Staf Khusus Menkeu: Relaksasi PPnBM Mobil Tidak Pengaruhi Penerimaan Negara
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Staf Khusus Menkeu: Relaksasi PPnBM Mobil Tidak Pengaruhi Penerimaan Negara

Sabtu, 13 Februari 2021 | 09:40 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kebijakan insentif penurunan tarif pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM) atau diskon pajak kendaraan bermotor di bawah 1.500 cc kategori sedan dan 4x2 dipastikan tidak akan mengurangi pendapatan negara pada 2021. Pasalnya, pajak yang seharusnya dibebankan kepada konsumen akan dibayarkan pemerintah.

"Betul, tidak ada potensi pengurangan penerimaan negara," Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo saat dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (13/2/2021).

Kebijakan PPnBM mobil atau diskon pajak ini akan menggunakan PPnBM DTP (ditanggung pemerintah) melalui penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan ditargetkan mulai diberlakukan pada Maret 2021. "Skema pajak ditangung pemerintah," kata Yustinus.

Yustinus mengatakan, kebijakan relaksasi PPnBM mobil ini masuk ke dalam belanja pajak pemerintah. "Sifatnya hanya alokasi belanja," kata Yustinus.

Dia menjelaskan, anggaran yang disiapkan pemerintah untuk menanggung PPnBM ada pada alokasi stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). "Di dalamnya terdapat insentif pajak, (PPnBM) sama dengan pajak penghasilan (PPH) Pasal 21 DTP dan lain-lain," kata dia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan anggaran yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 mencapai Rp 627,9 triliun, naik 18% dari sebelumnya Rp 533,1 triliun. Adapun sektor yang menerima stimulus pemerintah pada tahun ini adalah kesehatan, masyarakat, industri mikro dan makro yang terdampak pandemi. Termasuk di dalamnya PPnBM mobil yang ditanggung pemerintah.

Berdasarkan skenario relaksasi PPnBM yang dilakukan secara bertahap, sesuai data Kementerian Perindustrian diperhitungkan dapat terjadi peningkatan produksi mobil sebesar 81.752 unit. Estimasi terhadap penambahan output industri otomotif juga diperkirakan akan dapat menyumbangkan pemasukan negara sebesar Rp1,4 triliun. Kebijakan tersebut juga akan berpengaruh pada pendapatan negara yang diproyeksi terjadi surplus penerimaan sebesar Rp 1,62 triliun.

Insentif PPnBM mobil akan dilakukan secara bertahap selama 9 bulan, dan masing-masing tahapan akan berlangsung 3 bulan. Insentif PPnBM sebesar 100% dari tarif akan diberikan pada tahap pertama, diikuti insentif PPnBM sebesar 50% dari tarif yang akan diberikan pada tahap kedua, dan insentif PPnBM 25% dari tarif akan diberikan pada tahap ketiga.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dalam 10 Hari Perdagangan, Harga Minyak Catat Tren Positif Sembilan Kali

Minyak mentah Brent naik 2,11% menjadi US$ 62,43 per barel.

EKONOMI | 13 Februari 2021

Kemkeu: PPnBM Mobil yang Dibebankan ke Konsumen Dibayar Pemerintah

Diskon pajak dilakukan secara bertahap sampai Desember 2021 agar memberikan dampak optimal.

EKONOMI | 13 Februari 2021

Harga Emas Jatuh Imbas Stabilnya Dolar

Emas berjangka AS melemah 0,2% menjadi US$ 1.823,20.

EKONOMI | 13 Februari 2021

Dow Menguat Cetak Rekor, Secara Mingguan Bursa AS Positif

Dow Jones Industrial Average naik 27,7 poin, atau 0,1%, mencapai level tertinggi baru sepanjang masa.

EKONOMI | 13 Februari 2021

Bursa Eropa Menguat Meski Ekonomi Inggris Minus 9,9%

Pan-European Stoxx 600 mengakhiri sesi naik 0,6%.

EKONOMI | 13 Februari 2021

Kemnaker: Hanya 49 P3MI yang Layak Tempatkan PMI ke Arab Saudi

Kemnaker menegaskan, hanya 49 P3MI yang layak untuk bisa menempatkan pekerja migran Indonesia (PMI) dengan sistem satu kanal ke Arab Saudi.

EKONOMI | 12 Februari 2021

Loyalitas Nasabah Bank DKI Teratas di Kategori BPD

Berdasarkan tingkat kepuasan dan loyalitas nasabah, Bank DKI sukses membawa pulang 9 penghargaan SLE Award 2021.

EKONOMI | 12 Februari 2021

Program PEN Tercapai dengan Peningkatan Investasi

Program PEN tercapai melalui program-program prioritas seperti peningkatan aktivitas ekonomi.

EKONOMI | 12 Februari 2021

DPR Tegaskan Rencana Holding Ultra Mikro Belum Disahkan

Rencana pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro yang melibatkan PT BRI (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT PNM (Persero) belum disahkan.

EKONOMI | 12 Februari 2021

Karyawan Semen Indonesia Group Donor Plasma Konvalesen

Donor plasma konvalesen menjadi salah satu alternatif dan harapan bagi mereka yang terjangkit.

EKONOMI | 12 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS