Bank Mandiri Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 4,4%
Logo BeritaSatu

Bank Mandiri Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 4,4%

Selasa, 9 Februari 2021 | 21:52 WIB
Oleh : Nida Sahara / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT Bank Mandiri (Persero) tahun ini memperkirakan ekonomi nasional tumbuh 4,4%, didukung pertumbuhan setiap pulau dan provinsi. Prediksi tersebut lebih baik dari tahun 2020 yang masih terkontraksi 2,07%.

"Katalis positif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi regional adalah kenaikan harga komoditas seperti CPO, karet, batu bara dan minyak mentah yang akan membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi di wilayah berbasis komoditas seperti Sumatera dan Kalimantan. Katalis positif lain adalah program stimulus pemerintah yang berjumlah Rp 619 triliun," terang Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro dalam keterangannya, Selasa (9/2/2021).

Andry menambahkan, program vaksinasi dan vaksin tentu bisa menjadi game changer bagi pemulihan ekonomi, namun membutuhkan waktu untuk membuktikan vaksin efektif melindungi tubuh dari infeksi virus, dan menumbuhkan confidence konsumen maupun produsen. "Sementara itu, faktor risiko terbesar ke depan adalah laju peningkatan kasus Covid-19 yang sampai saat ini belum bisa ditekan," ucap dia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi hampir di semua pulau mengalami kontraksi kecuali Pulau Sulawesi dan Papua-Maluku. Pulau Papua-Maluku dengan proporsi PDRB 2,4% dari PDB Nasional tumbuh paling tinggi yaitu sebesar 1,44%; Sulawesi (proporsi 6,6%) tumbuh 0,23%.

Sebaliknya, Pulau Bali-Nusa Tenggara dengan proporsi PRDB sebesar 2,9% dari PDB Nasional, mengalami kontraksi paling dalam sebesar -5,01%. Selanjutnya, Pulau Kalimantan (proporsi 7,7%) terkontraksi sebesar -2,27%; Pulau Jawa (proporsi 58,9%) tekontraksi sebesar -2,51%; Sumatera (proporsi 21,5%) terkontraksi sebesar -1,19%.

Berdasarkan provinsi, hanya tiga provinsi mengalami pertumbuhan ekonomi positif, yaitu Provinsi Papua yang tumbuh 2,32%, Sulawesi Tengah (4,86%) dan Maluku Utara (4,92%). Provinsi-provinsi yang mengalami pertumbuhan positif walaupun ada pandemi Covid-19, didorong oleh aktivitas pertambangan dan pengolahan barang tambang yaitu tembaga di Papua dan nikel di Sulawesi Tengah dan Maluku Utara.

Di Pulau Jawa kontraksi ekonomi tertinggi terjadi di Provinsi Banten sebesar -3,38%, disusul DIYogyakarta -2,69%, Jawa Tengah -2,65%, Jawa Barat -2,44%, Jawa Timur -2,39% dan DKI Jakarta -2,36%. Provinsi-provinsi di Pulau Jawa terkontraksi cukup dalam karena aktivitas ekonomi berkurang akibat pembatasan kegiatan, seperti PSBB dan PPKM.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

OCBC NISP Bukukan Laba Bersih Rp 2,1 Triliun

Penurunan laba disebabkan provisi yang disiapkan pada 2020 mencapai 233,8%.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Winland Development Garap Perumahan di Koridor Cicinggo

Winland mengembangkan kawasan perumahan terpadu seluas 80 hektare di koridor Cibubur-Cileungsi-Jonggol.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Waduh! Indonesia Bisa Terlempar dari Negara Berpendapatan Menengah

Bila pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 5%, maka Indonesia belum mampu melepaskan diri dari kategori jebakan negara berpendapatan menengah.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Lembaga Keuangan Desa Efektif Tekan Angka Kemiskinan

Budi Arie Setiadi menilai, efektivitas penanggulangan kemiskinan bisa terus meningkat melalui lembaga keuangan desa (LKD).

EKONOMI | 9 Februari 2021

Bos BI: Inflasi Januari Terlalu Rendah, Perlu Jadi Perhatian

Rendahnya inflasi disebabkan permintaan yang belum sepenuhnya pulih.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Strategi Hero Perkuat Bisnis Ritel Makanan di Tengah Pandemi

Hero tidak melakukan penutupan Giant secara permanen, melainkan penataan ulang toko dan renovasi.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Maybank Indonesia dan Maybank Foundation Lanjutkan Program RISE 2.0 secara Daring

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) bersama Maybank Group Foundation, melanjutkan program pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Ekonom UI Sepakat Integrasi BUMN untuk Ultra Mikro Dorong Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan

Ekonom UI dukung rencana integrasi Badan Usaha Milik Negara untuk pengembangan ekosistem usaha Ultra Mikro (UMi) yang diinisiasi pemerintah.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Garuda Indonesia Tuntaskan Pencairan Dana Obligasi Wajib Konversi Rp 1 Triliun

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menyelesaikan proses pencairan dana hasil penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) sebesar Rp 1 triliun.

EKONOMI | 9 Februari 2021

Wamendes PDTT Sebut UU Desa Kunci Keberhasilan Bumdes

Budi Arie Setiadi menilai, UU Desa telah berhasil melahirkan banyak Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

EKONOMI | 9 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS