Logo BeritaSatu

Imbal Hasil Obligasi Masih Jadi Pemicu Merosotnya Harga Emas

Rabu, 17 Februari 2021 | 06:47 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas turun sebanyak 1,7% pada Selasa atau Rabu dinihari WIB (17/2/2021) ke level terendah seminggu karena kenaikan imbal hasil Treasury AS (obligasi). Sementara kenaikan platinum juga mereda dalam perdagangan yang berfluktuasi setelah reli ke level tertinggi 6,5 tahun.

Harga emas di pasar spot turun 1,2% menjadi US$ 1.796,50 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 4 Februari. Emas berjangka AS turun 1,3% menjadi US$ 1.799,00.

"Emas bergeser dari aset lindung nilai inflasi, seperti yang terjadi di sebagian besar tahun 2020, menjadi aset safe-haven," kata ahli strategi komoditas TD Securities Daniel Ghali, menunjuk pada kenaikan imbal hasil Treasury.

Emas batangan dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi berkat stimulus ekonomi besar-besaran yang juga telah mendorong imbal hasil Treasury AS 10 tahun lebih tinggi. Hal ini meningkatkan biaya emas yang tidak menghasilkan.

Pelemahan emas juga terimbas indeks saham AS dibuka pada rekor tertinggi di tengah optimisme paket bantuan virus corona AS senilai US$ 1,9 triliun. Sementara platinum turun 1,6% menjadi US$ 1.281.80 per ons setelah menyentuh level tertinggi sejak September 2014.

Ghali mengatakan penurunan itu disebabkan aksi ambil untung setelah reli didorong spekulasi atas potensi permintaan platinum meningkat sebagai akibat teknologi yang lebih hijau.

Platinum yang digunakan dalam konverter katalitik mobil untuk membatasi emisi gas buang, telah naik lebih 20% tahun ini di tengah harapan pemulihan pasar mobil dan dorongan energi lebih bersih.

"Kenaikan harga platinum pada dasarnya dapat dibenarkan pada awalnya, mengingat undervaluation sebelumnya dan ekspektasi dari defisit pasokan baru, kami sekarang melihat tanda-tanda kelebihan spekulatif," kata analis Commerzbank dalam sebuah catatan.

Sementara harga perak di pasar spot turun 0,8% menjadi US$ 27,36 per ounce, sementara paladium melemah 0,4% menjadi US$ 2,378,37 setelah mencapai level tertinggi 1 bulan di US$ 2,424,26.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hey Coco Ajak Pelanggan Jadi Mitra

Hey Coco, produsen air minum dengan bahan dasar air kelapa dari Thailand, mengajak pelanggan menjadi mitra bisnis.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

Kredit usaha rakyat (KUR) diharapkan menyentuh petani kecil. Pasalnya, selama ini KUR dinilai tidak menyentuh petani kecil.

EKONOMI | 7 Oktober 2022

KHE Gandeng Sumitomo Garap Proyek PLTA Rp 270 T di Kaltara

PT Kayan Hydro Energy (KHE) menggandeng Sumitomo Corporation, pada proyek pembangunan PLTA di Kalimantan Utara (Kaltara) senilai US$ 17,8 miliar.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

OJK Perkuat Tiga Aspek Perlindungan Konsumen di Era Digital

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau pelaku usaha terus menjaga dan meningkatkan aspek perlindungan konsumen di era digital.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) Lakukan Buyback

Emiten sektor teknologi, PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) mengumumkan akan melakukan aksi korporasi pembelian kembali saham (buyback) secara bertahap.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Bukit Asam Borong MTN PT Timah Senilai Rp 391,25 Miliar

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membeli Medium Term Notes (MTN) I PT Timah TBK (TINS) Tahun 2022 sebanyak 25 lembar atau senilai Rp 391,25 miliar.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Mayoritas Masyarakat Puas dengan Pelayanan Petugas Pajak

Mayoritas responden yang memiliki NPWP merasa puas dengan pelayanan yang diberikan petugas pajak.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Telkom Dukung Digitalisasi Pendidikan di Daerah 3T

Telkom menyerahkan bantuan berupa perangkat device, network, application ke 321 sekolah di seluruh Indonesia terutama yang berada di wilayah 3T.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

Survei Indikator: 80% Masyarakat Indonesia Belum Punya NPWP

Mayoritas responden dari survei Indikator Politik Indonesia menyatakan belum mempunyai nomor pajak wajib pajak (NPWP), yakni sekitar 80%.

EKONOMI | 6 Oktober 2022

TransNusa Mulai Terbang Jakarta-Bali-Yogyakarta

TransNusa lepas landas pertamanya bersama penerbangan 8B 5532 pada pukul 08.20 WIB pagi dari Soekarno-Hatta dan mendarat di Yogyakarta pukul 09.25 WIB.

EKONOMI | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

NEWS | 36 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings