Harga Emas ke Level Terendah 2 Bulan karena Imbal Hasil Obligasi dan Dolar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harga Emas ke Level Terendah 2 Bulan karena Imbal Hasil Obligasi dan Dolar

Kamis, 18 Februari 2021 | 07:10 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas memperpanjang penurunannya untuk hari kelima pada perdagangan Rabu atau Kamis dinihari WIB (18/2/2021) ke level terendah dalam lebih 2 bulan karena prospek pemulihan ekonomi sehingga mendorong dolar dan imbal hasil obligasi AS.

Harga emas di pasar spot turun 1,2% ke US$ 1,773.72 per ons, setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 30 November di US$ 1,768.60. Adapun emas berjangka AS turun 1,5% ke US$ 1.772,80.

“Ekonomi AS diperkirakan akan perlahan pulih," kata Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger.

Meger menambahkan optimisme menang melawan virus corona ditunjukkan dengan penguatan dolar dan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun, yang naik ke level tertinggi sejak Februari 2020.

Kenaikan imbal hasil obligasi dipicu meningkatnya optimisme rencana stimulus AS senilai US$ 1,9 triliun dan ekspektasi inflasi yang pada gilirannya mengangkat dolar ke puncak lebih dari 1 minggu.

Pejabat Federal Reserve AS bulan lalu memperdebatkan bagaimana meletakkan dasar bagi publik untuk menerima inflasi yang lebih tinggi, dan tetap waspada pada tekanan di pasar-pasar aset yang menguat, menurut risalah bank sentral AS pada pertemuan kebijakan 26-27 Januari.

Emas berada dalam tekanan lebih lanjut karena data ekonomi yang positif. Departemen Perdagangan AS Rabu (17/2/2021) melaporkan bahwa penjualan ritel AS Januari naik 5,3%, terbaik dalam 8 bulan, dan jauh lebih baik daripada Desember 2020 minus 1,0%.

Logam mulia lainnya, perak pengiriman Maret turun 1 sen atau 0,04% menjadi US$ 27,315 dolar AS per ons. Platinum pengiriman April anjlok US$ 21,9 atau 1,71% menjadi US$ 1.257,70 per ons.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC


BERITA LAINNYA

Krisis Evergrande Bisa Gerus 0,01% dari PDB Tiongkok

Krisis utang China Evergrande Group diperkirakan memperlambat pertumbuhan ekonomi Tiongkok, tetapi memiliki dampak minimal di sistem keuangan.

EKONOMI | 22 September 2021

Wapres Optimistis Indonesia Jadi Pemain Utama Keuangan Syariah

Sektor industri produk halal dan keuangan syariah terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

EKONOMI | 22 September 2021

Waskita Beton Precast Garap Proyek Interchange Dukuh Atas

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menggarap proyek Sudirman Station-Dukuh Atas Interchange dengan nilai kontrak Rp 163,61 miliar.

EKONOMI | 22 September 2021

Akumindo: Holding Ultra Mikro Bukti Keberpihakan Pemerintah pada UMKM

Kehadiran Holding Ultra Mikro (Umi) yang melibatkan BRI, Pegadaian, dan PNM menjadi bukti keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha kecil.

EKONOMI | 22 September 2021

IHSG Positif, Ini 5 Saham Top Gainers di Sesi I

PT Wilton Makmur Tbk (SQMI) paling cuan pascaharganya melesat 30,83%, disusul BIMA menguat 21,69%, ARKA meningkat 19,80%, BBHI naik 9,14% dan BOSS naik 8,43%.

EKONOMI | 22 September 2021

Waskita Karya Kantongi Restu Right Issue 24,56 Miliar Saham

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengantongi restu dari para pemegang saham untuk menambah modal melalui right issue.

EKONOMI | 22 September 2021

Rebound, IHSG Menguat ke 6.106

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,75% ke 6.106,3 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (22/9/2021).

EKONOMI | 22 September 2021

ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 3,5%

Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2021 sebesar 3,5% year on year (yoy).

EKONOMI | 22 September 2021

Citilink Raih Penghargaan Maskapai dengan Penerapan Prokes Terbaik

Maskapai penerbangan Citilink berhasil meraih predikat “5-Star Covid-19 Airline Safety Rating” dari Skytrax.

EKONOMI | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Pemerintah Komitmen Penuh, Presiden Minta Polisi Tak Ragu Usut Mafia Tanah

Pemerintah Komitmen Penuh, Presiden Minta Polisi Tak Ragu Usut Mafia Tanah

NASIONAL | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings