KPEI Raih Fatwa DSN-MUI Atas Transaksi Efek Bersifat Ekuitas
Logo BeritaSatu

KPEI Raih Fatwa DSN-MUI Atas Transaksi Efek Bersifat Ekuitas

Kamis, 18 Februari 2021 | 16:51 WIB
Oleh : Lona Olavia / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) secara resmi telah memperoleh fatwa dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Berdasarkan surat DSN-MUI tanggal 17 Februari 2021, telah disampaikan Fatwa DSN-MUI nomor 138/DSN-MUI/IXI2020 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Kliring dan Penjaminan Penyelesaian Transaksi Bursa atas Efek Bersifat Ekuitas di Bursa Efek, yang telah dibahas dan disahkan dalam Rapat Pleno DSN-MUI ke-51 Tahun 2020 pada tanggal 30 September 2020.

Direktur Utama KPEI Sunandar menyampaikan, dengan diterbitkannya fatwa ini, maka seluruh rangkaian transaksi pasar modal yang dimulai dari proses transaksi di BEI hingga proses kliring di KPEI sampai dengan penyelesaian di KSEI telah menerapkan prinsip syariah, yang dapat menjadi acuan masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal syariah.

Dengan perkembangan pasar modal syariah di Indonesia yang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir dan potensi investor syariah di Indonesia yang masih sangat besar, dia mengharapkan, fatwa DSN-MUI ini dapat mendukung upaya pendalaman pasar untuk meningkatkan basis investor syariah.

“KPEI selalu berupaya mendukung perkembangan pasar modal syariah di Indonesia. Dengan penerbitan fatwa ini, semoga akan semakin menambah kepercayaan publik terhadap pasar modal syariah di Indonesia dan semakin mendorong investasi sesuai prinsip syariah dengan beragam produk dan layanannya di pasar modal Indonesia,” kata Sunandar dalam keterangan resmi, Kamis (18/2/2021).

Secara detail, fatwa ini mengatur tentang ketentuan (dhawabith) dan batasan (hudud) prinsip syariah untuk kliring dan penjaminan penyelesaian Transaksi Bursa atas Efek bersifat ekuitas di Bursa Efek, di mana KPEI sebagai Lembaga Kliring dan Penjaminan sangat penting perannya dalam menjamin penyelesaian transaksi bursa dan pemenuhan hak dan kewajiban para pihak yang bertransaksi efek syariah di bursa efek.

Fatwa ini juga melengkapi fatwa-fatwa sebelumnya yang telah diterbitkan DSN-MUI yang menjadi dasar berinvestasi sesuai prinsip syariah di pasar modal Indonesia. Yaitu, Fatwa nomor: 20/DSN-MUI/IV/2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi Untuk Reksa Dana Syariah. Lalu, fatwa nomor: 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal.

Selain itu, fatwa nomor: 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek, yang diberikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Serta, fatwa nomor: 124/DSN-MUI/XI/2018 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Pelaksanaan Layanan Jasa Penyimpanan dan Penyelesaian Transaksi Efek Serta Pengelolaan Infrastruktur Investasi Terpadu, yang diberikan kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ini Syarat Startup untuk Mendapat Investor

Amvesindo menilai pesatnya pertumbuhan startup di Indonesia menjadi kesempatan bagi Perusahaan Modal Ventura (PMV) untuk mengeksplor peluang investasi.

EKONOMI | 18 Februari 2021

Saham Mahaka Radio Bertahan di Puncak Top Gainers

Harga MARI menguat 34,43%, ABBA naik 34,38%, TGRA meningkat 8,99%, TINS melonjak 8,14%, dan BTPS terangkat 5,31%.

EKONOMI | 18 Februari 2021

Mappi Tekankan Pentingnya UU Jasa Penilai

Ketua Mappi Muhammad Amin menilai tak sedikit penilai masuk penjara karena beban penentuan besaran ganti rugi ditugaskan kepada profesi penilai.

EKONOMI | 18 Februari 2021

Bank Indonesia: Selain DP Mobil, DP Rumah Sekarang Juga Bisa 0%

Pelonggaran LTV/FTV berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021.

EKONOMI | 18 Februari 2021

Sistem Keamanan Informasi MPM Raih Sertifikasi ISO 27001

MPM meraih sertifikasi ISO 27001 yang diberikan oleh Badan Sertifikasi ISO, berkat penerapan dan pengelolaan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

EKONOMI | 18 Februari 2021

Rupiah Stabil di Rp 14.010

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Kamis (18/2/2021), terpantau stabil di kisaran Rp 14.010.

EKONOMI | 18 Februari 2021

Menristek: Untuk Jadi Negara Maju, Indonesia Butuh Investasi dan Inovasi

Agar menjadi negara maju atau berpendapatan tinggi pada 2045, Indonesia tidak hanya butuh investasi, tapi juga inovasi yang menjadi kunci kemajuan suatu negara.

EKONOMI | 18 Februari 2021

BI Minta Perbankan Percepat Penurunan Suku Bunga Kredit

Penurunan suku bunga kredit perbankan hanya turun 83 basis poin sepanjang 2020, padahal suku bunga acuan BI sudah turun 125 basis poin.

EKONOMI | 18 Februari 2021

Ini Strategi Anwa Residence Hadapi Persaingan Apartemen yang Makin Ketat

Anwa Residence telah menggelar prosesi penutupan atap atau topping off ceremony di bulan Januari lalu secara live streaming.

EKONOMI | 18 Februari 2021

Dirut BRI: Suku Bunga Rendah Tidak Serta Merta Bisa Tingkatkan Kredit

Jika suku bunga kredit turun, maka kondisi tersebut diharapkan bakal mendongkrak pertumbuhan kredit, tetapi tidak sesederhana itu.

EKONOMI | 18 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS