Logo BeritaSatu
Fokus Pasar

Realokasi Belanja Negara untuk Pemulihan Ekonomi

Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Keuangan (Kemkeu) memutuskan melakukan alokasi ulang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk tahun 2021.

Dalam riset harianya Pilarmas Sekuritas menjelaskan, realokasi belanja negara ini akan mengedepankan peran APBN sebagai countercyclical terhadap kondisi perekonomian. Jumlah APBN yang berubah yakni rancangan awal belanja non-K/L dari Rp 922,6 triliun menjadi Rp 910 triliun.

“Perubahan itu sejalan dengan kebutuhan pemerintah guna mendukung pemulihan ekonomi akibat pandemi,” jelas Pilarmas, Rabu (17/2/2021).

Adapun pada tahun ini pemerintah menaikkan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) menjadi Rp 688,3 triliun, naik 84% dari alokasi awal sebesar Rp 372,3 triliun

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, aliran dana yang diberikan untuk daerah seperti dana desa juga mengalami perubahan dari Rp 795,5 triliun menjadi Rp 780,5 triliun. Selain itu, pemerintah juga akan menggunakan pembiayaan investasi untuk membangun perekonomian dengan alokasi Rp 184,5 triliun. Sektor kesehatan mendapatkan porsi paling besar yakni Rp 254 triliun, naik 50%.

Kemudian, perlindungan sosial naik dari Rp 408,8 triliun jadi Rp 449,5 triliun. Adapun sektor pendidikan dan pariwisata tidak mengalami perubahan. Realokasi ini menyebabkan anggaran infrastruktur menurun menjadi Rp 187,17 triliun dari sebelumnya Rp 417,4 triliun.

Di sisi lain, insentif usaha yang diberikan oleh pemerintah Indonesia kepada para pengusaha ikut terdampak dengan alami penurunan anggaran jadi Rp 53,86 triliun dari Rp 56,12 triliun.

Meski demikian pemerintah tetap mendukung kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pembiayaan melalui koperasi dengan meningkatkan anggaran menjadi Rp 187,17 triliun dari Rp 173,17 triliun pada tahun 2020 lalu. “Percepatan terhadap pemulihan menjadi harapan pelaku pasar, hal tersebut seiringan potensi pulihnya daya beli dan keyakinan pelaku bisnis untuk dapat kembali berekspansi,”pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IHSG Terpangkas di Sesi I Terseret Saham Teknologi

Dibuka turun 0,78 poin (0,01%) di posisi 7.052, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) tenggelam di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (28/11/2022).

EKONOMI | 28 November 2022

Usai Grup Salim Masuk, BUMI Private Placement Lagi Rp 2,1 T

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan private placement setelah private placement Rp 24 triliun saat Grup Salim ikut masuk.

EKONOMI | 28 November 2022

Gubernur Sulut Tetapkan UMP Naik 5,4% Jadi Rp 3.485.000

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menetapkan besaran UMP Sulawesi Utara sebesar Rp 3.485.000 atau naik sebesar 5,24%

EKONOMI | 28 November 2022

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Terpangkas di Awal Perdagangan

Pergerakan mata uang Garuda ata rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona merah.

EKONOMI | 28 November 2022

Awal Pekan Investor Bersemangat, IHSG Masih di Zona Hijau

Di menit-menit awal, nilai perdagangan IHSG sebesar Rp 210,02 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 25.442 kali transaksi.

EKONOMI | 28 November 2022

Global Resesi, OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

OJK memutuskan memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit maupun pembiayaan khusus hingga 2024.

EKONOMI | 28 November 2022

Inflasi dan Fed Mulai Dovish Katalis Positif IHSG Pekan Ini

the Fed yang diperkirakan mulai dovish ke depannya, diyakini menjadi katalis positif bagi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI).

EKONOMI | 28 November 2022

Harga SUN Menguat Terbatas karena Fed Rate Melandai

Harga SUN akan menguat karena melemahnya sentimen Fed rate hike dan sentimen positif net buy asing pada pekan lalu yang mencapai Rp 11 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Hingga Oktober, Penerbitan Obligasi Naik 28% Jadi Rp 144,9 T

Meningkatnya penerbitan obligasi korporasi sejalan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan impresif.

EKONOMI | 28 November 2022

Meski Oktober APBN Defisit, Konsolidasi Fiskal On Track

Defisit APBN Oktober 2022 sebesar 0,91% terhadap PDB atau setara Rp 169,5 triliun masih sehat dan kredibel.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IHSG Terpangkas di Sesi I Terseret Saham Teknologi

IHSG Terpangkas di Sesi I Terseret Saham Teknologi

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE