Pelindo 1 Komitmen Terus Kembangkan Kuala Tanjung
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pelindo 1 Komitmen Terus Kembangkan Kuala Tanjung

Kamis, 18 Februari 2021 | 17:43 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pelindo 1 (Persero) berkomitmen terus melakukan pengembangan Kuala Tanjung Port and Industrial Estate (PIE). Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1 Prasetyo menjelaskan, Kuala Tanjung PIE memiliki potensi yang besar untuk tumbuh dan berkembang secara cepat.

Dengan lokasi yang terletak di Pulau Sumatera dan berada di tengah jalur utama Selat Malaka yang dilewati 25% komoditas perdagangan dunia dan didukung hinterland yang kuat di 10 provinsi di Pulau Sumatera, menjadikan posisi Kuala Tanjung PIE semakin strategis dan berpotensi besar sebagai simpul penting dalam jaringan logistik dan supply chain global.

"Kuala Tanjung PIE terdiri dari dua bagian yang saling terintegrasi, yaitu kawasan pelabuhan (Kuala Tanjung Multipurpose Terminal) dan kawasan industri (Kuala Tanjung Industrial Zone)," jelas Prasetyo dalam keterangan resmi, Kamis (18/2/2021).

Pengembangan Kuala Tanjung PIE ditandai dengan telah beroperasinya kawasan pelabuhan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal (KTMT) sejak 2019. Direncanakan sebagai the Next Indonesia’s logistic dan supply chain hub, pelabuhan ini didesain untuk mengakomodasi kapal-kapal berukuran besar dengan bobot 50.000 DWT (dead weight tonnage) serta berbagai jenis muatan, dari petikemas, curah cair, hingga kargo umum.

KTMT memiliki panjang dermaga 500 x 60 meter, trestle 2,8 km, container yard seluas 14 hektar, dan kedalaman kolam pelabuhan -17 meter LWS. KTMT dilengkapi dengan alat bongkar muat antara lain 3 unit Ship to Shore (STS) Crane dan 8 unit Automated Rubber Tyred Gantry (ARTG) Crane, serta alat angkut 21 terminal tractor. Juga terdapat 22 tangki timbun yang mampu melayani arus curah cair utamanya CPO hingga 1.000 ton per jam dengan 4 jaringan pipa yang dilengkapi dengan 8 pompa.

Selain itu, terang Prasetyo, Terminal KTMT juga memiliki konsep terminal ramah lingkungan, di mana sebagian besar peralatan bongkar muatnya menggunakan energi listrik. Seluruh operasional petikemas dan curah cair didukung dengan sistem TI yang terintegrasi Terminal Operating System (TOS). Dengan berbagai fasilitas tersebut, pelabuhan yang dikelola PT Prima Multi Terminal, anak perusahaan Pelindo 1, memiliki kapasitas throughput petikemas hingga 600.000 TEUs dan tangki timbun CPO 100.000 metric ton per tahun.

Sejak beroperasi tahun 2019 hingga saat ini, aktivitas bongkar muat di KTMT terus mengalami peningkatan. Tercatat sejak tahun 2019, bongkar muat petikemas melalui KTMT sebesar 23.937 TEUs, curah cair 102.200 ton dan general cargo sebesar 16.970 ton, dan di tahun 2020 arus bongkar muat semakin meningkat, dengan rincian bongkar muat peti kemas sebesar 54.011 TEUs (tumbuh 125%), curah cair 366.103 ton (tumbuh 258%) dan general cargo sebesar 63.832 ton (tumbuh 276%).

“KTMT mencatat tren pertumbuhan yang positif artinya, KTMT beroperasi dengan baik dan respon pasar pun positif dengan keberadaan KTMT. Peningkatan level of service ini akan terus dilakukan untuk memaksimalkan kinerja KTMT dan Pelindo 1 ke depannya,” jelas Prasetyo.

Sedangkan Kuala Tanjung Industrial Zone (KTIZ) yang dikembangkan di area seluas 3.400 Ha, memiliki potensi segmen industri yang beragam, baik itu port associate industry maupun non port associate industry, di antaranya aluminium, palm oil, iron & steel, rubber, petrochemical, produk makanan, serta segmen industri lainnya.

Kawasan ini, ujar Prasetyo, juga akan diperkuat dengan tersedianya berbagai layanan pendukung seperti bunkering service, logistic service, dan warehousing, serta dilengkapi juga dengan penyediaan listrik, jaringan pipa gas, air bersih, pengelolaan limbah, dan jaringan utilitas lainnya.

Di dalam rencana Pengembangan Kuala Tanjung PIE ini juga terdapat rencana pengembangan business & residential area yang didukung oleh akses jaringan transportasi terpadu berupa jalan tol Trans-Sumatera dan jaringan jalur kereta api yang langsung masuk ke dalam Kuala Tanjung PIE.

Kuala Tanjung PIE juga terintegrasi dan terhubung langsung dengan Kawasan Industri Sei Mangkei, yang merupakan kawasan industri yang terlebih dahulu ada di Sumatera Utara dan telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Selain itu Kuala Tanjung PIE juga akan menerapkan konsep smart port and smart industrial area. Hal tersebut didukung dengan perencanaan implementasi IoT (Internet of Things) dan ICT (Information and Communication Technology) di kawasan tersebut sehingga nantinya akan menjadi sebuah Kawasan industri modern berskala International sesuai dengan visi Pelindo 1 yaitu Menjadi gerbang utama Indonesia ke jaringan logistik global.

Hingga saat ini sudah ada beberapa perusahaan berskala internasional dan multinasional serta investor yang tertarik untuk berinvestasi di kawasan tersebut.

Salah satunya, Pelindo 1 dengan Pertamina yang akan bekerja sama untuk mengembangkan dan membangun Terminal Energi yang didalamnya terdapat Terminal BBM dan Terminal LNG, Pengembangan sarana dan fasilitas bunker penunjang bahan bakar minyak (BBM) guna memenuhi kebutuhan energi di Kawasan Industri ini.

“Sebagai next Indonesia logistic and supply chain hub, Kuala Tanjung PIE akan terus dikembangkan. Dengan percepatan pengembangan Kuala Tanjung PIE dan dukungan dari pemerintah, maka akan semakin banyak calon mitra strategis dan investor yang tertarik untuk berinvestasi. Kami Pelindo 1 akan terus melakukan koordinasi dengan para stakeholder dan mengajak para investor serta mitra strategis untuk berperan aktif dalam Pengembangan Kuala Tanjung PIE,” jelas Prasetyo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Menko Airlangga Raih Penghargaan Internasional Terkait Pemulihan Ekonomi

Lima tokoh lainnya dari India, Korea Selatan, dan Inggris juga mendapat penghargaan di ajang yang sama.

EKONOMI | 20 September 2021

Tumbuh 8%, Industri Furnitur Tangguh Hadapi Dampak Pandemi

Industri furnitur merupakan salah satu sektor yang potensial dikembangkan karena didukung dengan ketersediaan sumber daya alam di dalam negeri.

EKONOMI | 20 September 2021

Kemnaker Dorong Perusahaan untuk Menyediakan Fasilitas Koperasi Pekerja

Kemnaker mendorong agar setiap perusahaan menyediakan fasilitas penunjang kesejahteraan pekerja/buruh, salah satunya koperasi pekerja/buruh.

EKONOMI | 20 September 2021

Modernland Mulai Serah Terima Proyek Mixed Home The Savoy

The Savoy yang mengusung konsep hunian 2 in 1, merupakan satu-satunya area rumah sekaligus tempat usaha yang berada di kawasan River Garden Jakarta Garden City.

EKONOMI | 20 September 2021

Pengamat: Holding Tingkatkan Interlink Digital UMKM dan UMi

Pada masa pandemi masyarakat cenderung bertransaksi secara daring dan mengurangi interaksi secara langsung termasuk dalam kegiatan ekonomi.

EKONOMI | 20 September 2021

Jokowi Terbitkan Keppres Tim Gernas Bangga Buatan Indonesia

Jokowi menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) 15/2021 tentang Tim Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia

EKONOMI | 20 September 2021

Fasilitas Hanggar dan Taxiway Bandara Salakanagara Mulai Dibangun

KEK Tanjung Lesung menggandeng Indonesia Flying Club (IFC) bangun fasilitas hanggar dan taxiway di bandara Salakanagara.

EKONOMI | 20 September 2021

WE+ Gandeng Posfin, Perluas Akses Klaim Asuransi

WE+ (WEPLUS) menggandeng PT Pos Finansial Indonesia (Posfin) untuk memperluas pasar serta memberi kemudahan dalam layanan klaim.

EKONOMI | 20 September 2021

Anak-Anak di Bawah 12 Tahun Diizinkan ke Mal, APPBI Siap Kawal Prokes

“Protokol kesehatan harus tetap diberlakukan secara ketat, disiplin dan konsisten,” tegas Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja.

EKONOMI | 20 September 2021

10 Daerah di Luar Jawa-Bali Masih Jalankan PPKM Level 4

PPKM level 4 diterapkan di 10 kabupaten/kota karena terkait dengan aglomerasi, jumlah penduduk maupun tingkat vaksinasi yang masih di bawah 50%.

EKONOMI | 20 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
Hanya Imbang Lawan Granada, Barcelona Tercecer di Urutan Ke-7

Hanya Imbang Lawan Granada, Barcelona Tercecer di Urutan Ke-7

BOLA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings