Tren Investasi Ilegal Marak karena Teknologi Berkembang
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Tren Investasi Ilegal Marak karena Teknologi Berkembang

Minggu, 21 Februari 2021 | 12:15 WIB
Oleh : Gita Rossiana / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah kasus dan kerugian akibat investasi ilegal diperkirakan akan lebih tinggi pada 2021. Hal ini seiring dengan berkembangnya teknologi dan kemudahan dalam membuat aplikasi.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Tobing mengatakan, perkembangan teknologi memberikan kemudahan dalam membuat aplikasi sehingga banyak modus penawaran investasi ilegal berbasis aplikasi. "Di samping itu, tingkat pemahaman masyarakat terhadap teknologi investasi juga perlu ditingkatkan," kata dia kepada Investor Daily belum lama ini.

Hal ini yang menyebabkan banyaknya kasus investasi ilegal di masyarakat. Pada Januari 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, terdapat penawaran 14 investasi tanpa izin pada Januari 2021. Pelaku investasi tanpa izin tersebut banyak menawarkan produknya melalui platform atau aplikasi.

Hal ini seperti dilakukan oleh PT Aka Amanda Technology, Honestumest, dan Komunitas Smart Mobile Apps Daco yang menawarkan aset kripto tanpa izin. Pelaku lainnya juga menawarkan melalui aplikasi, tetapi dengan produk berbeda, yakni forex (jual beli mata uang asing), skema surat utang, dan kedok investasi lainnya.

Selain 14 investasi tanpa izin itu, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) juga telah memblokir 68 domain situs entitas di bidang perdagangan berjangka komoditi yang tidak memiliki perizinan. Dari situs yang diblokir, ada dua situs Binomo, tiga situs Octa Fx, dan 15 situs Instaforex.

Nilai kerugian investasi ilegal ini juga terus meningkat tiap tahunnya. Pada 2020, Tongam menyebutkan, nilai kerugian investasi ilegal mencapai Rp 5,9 triliun. Kerugian paling banyak dari kasus PT Indosterling Optima Investa yang memakan 1.800 korban dan kasus Kampoeng Kurma dengan 2.000 korban. Nilai kerugian pada 2020 ini meningkat dibandingkan 2019 yang mencapai Rp 4 triliun. Kerugian paling banyak dari kasus PT Vega Data Indonesia dan PT Barracuda Fintech Indonesia yang menelan lebih dari 102.000 orang.

Sementara Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A OJK Luthfi Zain Fuady mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan OJK bersama self regulatory organization (SRO) untuk menangani kasus investasi ilegal. Upaya ini mulai perbaikan regulasi, penguatan kewenangan, dan upaya-upaya koordinasi lintas kementerian dan lembaga, kegiatan edukasi, dan literasi yang terus-menerus dilakukan.

Namun satu hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan kasus investasi investasi ilegal yakni fokus pada pemulihan kerugian yang dirasakan korban. “Pendekatan restorative justice rasanya perlu kita kaji lebih dalam dan kita terapkan dalam penanganan investasi bodong ini karena akan menjadi kurang bermakna jika pelaku kejahatannya dihukum penjara seberat-beratnya, produknya dihentikan, tapi tidak terjadi pemulihan kerugian korban,” jelas Luthfi.

Luthfi mengungkapkan, dalam penanganan salah satu contoh kasus investasi ilegal yaitu kasus First Travel, para pelaku dihukum seberat-beratnya, aktivitas operasionalnya dihentikan, namun banyak korban yang mengalami kerugian karena tidak terpenuhi ganti rugi.

Dia menambahkan, hal seperti ini mengusik nurani regulator yang berusaha menghadirkan peran negara dalam melindungi masyarakatnya. Ke depan, hal tersebut bisa diperbaiki sehingga penegakkan hukum tidak hanya berdampak pada pelaku, tetapi berdampak positif pada korban.

Menurut Luthfi, adanya ruang-ruang kosong dan kewenangan antarlembaga juga sering dimanfaatkan pelaku kejahatan investasi. Mereka berani menciptakan produk-produk investasi yang didesain sehingga memiliki karakter no where dalam peta hukum positif investasi. “Yang kami hadapi bukan hanya sosok yang jahat, tapi yang paham regulasi-regulasi dan paham bagaimana cara memanfaatkan celah regulasi tersebut,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Perjalanan KA Daop 1 Jakarta Terganggu Akibat Banjir

Jalur kereta api lintas Kedunggedeh - Lemahabang tepatnya pada km 55+100 sampai km 54+500 hingga pagi ini pukul 09.00 WIB masih terendam.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Gajah Tunggal Siapkan Capex US$ 40 Juta

Belanja modal untuk peremajaan mesin-mesin serta alat berat dan pelunasan akuisisi tanah PT Softex Indonesia.

EKONOMI | 21 Februari 2021

Bantu Korban Banjir di Jabodetabek, RNI Serahkan Perahu Karet dan Logistik

RNI merespon cepat bencana banjir yang menerjang wilayah Jabodetabek dengan menyalurkan bantuan berupa perahu karet dan kebutuhan logistik.

EKONOMI | 21 Februari 2021

PPI Siap Ikuti Tahapan Pembentukan Holding Pangan

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) siap mengikuti proses tahapan rencana Kementerian BUMN dalam pembentukan perusahaan Holding Pangan.

EKONOMI | 20 Februari 2021

BCA Gandeng iGrow Salurkan KUR ke Sektor Pertanian

Melalui kerja sama ini, BCA dapat membiayai petani-petani sampai ke pelosok nusantara tanpa ada kendala jarak.

EKONOMI | 20 Februari 2021

Presiden Tunjuk Dewas dan Direksi Baru BPJamsostek

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat Dewan Pengawas dan Direksi Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek).

EKONOMI | 20 Februari 2021

Perguruan Tinggi Harus Jadi Inkubator Bisnis

Menkop dan UKM Teten Masduki kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk menjadikan universitas dan perguruan tinggi di Indonesia sebagai inkubator bisnis.

EKONOMI | 20 Februari 2021

April, Bank Permata Gelar RUPSLB Cari Pengganti Ridha

Untuk memastikan proses transisi kepemimpinan di Bank Permata berjalan lancar, Ridha tetap menjalankan tugasnya sebagai direktur utama sampai 17 Maret 2021.

EKONOMI | 20 Februari 2021

Bisnis Network Marketing Prospektif di Tengah Pandemi

Pandemi Covid-19 mendorong masyarakat mengubah pola hidup, konsumsi, dan belanja pada hal-hal yang kini menjadi prioritas.

EKONOMI | 20 Februari 2021

Kemkop UKM Terima Tiga Rekomendasi Pengembangan UMKM dari Bappenas

Pengembangan UMKM di Indonesia terganjal lima isu utama.

EKONOMI | 20 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS