie Setiadi menilai, efektivitas penanggulangan kemiskinan bisa terus meningkat melalui lembaga keuangan desa (LKD).

EKONOMI | 9 Februari 2021

Bos BI: Inflasi Januari Terlalu Rendah, Perlu Jadi Perhatian

Rendahnya inflasi disebabkan permintaan yang belum sepenuhnya pulih.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Strategi Hero Perkuat Bisnis Ritel Makanan di Tengah Pandemi

Hero tidak melakukan penutupan Giant secara permanen, melainkan penataan ulang toko dan renovasi.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Maybank Indonesia dan Maybank Foundation Lanjutkan Program RISE 2.0 secara Daring

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) bersama Maybank Group Foundation, melanjutkan program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Ekonom UI Sepakat Integrasi BUMN untuk Ultra Mikro Dorong Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan

Ekonom UI dukung rencana integrasi Badan Usaha Milik Negara untuk pengembangan ekosistem usaha Ultra Mikro (UMi) yang diinisiasi pemerintah.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Garuda Indonesia Tuntaskan Pencairan Dana Obligasi Wajib Konversi Rp 1 Triliun

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyelesaikan proses pencairan dana hasil penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebesar Rp 1 triliun.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Wamendes PDTT Sebut UU Desa Kunci Keberhasilan Bumdes

Budi Arie Setiadi menilai, UU Desa telah berhasil melahirkan banyak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

EKONOMI | 9 Februari 2021

Logistik Jadi Tantangan Terbesar UMKM Indonesia

65% UMKM di Indonesia memandang bahwa logistik menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan usaha mereka.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Atasi Sengketa, Pembangunan Sutet Balaraja Perlu Disosialisasikan

PLN sudah selayaknya berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mensosialisasikan RUPTL kepada masyarakat.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Meski IHSG Melemah, Deretan Saham Ini Berikan Cuan

Harga DGNS menguat 21,14%, BANK naik 20,41%, FIRE meningkat 12,50%, IRRA melonjak 12,40%, dan AGRO terangkat 10,47%.

EKONOMI | 9 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS