OCBC NISP Bukukan Laba Bersih Rp 2,1 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-1)   |   COMPOSITE 5970 (-21)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (1)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-8)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-0)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-8)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (0)   |   IDXHIDIV20 418 (-1)   |   IDXINDUST 960 (-2)   |   IDXINFRA 873 (-0)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-3)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-45)   |   IDXTRANS 1045 (-4)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-6)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-1)   |   JII70 204 (-0)   |   KOMPAS100 1132 (-5)   |   LQ45 888 (-3)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (1)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

OCBC NISP Bukukan Laba Bersih Rp 2,1 Triliun

Selasa, 9 Februari 2021 | 21:48 WIB
Oleh : Nida Sahara / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank OCBC NISP Tbk sepanjang tahun 2020 mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,1 triliun, menurun 28% secara tahunan (year on year/yoy) di tengah pandemi Covid-19. Penurunan laba disebabkan provisi yang disiapkan pada 2020 mencapai 233,8%, meningkat dibandingkan provisi pada 2019 sebesar 226,3%. Kemudian, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) tercatat Rp 6,83 triliun tumbuh 6% (yoy). Namun rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) masih cukup tebal 22%.

Sementara itu, laba operasional sebelum beban cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sebesar Rp 5,24 triliun, tumbuh 14% (yoy). Pertumbuhan laba operasional tersebut didukung pertumbuhan pendapatan operasional yang naik 9% (yoy), sementara upaya peningkatan produktivitas dan efisiensi telah berkontribusi positif, antara lain biaya operasional dengan kenaikan sebesar 2% (yoy).

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja melalui keterangannya mengungkapkan, pandemi Covid-19 banyak memberikan pelajaran bagi perseroan, mulai keterbatasan mobilitas yang mendorong akselerasi digital hingga perubahan perilaku nasabah yang semakin sadar akan pengelolaan keuangan dan investasi. "Fenomena ini kami sambut dengan menghadirkan solusi perbankan yang memungkinkan nasabah individu dan korporasi mengelola keuangannya dimana saja. Didukung dengan kemudahan dan fleksibilitas dari layanan digital kami, serta berbagai program pemberdayaan dan edukasi untuk mendukung masyarakat menjaga kesehatan keuangannya,” kata Parwati, Selasa (9/2/2021).

Perseroan juga tetap menjalankan fungsi intermediasinya dengan menyalurkan kredit sebesar Rp 114,9 triliun hingga akhir Desember 2020 atau turun 3% (yoy). Upaya Bank OCBC NISP dalam melayani nasabah dilaksanakan bersamaan dengan komitmen dalam menjalankan kegiatan usahanya secara prudent. Hal ini tercermin dari rasio kredit macet (non performing loan/NPL) net yang tercatat sebesar 0,8% dan NPL gross sebesar 1,9%, berada di bawah rata-rata NPL industri perbankan.

Total aset perseroan tumbuh 14% (yoy) menjadi Rp 206,30 triliun, didorong dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 26% (yoy), di mana dana murah atau CASA berkontribusi sebesar 42%. Di sisi lain, wealth management menjadi salah satu produk dan layanan yang dapat ditingkatkan seiring dengan berkembangnya literasi keuangan. Di tengah perlambatan ekonomi, produk investasi yang diminati adalah produk investasi dengan risiko rendah, salah satunya surat berharga negara ritel, dimana perseroan turut menjadi mitra distribusi.

Kemudahan dan fleksibilitas untuk transaksi, menabung dan berinvestasi yang ditawarkan channel digital OCBC NISP, terutama pada saat pandemi yang disambut baik nasabah. Tercermin dari peningkatan jumlah maupun volume transaksi serta pengguna layanan. Pada layanan ONe Mobile untuk nasabah individu, terjadi peningkatan jumlah transaksi sebesar 58% (yoy), volume transaksi meningkat 92% (yoy), serta jumlah pengguna naik 41% (yoy). Lebih lanjut, nasabah juga semakin memperlihatkan kenyamanan dalam menggunakan ONe Mobile untuk berinvestasi di mana transaksi produk investasi yang dilakukan melalui ONe Mobile meningkat sepanjang tahun 2020.

Perseroan juga memperhatikan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi oleh nasabah korporasi, termasuk usaha kecil dan menengah (UKM). "Melihat peran strategis UKM dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional meskipun terdampak pandemi Covid-19, Bank OCBC NISP terus mendampingi dan membantu nasabah melewati masa-masa sulitnya sesuai dengan arahan pemerintah agar dapat bangkit untuk mengembangkan bisnisnya bahkan berkontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional. Kami aktif berdiskusi dengan nasabah dan menawarkan dukungan, baik itu relaksasi maupun restrukturisasi atas fasilitas pendanaan yang dimiliki," tambah Parwati.

Bank OCBC NISP menyadari bahwa kesadaran nasabah akan pentingnya menabung dan berinvestasi serta tingginya aktivitas di channel digital harus diimbangi dengan literasi keuangan dan literasi digital yang baik. Oleh karena itu, Bank OCBC NISP mengembangkan berbagai inisiatif program edukasi literasi keuangan kepada masyarakat luas secara online diantaranya melalui beragam program edukasi TAYTB di sosial media, webinar dan online game boards.

Parwati menyambut positif tahun 2021 dengan semangat TAYTB dan fokus menjalankan strategi Bank untuk meningkatkan dana murah, melanjutkan akselerasi digital dan konsistensi menjaga kualitas kredit. "Terlebih dengan milestone penting dimana Bank OCBC NISP akan genap berusia 80 tahun, kami siap memperkuat komitmen untuk menjalankan kegiatan perbankan yang bertanggung jawab, menjaga kinerja yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap sosial dan lingkungan sehingga dapat melaju jauh bersama nasabah dan berkontribusi dalam menggerakkan perekonomian Indonesia untuk melalui situasi yang menantang ini,” tutup Parwati.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Winland Development Garap Perumahan di Koridor Cicinggo

Winland mengembangkan kawasan perumahan terpadu seluas 80 hektare di koridor Cibubur-Cileungsi-Jonggol.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Waduh! Indonesia Bisa Terlempar dari Negara Berpendapatan Menengah

Bila pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 5%, maka Indonesia belum mampu melepaskan diri dari kategori jebakan negara berpendapatan menengah.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Lembaga Keuangan Desa Efektif Tekan Angka Kemiskinan

Budi Arie Setiadi menilai, efektivitas penanggulangan kemiskinan bisa terus meningkat melalui lembaga keuangan desa (LKD).

EKONOMI | 9 Februari 2021

Bos BI: Inflasi Januari Terlalu Rendah, Perlu Jadi Perhatian

Rendahnya inflasi disebabkan permintaan yang belum sepenuhnya pulih.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Strategi Hero Perkuat Bisnis Ritel Makanan di Tengah Pandemi

Hero tidak melakukan penutupan Giant secara permanen, melainkan penataan ulang toko dan renovasi.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Maybank Indonesia dan Maybank Foundation Lanjutkan Program RISE 2.0 secara Daring

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) bersama Maybank Group Foundation, melanjutkan program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Ekonom UI Sepakat Integrasi BUMN untuk Ultra Mikro Dorong Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan

Ekonom UI dukung rencana integrasi Badan Usaha Milik Negara untuk pengembangan ekosistem usaha Ultra Mikro (UMi) yang diinisiasi pemerintah.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Garuda Indonesia Tuntaskan Pencairan Dana Obligasi Wajib Konversi Rp 1 Triliun

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyelesaikan proses pencairan dana hasil penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebesar Rp 1 triliun.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Wamendes PDTT Sebut UU Desa Kunci Keberhasilan Bumdes

Budi Arie Setiadi menilai, UU Desa telah berhasil melahirkan banyak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

EKONOMI | 9 Februari 2021

Logistik Jadi Tantangan Terbesar UMKM Indonesia

65% UMKM di Indonesia memandang bahwa logistik menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan usaha mereka.

EKONOMI | 9 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS